
Beberapa puluh menit telah berlalu,Hingga akhirnya Ana turun dari kamarnya,dengan wajah datar ia berjalan cepat kebawah seraya membawa paper bag tadi.
Ana berjalan kearah Jordan Gleno dan Leonardo fransisco yang tengah terduduk santai seraya menonton drama.
Ana mempercepat langkah kakinya dan tanpa aba-aba ia melemparkan paper bag tepat ke wajah Leon.
"Aduh..."ucap leon seraya melihat kearah Ana.
Ia dan Jordan pun terbelalak melihat Ana,yang sangat lah cantik,meskipun dengan wajah datarnya.
"Apa kalian puas!..."ucap Ana lantang dan membuyarkan lamunan mereka berdua.
"Apakah kau Kyon Ana Agatha ku"ucap Leon seraya memegang kedua pipi Ana.
"Ck...Menyingkirlah"ucap Ana seraya menyingkirkan tangan Leon dan wajah nya yang memasang tatapan berbinar.
"Kau...sangat cantik sayangku"ucap Leon.
Sedangkan Jordan hanya tersenyum melihat Ana.
"Jika begini bagaimana aku bisa mengendarai sepeda motor ku"ucap Ana datar.
"Kalian bisa melihatnya bukan"tambahnya seraya memutar bola matanya malas.
"Kau tidak akan menaiki sepeda motor mu baby"ucap seseorang dari arah pintu utama mansions.
Ana,Leon dan Jordan segera mengalihkan pandangannya pada si sang sumber suara,Leonardo fransisco dan Jordan Gleno terbelalak sangat kaget dan terkejut secara bersamaan,melihat dengan jelas wujud si sang penguasa dunia yang tengah berdiri tegak dan kokoh,ia melipat kedua tangannya di dada yang menambah kesan berwibawa,tegas dan berkharisma.
Sedangkan Ana hanya menatap Hyun jin dengan tatapan wajah datar nya.
Hyun jin pun tersenyum tipis melihat Ana yg tidak ada anggun-anggunnya bahkan setelah memakai pakaian yg feminin tersebut.
__ADS_1
Ia pun berjalan mendekati Ana,tanpa memperdulikan keberadaan kedua orang yg berada di belakang Ana,Leon dan Jordan.
Hyun jin pun mengulur kan tangannya dan dengan lembut ia membelai suray hitam ana yang terurai.
Plak...
Ana menyingkirkan tangan Hyun jin kasar dengan memukulnya.
"Jangan menyentuh ku"ucap Ana datar.
Leon dan Jordan di buat panik dengan apa yg Ana lakukan pada Hyun jin,pasalnya jangan kan menyentuh tubuhnya dan bersikap kasar, menatap matanya saja maka kematian resikonya.
"Aish..."
Desis Hyun jin seraya memegang tangannya.
Hyun jin pun melirik Tajam Leonardo fransisco,sontak saja Leon pun tercengang ketika ia menyadarinya.
.........
washington.
"Apa?..."ucap Samuel Jackson seraya berdiri dari duduknya.
"iya tuan,mereka bilang bahwa tuan Hyun jin semakin gencar mendekati nona Ana"lapor bawahannya.
"Aku tidak habis pikir,dari berjuta-juta wanita di dunia ini kenapa ia mengincar Ana ku"ucap Samuel seraya duduk kembali dan memijat kepala nya.
"Aku tidak bisa tinggal diam"ucap Samuel Jackson dengan tatapan tajam nya.
.........
Back too Ana.
__ADS_1
"Kita sudah sampai"ucap Hyun jin seraya melihat bangunan yg menjulang tinggi di hadapannya.
Ana tidak banyak bicara ia hanya terdiam memperlihatkan wajah datarnya.
Mereka pun turun dari mobil dan mereka di sambut hormat oleh sang penjaga yg menjaga di depan pintu tersebut.
"Terimakasih anda sudah datang Tuan"ucap mereka serempak.
Sebenarnya Hyun jin mengajak Ana untuk pergi bersama dengannya ke acara di mana semua orang pengusaha-pengusaha berkumpul di sini,acara ini di adakan 1 tahun sekali,Hyun jin disini adalah sebagai Tamu terhormat,sebenarnya ia tidak pernah mengikuti acara ini,karna menurutnya acara ini sangat membosankan dimana semua orang di sini akan menjilat dirinya untuk mendapatkan perhatian darinya atau pun untuk mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan perusahaannya.
Saat Hyun jin melangkah masuk kedalam ruangan tersebut,semua orang mulai memberhentikan kegiatan mereka dan segera mengalihkan pandangannya pada Si raja bisnis ini.
-Hey...Hey..Lihat-lihat itu Tuan Hyun jin.
-Tuan Hyun jin datang,Tuan Hyun jin datang.
-Menyingkir..Menyingkir jangan menghalangi jalannya.
Hyun pun melangkah kan kaki lebarnya,hingga beberapa langlah kedepan.
Semua orang tidak mengalihkan pandangannya dari Hyun jin,namun...
Tak...
Tak...
Tak...
Ana masuk dengan langkahnya yang mungil namun terlihat sangat tegas,dan sangat berwibawa,wajahnya yang sangat cantik tidak hilang meskipun yang di tampilkan nya bukanlah senyuman manis,melainkan ekspresi datar yang justru menambah kesan elegan degan kepemimpinan seorang yg berkuasa yg melekat dari dirinya.
Yok lanjoot yok.
mff kemarin" ga sempat up soalnya otak author kehabisan ide
__ADS_1
wkwk 😂