
"Akhhhhhhhh......."
teriakan kesakitan menggema di dalam suatu ruangan yg sunyi nan gelap gulita,teriakan-teriakan tersebut terus-terusan ter-ulang setiap menitnya.
Di dalam ruangan tersebut yg di ketahui sebagai ruang bawah tanah,dimana nenjadi tempat baru untuk menyiksa orang-orang yg cukup beruntung.
Cahaya yg minim,menambah kesan menyeramkan di ruangan tersebut,udaranya yg dingin seolah-olah siap menusuk kulit,fentilasi udara pun tidak seberapa,hingga ruangan tersebut sangat pengap.
Dindingnya yg sudah penuh dengan noda darah,menjadi saksi bisu bagaimana kejam nya penyiksa'an bahkan sampai kematian yg terjadi di tempat ini.
Layaknya si pak tua ini,dia mendapat kesempatan untuk merasakan penderitaan yg tidak akan pernah ia lupakan,dan bahkan akan selalu ia ingat sampai ia mati.
"Bukankah aku sudah mengatakannya,,yg menyuruhku untuk membuhuh gadis tersebut adalah Seo Bora putri dari seorang pejabat,"
"Baiklah,bagaimana akhirnya"
"Habisi dia"
"Dengan senang hatii"
"Aku,aku mohon tuan,ampuni aku,aku tidak mau mati"
rengeknya
"Kau tidak ingin mati,hahah,seharusnya aku sudah tau apa konsekuensinya jika mau membuhuh seseorang bukan,dan kematian ini adalah konsekuensi yg harus kau bayar".
sekujur tubuh nya bergetar hebat,mendengar bahwa ia akan di habisi, dan akan benar-benar mati.
Dia benar-benar tidak menyangka gadis yg ingin ia habisi justru menjadi sebab dari kematiannya sendiri,ia hanya bisa meratapi nasibnya
. ......
-Hey,hey,apa kalian sudah dengar!!...
__ADS_1
-Apa?.
-Aku dengar dari ibuku,bahwa ayah nya Seo-Bora,di bawa ke kantor polisi atas tindakan penggelapan uang negara
-Oh,yaa
-Ya'ampun aku tidak menyangka
-Dan aku dengar juga,yg melaporkannya adalah Kyon Ana,si murid baru yg di panggil pihak sekolah,dan ia juga yg di bulyy oleh Seo-Bora sendiri
-Aku merasa aneh,dari mana Kyon Ana bisa tau bahwa ayahnya Seo-Bora menggelapkan uang negara
-Kau ada benarnya juga,sepertinya latar belakang Kyon Ana Agatha bukanlah orang biasa
-Iya aku.....
-Suuut diam,diam Kyon Ana datang
"Annaa,,"ucap eun-bi seraya berdiri dari duduknya
"Anna,bagaimana kejadian kemarin,kau tidak akan di keluarkan bukan"ucap Eun-Bi,seraya menunduk kan kepalnya.
Ana menggeleng-gelengkan kepalanya,dan membuang nafas kasar
_dasar bodoh_
"Kau tidak perlu hawatir"ucap Ana seraya berjalan meninggalkan Eun-Bi.
Dengan langkahnya yg tak beraturan Eun-Bi mengikuti Ana,ia berusaha bersikap biasa,namun hatinya tidak tenang dan ingin sekali bertanya pada Ana.
"Apa yg mau kau katakan"
Eun-Bi sedikit kaget,bagaimana Ana tau bahwa dirinya ingin bertanya pada nya,padahal Eun-bi sendiri sedang mencari-cari kata yg cocok untuk bertanya padanya.
__ADS_1
Tentu saja Ana tau,wajahnya memperlihatkan itu semua,sangat mudah bagi ana bisa mengetahuinya.
"Ana,apa yg di katakan mereka semua benar"
"Memangnya mereka mengatakan apa"
"Euh,anuu ituuu,,,,"
Eun-bi mulai merasa gugup,jujur saja ia takut jika salah bicara pada ana nantinya
"Aku tidak bisa bilang itu benar,atau bilang bahwa itu salah,semua itu tergantung dirimu sendiri,bagaimana kau menilainya"ucap ana yg pergi kelaur kelas,entah pergi kemana
🍁🍁🍁
Tok...
Tto...
Tok...
kreaaaaatttt......
Ia masuk kedalam ruangan khusus,yh bernuansa gelap,yg nembah ke angjeran tempat tersebut,ditambah dengan aura gelap dari tuannya yg membuat ruangan tersebut sangat menyeramkan.
maaf sebelumnya,aku jarang up,tapi jujur ajah sa'at ngeliat like dan komentar kalian membuat saya bersemangat untuk menulis,tapi sekarang ini saya mau memprbaiki dulu novel ini dari awal karna bnr bner butuh di permak cara penulisan dan lain-lain,Tpi saya akan terus usahain supaya ttp bisa up setiap hari
eh lupa,foto profil nya juga mau saya gantii,,soalnya melanggar hak cipta kataya,😥
Hhe Mmf Yah
🙏🙏🙏🙏🙏🙏
INTINYA THANKS BUAT READERS YG UDAH MAMPIR DAN MEMBERIKAN SUPORRT PADA SAYA,SEMOGA KALIAN SUKSES
__ADS_1
OK NEXT,,,,