Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 83


__ADS_3

"Haloo brother"


ucap Samuel Jackson seraya mengangkat sebelah tangannya keatas.


Sontak saja Leon melompat dari sofa nya dan membalikkan tubuhnya ke belakang seraya berteriak


"Woo... woo... woo.. Sam,How are you?..."teriaknya dengan penuh semangat.


Begitupun dengan Jordan,ia pun segera mengalihkan pandangannya seraya berkata"Yooo... my brother"ucapnya seraya tersenyum lebar.


Mereka pun segera berpelukan,sedangkan Ana memerintahkan para bawahan Samuel untuk pergi ke sebelah mansion,di mana di sana terdapat ruangan besar yg biasa di gunakan para anak buah Ana mau pun Sam untuk beristirahat,dan jangan main-main dengan ke lengkapnya,karna bagi Ana kesehatan para anggota mafia nya adalah yg utama,karna dengan begitu mereka bisa bekerja dengan totalitas.


.........


"Permisi..."ucap para bawahan Sam sa'at masuk kedalam ruangan tersebut.


Mereka yg berada di dalam ruangan tersebut segera melihat siapa orang yang masuk kedalam ruangan mereka.


"J5.. bagaimana kau bisa ada di sisni"ucap salah satu dari yang berada di dalam rumah tersebut yang di ketahui sebagai anggota mafia Samuel dan mengenali rekannya.

__ADS_1


"Hey... K8. Bagaimana kabar mu"ucap orang yang baru datang tersebut yg mempunyai julukan J5.


"Aku baik. kau bagaimana kau bisa berada di sini.Apa tuan juga mengirim yg lainnya?..."tanya nya


"Iya mereka sedang berada di luar. tuan tidak mengirim kami,tapi ia membawa kami"ucap J5.


"Hah!...Apa maksudmu dengan membawa?..."ucap K8 kebingungan.


"Tuan membawa kami bersama nya kesini.Entah apa yang ia pikirkan ,tapi yg aku tau,dia langsung melakukan penerbangan ke Korea Selatan saat mengetahui bahwa Noan Ana tengah di incar seseorang"tuturnya panjang lebar.


"Hmm...Tentang Nona Ana sedang di incar seseorang kami yg memberitahunya,dan Tuan langsung memutuskan panggilan,aku tidak menyangka bahwa Tuan akan datang sendiri kesini"ucap K8 seraya menyiapkan minum untuk rekannya.


.........


"Tidak apa...Aku mengerti"ucap Leonardo fransisco seraya menepuk-nepuk pundak Sam.


Sam hanya tersenyum saja,melihat ke baikan dari kedua temannya ini,atau lebih tepatnya kedua saudaranya.


"Lalu sekarang apa yang harus kita lakukan,apakah kita harus membiarkan Ana menjadi mainan dari dia"ucap Jordan Gleno.

__ADS_1


"Jujur saja,aku benar-benar tidak suka Ana berdekatan dengan nya"ucap Samuel Jackson dengan tatapan mata nya yang tiba-tiba menajam.


"Aku sama dengan mu Sam.Tapi apa yang bisa kita lalukan?..."ucap Leon


"Kita tidak bisa membiarkan Ana dengan nya,Ana kita masih sangat muda,usianya saja masih 18 th,dan itu benar-benar sangat beresiko untuknya"tambah Leon yang memang benar-benar sangat panik di antara mereka,bagaimana pun juga Ana adalah segala-galanya baginya.


"Dan jika kita melakukan perlawanan padanya,kita tidak lain hanya lah segerombolan semut di kakinya yang meminta di injak sampai mati"sambung Samuel Jackson.


"Kalau begitu kita pilih yang di tengah"ucap Jordan seraya memukul meja santai.


"Apa itu?..."tanya Leonardo fransisco.


"Kita berbicara dengan baik-baik padanya,jika itu tidak berhasil tidak ada cara lain,kita beritahukan pada Ana siapa itu Hyun jin"ucao Jordan Gleno.


"Ya... kita bisa mencobanya"ucap Leonardo fransisco.


"Baiklah jika itu yang terbaik kita pilih jalur tengah"ucap Samuel Jackson.


.........

__ADS_1


"Nona...Tuan Sung Ji......


next...


__ADS_2