
Sinar rembulan yg menerangi gelapnya malam menandakan cuaca malam ini akan bagus.
Sesosok Ana yg tengah memandangi rembulan yg napak terlukis sangat indah,dirinya tersenyum seraya berkata"Sepertinya dunia pun ikut merestui apa yg akan aku lakukan malam ini"gumamnya tanpa memalingkan pandangannya dari sang rembulan.
...
"Apa semuanya sudah siap?..."
"Tentu An"
"Baguss,kita berangkat sekarang juga"
Malam ini Ana memutuskan untuk segera menangkap Sung-Ji,dirinya sudah benar-benar tidak sabar,ia bersama dengan Jordan dan beberapa anggota mafia nya sedang berangkat menuju kediaman Sung-Ji.
Tanpa mereka duga,bahwa tidak hanya mereka yg akan mengunjungi kediaman Sung-Ji,melainkan si ketua mafia yg terkenal di seluruh penjuru dunia bersama beberapa bawahannya juga sedang menuju ke kediaman Sung-Ji
Yg diketahui bahwa Sung-Ji meminjam uang kepada pihak mereka sebesar 176 juta selama setengah tahun terakhir ini untuk kebutuhan pribadi nya,
Karna setelah ia mendapatkan semua harta dari keluarga Agatha ia gunakan uang tersebut untuk berfoya-foya,
Kehidupannya sehari-hari hanyalah mabuk-mabbukan,berjudi dan bersenang-senang dengan beberapa wanita cantik,
Tanpa ia sadari lambat laun,uang tersebut akhirnya menipis dan habis,dan untuk menyokong hidupnya ia meminjam uang tersebut dari pihak tempat berjudi yg di kelola oleh Blood Skulls.
Dengan pikirannya yg dangkal ia bermain di tempat judi yg lain,dengan harapan ia bisa mendapatkan uang berkali-kali lipat dengan cepat,namun ia justru kalah telak,
Sekarang
uang nya habis,hutang menumpuk di mana-mana,hari-harinya tidak terasa tenang karna selalu di kejar-kejar oleh penagih
__ADS_1
.....
"Silahkan di minum tuan"ucap Sung-ji menyodorkan beberapa minuman di meja dengan wajahnya yg nampak pucat.
"Aku datang kesini bukan untuk bertamu"
"Maaf tuan sa'at ini saya masih belum ada uang untuk membayar nya"Tutur Sung-Ji Gemetar
"Heuh,maka gunakan nyawamu untuk membayarnya"ucap Hyun tanpa ekspresi.
Bruk..
Sung-ji berlutut di kaki Hyun dengan berderai air mata
"Tidak,tidak tuan,saya mohon berikan beberapa waktu lagi untuk saya tuan saya mohon"ucapnya
Hyun memutar bola matanya malas lalu ia menendang Sung-ji hingga terjungkal ke belakng
Tanpa banyak tanya Han Ye pun menodongkan pistolnya dan membidik tepat berada di kepala terget,sedangkan Sung-ji yg menjadi target hanya menagis serta tubuhnya yg tak berenti bergetar
Hyun tidak memberikan ekspresi apapun di wajahnya,ia nampak biasa,menatap malas Sung-ji denga. dirinya yg terduduk santai.
Namun sa'at Han ingin menekan tuas pistolnya tiba-tiba...
Doorr....
Sung-Ji memejamkan matanya,tanpa tau apa yg terjadi
"Kenapa,aku tidak merasakan sakit di mana pun"batin sung-ji lalu ia membuka matanya
__ADS_1
Ia melihat bahwa di tangan Han yg masih tetap berada di posisi siap menembak sudah tidak ada lagi pistol.
Sedangka Han dan Hyun sangat kaget dengan adanya sebuah peluru yg tepat mengenai pistol yg di pegang Han hingga terpental entah kemana.
Hyun dan Han melihat kearah suara tembakan dan peluru itu berasal dan mereka terkejut melihat seorang dengan tatapan mematikan mengarah pada mereka,
Sedangkan Sung-Ji kebingungan siapa yg menyelamatkan nya dari kematian,ia pun juga melihat kearah yg sama,samar-samar ia melihat seorang gadis yg cukup familiar bagi pandangannya namun ia tidak ingat siapa dia.
"Dia,,dia adalah nona Ana"ucap Han tidak percaya
"Ah,,,si kecil mafia"batin Hyun
Dengan aura yg pekat dan sorot mata yg tajam ia berucap dengan penuh tekanan di setiap kalimat nya
"Selain aku, tidak ada yg boleh membuhuhnya"......
Hello gaess,,,
maklumlah klo masi bnyk typo nya
Hhe ma'af baru Up soalnya autor kehabisan ide jadinya lama deh
BTW Thanks buat kk kk yg udah mampir,
jangan lupa Vote,Like & Komen.
Salam persaudaraan dari author
Bye-Bye....
__ADS_1
Next........................