
"Aku di sini" ucap Ana dengan suara lantang,dingin jelas.
Sontak saja semua orang yg berada di ruangan tersebut mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara.
Mereka hanya terdiam meliahat kedatangan Ana.
Semua orang pun bertanya-tanya dalam benak mereka.
-Apa jadi selama ini ceo dari perusahaan terkemuka no 1 di indonesia adalah seorang gadis.
-Ini bukan sebuah tipuan bukan,si genius misterius adalah seorang gadis remaja.
Begitulah kira-kira yg ada di dalam pikiran mereka,dengan tidak percaya dan penuh keraguan.
"Ana,dia benar benar datang"batin Leon seraya berbinar.
"Apaaa,,jadi gadis tengik itu adalah ceo di perusahaan ini,pantas saja pak Leon sangat memanjakan dan menghormatinya,ternyata dia..."batin Miska ternganga tak percaya.
Sementara semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing,Ana langsung nyelonong duduk di kursi utama ceo.
●FLASH BACK
BEBERAPA PULUH MENIT SEBELUMNYA●
Di sekolah
Ana sedang duduk seraya memainkan ponselnya pada sa'at pelajaran sedang berlangsung,hingga ia melihat jam yg sudah menunjukkan pukul 09:23.
Ana berdiri dari duduknya,sontak saja itu membuat semua orang mengalihkan pandangannya padanya.
"Ada apa Ana!..."ucap Pak Guru yg sedang menjelaskan.
Ana tidak menjawabnya,ia malah terlihat seolah ia tidak di tanya siapapun,ia mengambil tasnya dan berjalan keluar kelas hingga ia di berhentikan oleh Pak Guru.
__ADS_1
"Mau kemana kamu Ana" ucap Pak Guru seraya memegang tas Ana.
Tanpa berniat menjawab,ia menghempaskan tangan Pak Guru dari tasnya,lalu memberikan tatapan tajam,hingga Pak Guru mundur beberapa langkah.
"Ana pelajar saya belum selesai!..." teriak Pak Guru.
Ana tidak memperdulikan teriakan Pak Guru,ia tetap berjalan keluar,setelah itu ia mengambil ponselnya dan menelpon seseorang yg tidak lain adalah ka Jordan.
"Jemput aku dalam 5 menit" ucap ana pada jordan dari sebrang telpon.
6 menit kemudian
Jordan datang dengan mobil sportnya,dan Ana langsung masuk ke mobi seraya berkata
"Telat 1 menit" ucapnya.
"Iya iya maff kan aku,"ucap Jordan seraya mengangkat tangannya ke atas.
Jordan pun langsung menancap gas,sa'at Jordan hendak bertanya kaemana mereka akan pergi Ana langsung berkata
" Mansion" ucapnya.
Jordan pun menjalankan mobilnya menuju mansion,setelah sampai,Ana langsung turun seraya berkata,
"Tunggu aku" ucap nya seraya masuk kedalam mansion.
Jordan pun hanya mengangguk patuh.
Setelah beberapa menit kemudian,Ana keluar dengan pakaian casualnya.
Ia langsung masuk,sebelum jordan membukakan pintu mobil untuknya.
"Ke perusahaan" ucap Ana.
__ADS_1
"Kau yakin Ana" ucap Jordan memastikan,karena setahu nya Ana tidak pernah mau datang ke perusahaan.
"Iya,mereka semua akan memberontak jika aku ceo yg mereka tunggu-tunggu tidak datang" ucap Ana.
"Baiklah" ucap Jordan.
.....
Setelah sampai di perusahaan ia langsung menuju ke ruang rapat.
Namun sa'at ia hendak masuk,ia mendengar pembicaraan mereka mengenai dirinya,tapi Ana tidak memperdulikan itu ,tapi sa'at semua orang yg ada di sana mulai menyudutkan Leon membuat Ana sangat kesal.
Hingga Ana masuk tanpa permisi,membuat semua orang terkejut.
●FLASH BACK OFF●
"Aku adalah ceo di perusahaan ini" ucap Ana lantang sehingga membuatt semua orang tersadar dari lamunannya.
"Ma'af telah membuat kalian menunggu" ucap Ana dingin,dan datar ditambah dengan aura yg Ana keluarkan membuat siapapun tidak akan berani mengangkat kepalanya sa'at berbicara dengannya.
"Ah iya tidak apa-apa "ucap salah-satu dari mereka,dengan keringat yg membanjiri dahinya.
"Ada apa,kenapa kau sangat berkeringat apakah di dini sangat panas,oh apakah aku harus menambahkan beberapa ac lagi di sini!..." ucap Ana dengan seringaian iblisnya,yg membuat siapa saja akan gemetar ketakutan.
"Ada apa dengan Ana,sebenarnya siapa yg sudah membuat ana marah sehingga ia mengeluarkan aura pembunuh yg sangat kental ini,sehingga aku pun sulit untuk bernafas" batin Leon.
...Bagaimana tidak,karna siapapun yg beruntung melihat seringaian iblis Ana bagaikan melihat malaikat maut yg seolah-olah berkata...
...'Waktunya mati'...
mohon dukungan nya
NEXTTTT** .......
__ADS_1