Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 63


__ADS_3

Dor...


Satu suara tembakan menggelegar di sana,si petugas tersebut ambruk di tempatnya...


Semua orang kaget dan segera melihat ke belakang,dan


Dor...


Dor...


Dor..


Seluruh umat,eh maksudnya seluruh anak buah yang dikirim oleh Pak Jang tergeletak berlumuran darah tidak sadarkan diri,tanpa bisa melihat siapa orang yang sudah menembak rekan nya.


Karna mereka sudah di tembak mati dalam satu tembakan oleh bawahan Hyun yang memang merupakan penembak jitu.


Ana dengan tatapan datarnya,melihat kearah Hyun dan para bawahannya,


Hyun nampak terlihat berjalan kearah Ana.


"Kau tidak apa-apa kan?..."tanya Hyun pada ana dengan wajah datarnya pula.


"Untuk apa kau membantu ku?..."tanya balik Ana.


"Aku tidak akan membiarkan mu terluka"ucap Hyun.


"Han,bawakan pakaian untuk temannya Nona Ana,dan segera antar ia pulang"tambahnya.


Han pun menghampiri mereka dan memberikan paper bag,pada Ana,Ana terdiam beberapa sa'at dan menghembuskan nafas berat,lalu ia pun mengambil nya.

__ADS_1


"Ayo,kau masih bisa berjalan bukan"ucap Ana pada Eun-bi,sedangkan Eun-bi sendiri hanya mengangguk tapi badannya tidak henti hentinya bergetar hebat,Ana mengerti bahwa Eun-bi sangat shok melihat pembunuhan di depan matanya di tambah dengan mayat dan darah yang berserakan memenuhi ruangan,Ana pun segera menuntunnya ke dalam kamar mandi.


"Kalian beres kan mayat mayat menjijikan itu,kita akan memberikannya sebagai hadiah kepada bosnya"ucap Hyun dengan tatapan mata yang tajam dan wajah yang menggelap.


Hingga beberapa saat kemudian Ana keluar bersama Eun-bi,terlihat Eun-bi yang menundukkan kepalanya.


"Han,bawa dia ke rumah sakit,dia pasti sangat trauma"ucap Hyun.


Han pun mengangguk dan menghampiri Ana dan Eun-bi,"Ayo ikut dengan saya"ucap nya.


"Tidak perlu,aku sendiri yang akan membawanya ke rumah sakit"ucap Ana dengan tatapan pembunuh.


Han pun hanya bisa tersenyum canggung,serta keringat yang membanjiri dahinya,"Oh tidak,Nona Ana ini membuat ku merinding dan takut,benar-benar seperti Tuan bedanya yang di hadapan ku ini berwujud wanita"batin Han,lalu ia menelan ludah nya susah seraya melirik Tuannya seolah meminta bantuan.


Hyun pun memijat pelipis nya,dan menghampiri Ana


"Biarkan dia membawanya pergi,ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu"ucap Hyun pada Ana.


"Ck,ck,ck hanya Nona Ana yang masih hidup setelah berbicara dengan kasar pada tuan"batin Han.


Hyun menghembuskan nafas berat,dan menarik tangan Ana dengan paksa


"Bawa di kerumah sakit"ucapnya pada Han,dan Han pun bergegas membawa Eun-bi pergi.


Ana sempat ingin menarik tangan Eun-bi,namun sayang tangannya di pegang kuat oleh Hyun.


"Hey...Jika kau membawanya pergi,aku tidak akan melepaskan mu"teriak Ana pada Han.


Han berkeringat dingin ia hanya bisa berharap,bila nanti ia bertemu dengan Ana kembali,tuannya bisa membantunya,

__ADS_1


"Semoga kau berhasil Tuan"batinnya.


Sedangkan Eun-bi hanya terdiam karna dia memang mentalnya benar benar sedang terguncang.


Ana melihat mereka pergi dari ruangan tersebut meninggalkan nya,hingga tinggal tersisa mereka berdua.


Ana pun mencoba melepaskan tangannya dari tangan Hyun,namun genggaman tangan Hyun benar benar kuat,hingga Ana cukup kewalahan untuk melepaskan nya.


"Haiss...Sialan"gerutu Ana,ia pun melayangkan tendangan dan pukulan pada Hyun,namun sayang, berkali kali Ana melakukan serangan selalu berhasil di tahan oleh Hyun,karna bagi Hyun menahan seorang wanita yang hanya setinggi pundaknya hanyalah hal kecil.


Sedangkan Hyun merasa puas melihat gadis nakal nya kesal,ia pun sempat menampakkan beberapa kali senyuman nya,haha bagaimana reaksi Han jika melihat tuannya yang kejam dan dingin itu tersenyum dengan alami,mungkin dia sudah muntah darah melihatnya.


"Ck...Baiklah baiklah apa mau mu?..."ucap Ana kesal dengan wajah datarnya.


Terlihat jelas bahwa Hyun sangat puas di buatnya,entah apa yang ada di dalam pikirannya ia pun tersenyum licik.


Author menjawab pertanyaan dari Kk


@Mahdaleni Leni.


-ana seorang pemimpin mafia,tapi kenapa mudah di kalahkan?...



-sebenarnya bukan mudah di kalahkan ya kk,tapi emng author buatnya Ana itu selalu santai dalam menghadapi masalh di tambah Hyun yang membantu ana,jadi sebelum ana bertindak atau melakukan perlawanan ia sudah di [dahului]selamatkan atau di bantu oleh Hyun yang sangat mengkhawatirkan Ana.


Hehe sekian dan terimakasih


Bila ada yang kurang faham,bisa di tanyakan😊

__ADS_1


...Terimakasih atas dukungan nya...


...♡...


__ADS_2