
"Apa kau melupakan kehadiran ku nona?..."ujarnya
dengan semirik yg menghiasi wajah tampannya.
Ana terdiam di tempat,lalu ia tertawa seraya memegangi kepalanya,Hyun dan semua orang yang ada di tempat tersebut hanya terdiam kebingungan,Ana berbalik dan menatap Hyun dengan tatapan datar tanpa ekspresi,Hyun pun tidak mau kalah ia menatap balik Ana tajam,tidak lupa pula ia memasang wajah datarnya,seolah-olah ada aliran listrik yg tersalur dari mata keduanya yg saling melawan dan membuat ruangan disana benar-benar penuh dengan aura mematikan.
"Apa yg ana lakukan?..."gumam Jordan.
"Tuan...Kau tidak akan membiarkan kami mati sia-sia bukan"batin Han.
Dari tatapan tajam Hyun ia seolah berkata"Apa kau berani membawanya pergi?...."
Seolah tau apa yg di maksud oleh Hyun lewat tatapan matanya Ana menjawab dengan tatapannya pula"Kenapa tidak!..."
Sementara Hyun & Ana sedang berbicara lewat kontak mata,para bawahan mereka semua sedang di landa ke khawatiran,kesakitan,kebingungan secara bersamaan.
Di balik tatapan Hyun yg mematikan terselubung niat busuk nya,ia bisa saja memberikan Sung ji pada gadis mafia nya dengan sukarela,tapi justru dirinya ingin berlama-lama bersama dengan gadis mafia nya,ia ingin mengenal dan meliat hal menakjubkan apa lagi yg akan di lakukan oleh ana,dan ia pun ingin memiliki sebuah urusan atau lebih tepatnya sebuah masalah dengan gadisnya, yang membuat dirinya bisa bertemu lagi nanti dengan gadisnya.
Tapi sebentar!!...
Apa...Gadisnya?... Yg benar saja!!
berani sekali dia mengaku-ngaku ana sebagai gadisnya,ck,ck,ck apa dia tidak sadar berapa umurnya sekarang?...
"Aku tidak akan membiarkan mu pergi dengan mudah"batin Hyun.
"Aku ingin melihat apa yg akan kau lakukan setelah ini" tambahnya.
__ADS_1
Hyun pun memberikan isyarat pada bawahannya untuk mengangkat senjata mereka.
Srak...
Srak...
Srak...
Semua bawahan Hyun mengangkat senjata mereka dan menodongkannya pada Ana yg saat itu berada di tengah-tengah ruangan.
Hyun melihat kearah Ana ia benar-benar merasa tertantang dan tertarik dengan gadis yang berada di hadapannya ini,bagaimana tidak!!...Baru kali ini ia melihat seorang wanita terlebih lagi ia masih seorang remaja yang tetap berdiri kokoh tanpa ekspresi,namun tetap terlihat sangat tenang walaupun sudah di todong oleh pistol dari berbagai arah yg kapanpun bisa mengambil hidupnya dalam hitungan detik.
Hyun benar-benar tidak bisa berkata kata,di dalam hatinya ia tersenyum lebar"Apa yg akan kau lakukan sekarang hmm?..." batinnya.
Sedangkan para bawahan ana sudah tidak tahan untuk mengangkat senjata mereka masing-masing,mereka semua di buat geram oleh tindakan lawan yg membuat nona nya menjadi target bidikan lawan.
"Ingat!...Jangan pernah ada yang bertindak,tanpa ada perintah dariku"
dan mereka semua mematuhi perintah tersebut.
"Sialan berani sekali dia berbuat seperti itu pada Ana"gerutu Jordan seraya merekatkan giginya menahan amarah.
"Hahah...Ini baru tuan ku"batin Han tertawa puas
Lain lagi dengan Ana,ia hanya tersenyum tipis dan menghembuskan nafas berat seraya menundukkan kepalanya,lalu ia mengangkat kembali kepalanya dan menjentikan jarinya.
Teck...
__ADS_1
Dan dengan sigap,para anggota mafia Angel's Of Death mengangkat senjata mereka dan membidik setiap bawahan Hyun yg mengangkat senjatanya pada Ana.
Hyun semakin puas di buatnya,ia pun mengisyaratkan para bawahannya untuk menurunkan senjata mereka,dengan kebingungan para bawahannya pun menurunkan senjatanya.
Begitupun pihak Ana,mereka juga sedikit kebingungan tapi tetap pada posisi siap menembak sasaran,karna mereka tidak boleh lengah sedikitpun pada lawan.
Ana me-mincingkan matanya,seraya mem-batin"Apa lagi yg akan kau lakukan?..."
Hyun masih menatap Ana dari tempatnya berada,ia tersenyum dan berdiri dari duduknya dan berucap:
"Kita sudah kalah,mari kita pergi"ucapnya tanpa memalingkan pandangannya dari Ana.
Han terbengong dengan mulut yg terbuka lebar,ia tidak percaya dengan apa yg baru saja ia dengar
"Aku...Aku tidak salah dengar bukan"batinnya
Karna selama yg ia tau,tuannya tidak pernah mau menerima kekalahan dalam berbagai macam urusan,meskipun kekalahan yg sangat kecil sekalipun.
Ana hanya menatap tajam Hyun seraya mem batin"Apa yg ia rencanakan?..."
Hyun pun membalas tatapan Ana yang seolah-olah berkata"Aku tidak akan melepaskan mu,mulai sekarang kau adalah milik ku"
.........
"Aku tidak akan melepaskan mu,sebelum kau memberikan Like,Vote ,komen dan mem paforitkan novel ini"ucap Hyun denga memaksa dan memberikan tatapan mematikan nya.
Next...
__ADS_1
Ketemu lagi di episode selanjutnya