Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 52


__ADS_3

"selain aku,tidak ada yg boleh membunuhnya"


Ana berdiri kokoh dengan aura gelap yg menyelimuti dirinya,tatapan nya yg tajam nan mematikan sedang menatap tajam kedepan,dirinya yg tengah di selimuti dengan kebencian dan dendam yg mendalam melihat orang yg sudah bertahun-tahun meninggalkannya,membunuh ibunya dan menghancurkan semua kehidupannya.


"Habislah sudah,tuan paling tidak suka dengan seseorang yang mencampuri urusannya"batin Han,yg masih berdiri kokoh dan melihat kearah tuannya yg masih tidak menunjukkan reaksi apa-apa.


Dirinya yang masih duduk dengan angkuh memperhatikan ekspresi wajah nya yang datar,namun siapa sangaka di balik wajahnya yg tanpa ekspresi justru di dalam batinnya ia menunjukkan semirik nya,yg menandakan bahwa dia menyukai pertunjukan yg tengah berlangsung dengan gadis kecil mafia nya,meskipun saat ini ia sedang menganalisa apa yg terjadi,dan apa hubungan nya ini semua.


Hingga beberapa saat kemudian rombongan Ana menunjukkan batas hidungnya.


"Anaa...." teriak Jordan hingga saat ia meliat situasinya ia mengecilkan intonasi suaranya,dengan berbagaimacam ekspresi di wajahnya.


"Ada apa ini?....Dan,siapa mereka?..."Batin Jordan yg dipenuhi tandatanya.


Sedangkan yg menjadi target,masih tidak menyadari siapa sebenarnya gadis yang berada di hadapannya,begitupun halnya,dirinya pun hanya bisa bertanya-tanya dan mengingat-ngingat apakah ia pernah berurusan dengan seseorang yg sudah menyelamatkan nya dari kematian,didalam hatinya ia benar-benar berterimakasih dan merasa lega,tanpa tau bahwa kematiannya kali ini seribu kalilipat lebih menyakitkan.


Jordan sendiri sedang memperhatikan seseorang yg masih duduk angkuh dan tenang tanpa menunjukan ekspresi apapun di wajahnya,jordan sendiri merasa heran karenanya,bagaimanapun juga mereka sudah mengepung dari semua sisi hingga tidak akan ada yang bisa keluar dari sana,namun ia tidak nampak khawatir sedikitpun,sebenarnya siapa dia?...


Begitulah terka'an demai terkaan yg beada di pikiran jordan sa'at ini.

__ADS_1


"Tuan masih tidak menunjukkan reaksi apapun,sepertinya aku yg harus mengambil tindakan"batin Han yg masih memperhatikan tuannya.


"nona.... sebaiknya anda tidak ikutcampur dalam urusan kami"ujarnya.


Ana yg tadinya hanya terpaku pada ayahnya kini ia melihat kearah Han dengan tatapan dan aura pembunuhnya.


"Ah... Apa yg barusan aku lihat,sialan kenapa ia bisa memiliki tatapan dan aura pembunuh yg hampir sama kuatnya dengan tuan." batinnya


Melihat Ana yg seperti itu,membuat bawahannya mengangkat senjata dan siap menembakkan isi di dalamnya.


"Apa urusan kalian dengannya"ucap ana dingin nan datar.


Sedangkan Hyun masih memperhatikan Ana dan menutupi semiriknya di balik wajah datar yg ia perlihatkan.


"Berapa?..."sambung Ana.


"sebesar ...... "jawab Han.


"Hari ini,aku lunasi"ucap Ana tanpa ekspresi nya.

__ADS_1


"No.. nona,saya sangat berterimakasih kepada anda,lain kali saya akan membayarnya"ucap Sung Ji,seraya berdiri dan bersujud di kaki Ana,bagaimanpun juga itu bukanlah uang yg sedikit dan ia benar-benar sangat bersyukur dan berterimakasih.


Ana menunjukkan semirik nya dan berucap dengan dingin dan penuh dengan penekanan"Kau bisa membayarnya dengan nyawa mu!!..."ucapnya


Hingga membuat ekspresi Sung ji berubah seketika menjadi pusat,


Sedangkan Hyun & Han masih bingung dibuatnya.


"Apa?... Apa... Yang anda maksud nona?..."ucap Sung Ji yg mulai gemetar.


Hingga membuat Ana tertawa puas di dalan batinnya,ia pun berjongkok dan mencengkeram kuat dagu Sung ji dan mengangkatnya untuk bisa melihat wajahnya yg gemetar ketakutan.


Hingga Ana tertawa terbahak-bahak


"Hahaha....."


Dengan datar nan dingin ia berkata


"Lihatlah baik-baik siapa aku?..."

__ADS_1


Mohon dukungannya😜✌


NEXT. . ....


__ADS_2