
"Beitu ceritanya Pak"ucap Pak Chul
"Hmmm...Ini untuk mu,dan kau cepat pergi dari rumah ku"Ucap Pak Jang seraya menyodorkan amplop yang di ketahui berisi sejumlah uang.
"Ah...terimakasih Pak Jang saya permisi dahulu"Ucap Pak Chul mengambil amplop tersebut dan bergegas keluar.
Pak Jang termenung sekilas,
"Lihat saja apa yang akan aku lakukan pada gadis yang bernama Ana tersebut"batin nya seraya mengusap-ngusap dagunya.
...
Malam hanri nya,Ana tengah asik memakan mie instan yang baru saja ia beli,ia benar-benar tidak menyia-nyiakan kedatangan dirinya di korea yang mana negara tersebut di nobat kan sebagai negara dengan ber aneka ragamnya mie siap saji.
Ana tengah asik memakan mie nya,namun notifikasi dari ponselnya membuat Ana mengalihkan perhatiannya dari Mie instannya.
Ana melihat apa arti dari notif tersebut,yang berisi"Datanglah ke klub xx jika kau mau teman mu selamat"isi pesan tersebut yang beserta foto Eun-bi yang berbaring di ranjang penuh air mata dan hanya memakai pakaian dalam,dengan keadaan kaki dan tangan terikat.
Brak...
Ana mendorong mangkuk mie instannya kuat hingga pecah dan berserakan di lantai.
__ADS_1
"Sialan..."marah Ana dan langsung mengambil jaketnya dan bergegas mengambil motornya.
Sa'at Ana hendak menjalankan mesin motornya,bunyi notifikasi kembali berbunyi,Ana pun segera melihat apa isi dari pesan tersebut.
"Datanglah sendirian,jika kau membawa orang lain maka akan aku pastikan gadis ini akan melayani beberapa tamu"
"Sialan...Akan aku pastikan kau tidak akan hidup lebih lama"ucap Ana penuh dengan amarah.
Dengan kecepatan di atas rata-rata Ana mengendarai sepeda motornya membelah jalanan.
Hingga tidak butuh waktu lama,ia pun sampai di klub xx,dengan tidak sabaran ia masuk kedalam dan membuka pintu yang di ketahui sebagai ruangan aula.
Brak...
"Wah...Wah.Siapa yang datang"ucap salah satu orang yang di perhatikan ia cukup memiliki kekuasaan.
Bebeapa orang mulai berdiri dari duduknya dan menghampiri Ana,mereka merasa tertarik karena melihat seorang gadis remaja yang masuk kedalam klub malam tanpa memperlihatkan ekspresi apapun.
-Apa yang kau lakukan di sini nona?....
-Hmmm...Kau cukup cantik.
__ADS_1
-Apa kau salah masuk ruangan gadis manis.
-Kau cukup cantik untuk seorang gadis remaja.
Ucap mereka dengan tatapan menilai,dan ekspresi nya yang mesum.
Ana tidak bergeming,ia tetap diam di sana tanpa ekspresi apapun,tapi sebenarnya ia sedang menganalisa apa yg terjadi dan dimana orang yang sedang ia cari.
"Kau benar-benar cantik,ikutlah dengan ku,aku yakin aku pasti akan memuaskan mu gadis cantik"ucap salah satu lelaki yang mengerumuni Ana,dan dengan berani ia hendak menyentuh dagu Ana,
Tapi dengan sigap, Ana memegang tangan lelaki tersebut dan memutar nya kuat,hingga lelaki tersebut berteriak kesakitan.
"Akh...Le..Lepaskan,dasar gadis tidak tau di untung"ucapnya.
Ana melepaskan genggaman tangannya dengan sedikit dorongan,hingga lelaki tersebut mundur beberapa langkah dan segera memegangi tangannya yang sakit.
"Sialan,lebih baik kau ikut bersama dengan ku,aku berjanji aku akan memperlakukan mu dengan sangat lembut"ucapnya lagi dengan sombong.
Ana masih tidak menunjukkan reaksi apapun,hingga si lelaki tersebut berbiat memegang tangan Ana dan membawanya paksa,
Sa'at ia hendak menyentuh tangan Ana,tiba tiba tangan kekar seseorang mencekal tangan si lelaki tersebut dan menghmpaskkannya kuat,hingga si lelaki tersebut tersungkur di lantai.
__ADS_1
"Berani sekali kau menyentuh tangan wanita ku"ucap nya penuh dengan penekanan.
Next ...