Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 122


__ADS_3

"Bawa orang itu,itu dan itu kehadapan ku"ucap Hyun dengan suara yg menekan.


'Ck ada masalah apa sebenarnya, bukankah dari tadi ia diam saja' batin Frans, yang tanpa basa-basi langsung membawa mereka orang orang yang di maksud Hyun jin.


Mereka di bawa kesatu tempat sepi,tapi sebelum itu Frans sudah membius mereka terlebih dahulu..


Mereka terkejut, saat membuka matanya mereka sadar tergeletak di lantai dengan tangan dan kaki terikat,dan di hadapkan dengan sosok pria yang menatap mereka tajam duduk di kursi.


'Apa apaan semua ini,siapa mereka'


Kurang lebih, begitulah ucapan yg terlintas di benak mereka.


"Apa kalian tau kesalahan apa yang sudah kalian lakukan?..."ucap hyun jin datar dan dingin menusuk ,bagikan sebilah pedang, dengan aura hitam yg mendominasi.


Tubuh mereka bergetar hebat, bagaimana pun, berada dibawah tekanan membuat mereka kesulitan untuk membuka mulut.


Hyun jin mengambil pisau kecil yang lebih mirip seperti pisau bedah, dari dalam jas nya. "Biar kuberi tahu!.."


Cross....


Pisau di tangan Hyun jin telah berpindah tempat ke mata salah satu dari mereka,di barengi dengan suara teriakkan yang menggelegar.


Mereka tertegun,tubuh mereka kaku, mati rasa, tidak bisa bergerak satu inci pun.


"Uhhhh.. "desis Frans seraya memalingkan wajahnya.

__ADS_1


"Dengan mata kotor ini kalian melihat wanita ku dengan penuh gairah, sejenak aku berpikir untuk menghabisi kalian saat itu juga,namun aku tidak mau membuat keributan yang akan merusak suasana liburan nyaa"


"Hah aku sangat marah, rasanya aku ingin mencabik-cabik tubuh kalian, membuat kalian meregang nyawa dan menghembuskan nafas terakhir dibawah kaki ku"ucap Hyun seraya menutup wajahnya kedua tangannya.


Hyun menarik tangan nya pelan, dan memperlihatkan semirik dan tatapan menyeramkan di wajah nya.


Mereka masih terdiam kaku, ckckck mereka benar-benar terlihat seperti seekor ayam yang siap untuk di sembelih.


Dan tanpa basa-basi, Hyun jin menarik pelatuk pistol yang baru saja mendarat di tangan nya.


Dan.. Doorrr...


"Satu orang telah tumbang, sekarang tinggal 2 kepala dan 4 mata,harus ku apakan kira-kira?..."


Frans menutup mulutnya rapat-rapat, namun di dalam hati ia berkata ' ini baru benar-benar the king mafia'.


Naas benar-benar naas.


.........



"Cuaca yang bagus untuk berjemur di pagi hari"ucap Anna.


"Ann aku pergi bersama Jo dan Leon,kami mau menyelam,kau mau ikut"tawar Leon.

__ADS_1


Anna menggibas-gibaskan tangan nya.


"Oh tidak mau rupanya,kalau begitu aku pergi dulu" pamit Leon.


Anna membuka kacamata hitam nya,


"Haih dia mengganggu saja,apa dia tidak lihat aku sedang berjemur di pinggir pantai yang indah ini"gumam nya.


Anna kembali ke posisi semula dengan memejamkan matanya,tiba tiba ia merasa Aneh,kenapa sangat gelap,kemana sinar matahari tadi, apakah mendadak mendung.


Anna pun melepaskan kacamata nya lagi,dan saat ia membuka matanya, betapa terkejutnya ia melihat wajah seseorang yang letaknya sangat dekat dengan wajahnya, hanya beberapa inci saja.


Setelah terkejut sesaat,ia tersadar "apa baru saja dia tersenyum" batin Anna.


Dan iapun langsung mendorong wajah tersebut dengan kuat,ia langsung berdiri.


"Hey... Apa yang baru saja kau lakukan?..."


Marah Anna.


"Lancang sek....."ucapan Anna terpotong saat ia mengenali wajah orang yang berada di hadapan nya ini.


"Kau!!!....." Ucap Anna.


'dia tersenyum lagi' sialan memang.

__ADS_1


Next....


__ADS_2