Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 66


__ADS_3

.........


Ana berjalan menyusuri lorong kelas seraya mendengarkan musik melalui earphone nya,hingga tiba-tiba ia di berhentikan oleh dua bersaudara Jang Dong Wo dan Jang Seo Jin.


Ana menatap mereka datar,ia benar-benar ingin lihat apa yang akan di lakukan oleh mereka,Ana sebenarnya sudah sangat jengkel dengan mereka atas kejadian semalam,jika kali ini mereka mencari masalah kembali ia benar-benar tidak akan membiarkan nya bernapas lebih lama.Apapun resiko nya Ana tidak perduli!...


Mereka berdua melihat Ana tanpa ada niatan untuk berbicara padanya.


Sedangkan Ana di buat kesal dengan apa yang di lakukan oleh mereka,


"Menyingkir lah dari hadapan ku"ucap Ana dengan sorot mata yg tajam. [setajam silet 😂wkwk]


Mereka berdua nampak terlihat khawatir dan sedikit takut,hingga mereka dengan cepat membungkuk kan badannya dan berucap"Tolong maaf kan kami nona Ana,kami meminta pengampunan dari mu untuk apa yang telah kami lakukan pada mu,kami sudah sangat lancang pada mu,mohon ampuni kami nona"tuturnya bersamaan,seolah olah mereka sudah mempersiapkan nya dari awal.


Tanpa ekspresi,dan tanpa basa basi Ana berjalan melewati mereka dan berkata"Menyingkir lah"ucapnya saat melewati mereka yang masih membungkuk.


[Ana masih bisa mendengar ya gaes,meskipun ia memakai earphone tapi sa'at ia melihat kedatangan mereka berdua ia mengecilkan volume musiknya.]

__ADS_1


Melihat Ana pergi begitu saja membuat kedua saudara ini menegakkan badannya"Kaka apakah dia sudah memaafkan kita"ucap Jang Seo Jin seraya tubuhnya yang tidak berhenti bergetar hebat sa'at membayangkan apa yang terjadi di kamarnya.


"Aku harap begitu"ucap Jang Dong Wo seraya menghembuskan nafas berat.


"Kakak aku takut dia tidak akan memaafkan kita,dan,,dan menghancurkan keluarga kita"ucap Jang Seo Jin ketakutan.


Jang Dong Wo pun melihat kearah Adiknya,ia pun mengusap rambut Jang Seo Jin lembut seraya berkata"Tidak apa,kita sudah meminta maaf bukan,dia akan memaafkan kita aku yakin itu"ucapnya seraya berusaha membuat adiknya tenang.


Sementara itu Ana pergi ke ruangan Kepsek,ia pun mengetuk pintu beberapa kali,tanpa tau di perboleh kan masuk atau tidak,ia sudah nyelonong masuk.


"Hey,bisakah kau lebih sopan sedikit,bagaimana pun juga aku ini Kepala sekolah mu"ucap Pak Kepsek seraya menghampiri Ana dan duduk di depannya.


"Aku sudah mengetuk pintu"ucap Ana datar seraya menatap Pak Kepsek.


"E...Haiss ya ampun,baiklah,ada perlu apa"tanya Kepsek.


"Eun bi tidak bisa sekolah selama beberapa hari karna sedang sakit.Dan aku yakin kau sebagai Kepala sekolah tau apa yang harus di lakukan bukan!..."tutur Ana seraya berdiri dan pergi meninggalkan Pak Kepsek tanpa aba-aba.

__ADS_1


Sedangkan Kepsek di buat terdiam atas tindakan Ana ini,ia benar-benar tidak habis pikir.


.........


Sepulang sekolah Ana langsung pergi ke kafe terdekat,sebenarnya ia ingin mendapatkan waktu untuk berbicara pada Sam dan Leon karna sudah lama ia tidak melakukan komunikasi dengan keduanya.


Ia pun memarkirkan motornya di depan cafe dan langsung masuk kedalam,ia memilih duduk di paling pojok.


Lalau memesan minuman dingin,ia pun segera mengirimi pesan pada Sam dan leon yang berisi'Apakah kau ada waktu"Hahaha benar benar author tidak habis pikir,emang ada orang yang berbicara seperti itu pada kakak nya ck ck ck Ana Ana.


○Sam


-Selalu ada waktu untuk mu Ana.


Sedangkan yang satunya,tidak ada balasan dari Leonardo fransisco.Bahkan sebelum menghubungi Sam Ana menghubungi Leon dahulu tapi ponsel Leon selalu tidak aktif.


...

__ADS_1


__ADS_2