
"Bisakah kau melepaskan tangan ku dulu"gerutu Ana.
"Tentu saja"
ucap Hyun seraya melepaskan cengkeraman tangannya dari Ana.
"Ck,,Menyebalkan"
maki ana dengan menggunakan bahasa indonesia,seraya memegangi pergelangan tangannya.
Hyun mengangkat sebelah alis nya dan tersenyum seraya berkata
"Aku mengerti apa yang kau ucapkan gadis nakal"
Hahah tentu saja Hyun mengerti apa yang Ana ucapkan,sebagai seorang pemimpin mafia yang menguasai dunia, sangat penting menguasai bahasa dari setiap negara,jadi jangan aneh jika Hyun mengetahui Apa yang ana ucapkan.
Ana sempat terdiam sejenak,lalu ia mendongak kan kepalanya melihat wajah Hyun"Bagus jika kau tau"ucap Ana dingin,lalu berjalan keluar meninggalkan Hyun.
"Heh,itu salah satu hal darinya yang membuat ku tertarik"ucap Hyun menatap punggung Ana yang mulai menjauh seraya memainkan dagu nya,lalu ia pun bergegas menyusul Ana dengan langkah lebarnya.
.........
"Tuan"
ucap serempak para bawahan Hyun sekitar 20 orang yang berjejer rapi.
__ADS_1
-Kya...Apa aku tidak salah lihat,bukan kah itu Presdir Hyun Jin.
-Dia sangat tampan sekali,lebih tampan dari yang aku lihat di majalah.
-Siapa wanita yang bersamanya itu.
-Ah,iya siapa dia,bukan kah Presdir Hyun selalu menolak semua wanita yang ingin bersamanya.
-Kau benar,lalu siapa dia?...
-Aku benar benar iri sekali.
Satu orang pengawal membukakan pintu mobil untuk tuannya,Hyun pun mempersilahkan Ana untuk masuk terlebih dahulu.
Hyun pun berjalan ke sisi lain mobil dan masuk kedalam,dan mobil nya pun melesat membelah jalanan.
-Apa kau lihat tadi Tuan bersama gadis.
-Tentu saja,meskipun aku sangat tidak percaya.
-Kau benar sudah bertahun tahun aku mengabdi kepada Tuan dan ini pertama kalinya tuan bersama wanita dan bahkan membiarkannya menaiki mobil pribadi nya yang bahkan aku pun tidak berani untuk menyentuhnya.
-Kau benar,dari yang aku lihat,Wanita itu tidak seperti wanita wanita yang pernah mengejar ngejar tuan sebelumnya.
-Iya aku juga merasa wanita ini sangat berbeda,dari tatapan matanya saja pun sudah mematikan seperti tatapan mata nya Tuan saat marah.
__ADS_1
-Meskipun wanita itu masih seorang remaja,tapi dari yang aku lihat meraka benar benar memiliki kesamaan semoga saja mereka bisa berjodoh.
Sementara itu mansion
"Kemana Ana pergi kenapa masih belum pulang"gerutu Jordan.
"meskipun Aku tau,anak buah Sam[Anggota Mafia Black Blood]selalu mengawasi Ana 24 jam tapi tetap saja aku khawatir dia bahkan tidak memberitahu kepada penjaga dan yang lainnya"Batin Jordan.
Hingga suara pintu terbuka pun membuat Jordan bergegas keluar,dan benar saja ia melihat Ana masuk dengan wajah datar yang nampak terlihat kesal.
Jordan menghampiri Ana dan memegang kedua bahu nya"Apa kau baik baik saja?..."ucap Jordan khawatir seraya memutar mutar tubuh
"Hey...Hey...Tenangkan dirimu.Aku baik baik saja ok"ucap Ana.
"Kau tau,jika sampai terjadi sesuatu pada mu maka aku akan habis di tangan Leon.Kenapa kau pergi tidak memberitahu aku hah"Ucap Jordan dengan kesal karna sudah di buat panik oleh Ana.
"Tidak ingat"ucap Ana datar dan pergi meninggalkan Jordan sendiri.
"Heuh...Aku harap kau benar-benar baik baik saja Ana"gumam Jordan.
...
...Kuy lah lanjut......
...mohon dukungannya gaess...
__ADS_1