Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 65


__ADS_3

●Dini Hari


Kediaman Jang


"Aakhhhhhhh...Ayaaaaahhhhh"teriak Jang Seo jin dari dalam kamarnya.


Mendengar teriakan putrinya Pak jang pun bergegas menuju ke kamar putri semata wayangnya bersama seisi rumah lainnya.


"Ada apa Seo jin?..."teriak Pak Jang yang tengah berlari.


Saat Pak Jang membuka pintu kamar putrinya betapa terkejutnya ia melihat banyak sekali mayat yang tergeletak di lantai dengan keadaan kepala yang sudah terpisah dari tubuhnya dan darah yang berceceran.


Pak Jang dan Jang Dong Wo segera masuk dan melihat keadaan Seo Jin,betapa menyedihkan nya Seo Jin yang berada di sudut ruangan memeluk lututnya dengan tubuh yang gemetar hebat.


"Apa kau tidak apa apa putri ku?..."ucap Pak Jang seraya memeluk putrinya tersebut.


"A...Ayah.Aku...Aku sangat takutt"ucap Seo Jin dengan suara yang bergetar.


"Kau tidak perlu takut,ayah ada di sini dan juga ada kaka mu yang melindungi mu Seo Jin"tutur Pak Jang berusaha membuat putrinya tenang.


"Kenapa kalian diam saja,cepat singkirkan mayat-mayat ini"teriak Pak Jang marah pada pengawal/penjanga rumah.


mereka pun bergegas membawa mayat-mayat tersebut.


"Ck...Siapa yang melakukan ini pada putriku"batin Pak Jang.

__ADS_1


"Dong Wo bawa adik mu pergi dari ssini"perintah Pak Jang.


"Baik ayah"ucap sigap Jang Dong Wo dan segera memapah adiknya keluar dari dalam kamar.


"Aku tidak akan melepaskan orang yang sudah berani melakukan hal ini pada putriku"ucap Pak Jang seraya mengepalkan tangannya.


Lalu ia pun pergi ke bawah untuk mengetahui apa saja yang di lakukan oleh para penjaga rumahnya


"Apa sebenarnya pekerjaan kalian disini hah,aku tidak membayar kalian untuk menumpang makan di rumah ku"bentak Pak Jang pada bawahannya.


"Bagaimana mayat-mayat tersebut bisa ada di dalam rumah ku"


"Kami tidak tau Tuan"


Sedangkan para bawahannya hanya menundukkan kepalanya.


"Agrh...Sialan"teriak Pak Jang frustasi.


"Tuan,aku menemukan surat di salah satu mayat tersebut"ucap salah satu pengawal yang baru datang.


"Ah...Cepat bawa kemari"ucap Pak Jang tidak sabaran,ia pun mengambilnya dan segera membuka isi surat tersebut.


Betapa terkejutnya ia melihat apa isi surat tersebut,sampai sampai ia menjatuhkan nya dan ia bahkan hendak terjatuh karna lemas.


"Tuan,apa kau tidak apa-apa?..."ucap mereka kaget serta khawatir.

__ADS_1


"Dia...Dia..."ucap Pak Jang terputus putus.


Bagaimana ia tidak lemas sa'at membaca surat tersebut yang berisi


"Ini hanya lah permulaan,jika kau berani mengganggu wanita ku,maka bersiap siaplah untuk kehilangan segalanya"


dimana di akhir kalimat tersebut terdapat gambar tengkorak yang sama persis seperti yang ada di lehernya Hyun,dan di tambah di bawah gambar tengkorak tersebut tertulis dengan jelas Blood Skulls.


Perasaan Pak Jang bagaikan di sambar petir,ia benar-benar tidak akan bisa lolos jika sudah berurusan dengan Mafia tersebut.


Hahha lagi pula siapa orang yang tidak merasa bahagia bila mendapat surat dari sang penguasa dunia


.........


Sementara itu di sebuah ruangan bernuansa gelap terdapat seorang lelaki yang tengah menghisap rokok nya,terlihat ia tersenyum sa'at mendengar ponselnya berbunyi.


"Semuanya beres tuan,kediaman Jang sedang kacau setelah melihat hadiah dari mu"ucap seseorang dari sebrang.


"Bagus...Aku sudah menunggunya dari tadi"ucapnya dengan seringayan mautnya.


"Iya Tuan"ucap di sebrang sebelum memutuskan panggilan.


"Aku tidak akan melepaskan orang yang berani menyentuh gadis kecilku"ucap Hyun lalu menghisap rokoknya kembali.


Next...

__ADS_1


__ADS_2