
Ana hanya terdiam melihat kepergian Eun-bi,tatapan matanya yang tidak teralihkan oleh apapun.
"Nona...Mari kita pulang"ucap salah satu bodyguard Ana.
Ana tetap terdiam,lalu ia pun memutar tubuhnya dan hendak pergi dari Bandara,tapi teriakan seseorang berhasil memberhentikan langkah kakinya.
"Anaaa..."teriak seorang lelaki dengan wajahnya yang sangat tampan.
Ana sekaligus para bawahannya sukup terkejut mendengar suara tersebut.
"Suara ini......
Ana dan para bawahannya secara bersamaan memalingkan tubuh mereka untuk melihat orang tersebut.
Dan...
"Ka Sam..."batin Ana.
"Tu...Tuan"gumam semua para bodyguard saat mereka melihat Tuannya.
"Ana...Apakah itu kau?..."teriak Samuel seraya berjalan mendekati Ana beserta para bawahannya.
"Ka Samuel..."ucap Ana saat Samuel Jackson sudah berada di depannya,sedangkan para bawahan mereka semua membungkuk 90° pada tuannya seraya berucap secara serempak
"Hormat Tuan"
"Apa yang kau lakukan disini?..."
ucap Kyon Ana Agatha dan Samuel Jackson secara bersamaan.
__ADS_1
Mereka pun saling menatap dan tertawa sumbang bersama,lalu dengan secepat kilat Ana merubah ekspresi wajah nya kembali kedatar.
"Apa yang kau lakukan disini?..."tanya Samuel Jackson.
"Aku baru saja mengantar seseorang"ucap Ana
"Lalu kau sendiri?..."tanya Ana.
"Aku datang kesini untuk mu"ucapnya dengan tiba-tiba berubah sangat serius.
Ana mengerti dengan ekspresi wajah Samuel Jackson,ia pun segera berkata"Sebaiknya kita jelaskan di rumah saja"ucap Ana dengan wajah yaang sama.
.........
"Tuan. saya melihat nona Ana tengah berbicara dengan seorang peria"ucap seseorang dari dalam ponsel.
"Kau bisa mengirimkan ku foto mereka"ucap Hyun jin dengan menggenggam kuat ponselnya.
Hingga beberapa detik berikutnya,sebuah foto pun berhasil ia lihat.
"Ini..."
ucap Hyun jin yang ter cekat ketika ia melihat wajah Samuel Jackson.
"Sepertinya aku pernah melihat wajah ini di suatu tempat"batin Hyun jin.
"Han. Coba kau lihat,pria ini serasa tidak asing bagiku"ucap Hyun jin seraya menyodorkan ponsel nya pada Han ye.
Han pun segera melihat foto tersebut dan berusaha untuk mengingatnya.
__ADS_1
"Tuan. sepertinya dia adalah salah satu pemimpin dari 5 geng mafia terbesar di dunia,pasalnya aku ingat bahwa dia sering hadir di acara tahunan kita"tuturnya.
"Hmmm...Pantas saja aku sedikit familiar dengan wajahnya"ucap Hyun jin.
"Sebaiknya kau cari tau apa hubingan mereka,dan pastikan bahwa ia tidak memiliki hubungan lebih dengan gadis ku"ucap Hyun jin dengan tatapan tajamnya,yg seolah-olah bisa menusuk dan membunuh lawan bicaranya.
Han hanya menunduk kan badannya,dan langsung pergi,ia tidak mau jika dirinya menjadi ayam rebus di dalam ruangan tersebut.
"Benar-benar gadis nakal"gumam Hyun Jin.
.........
Kreat...
"Aku pulang"ucap Ana latang.
"Bagus. sebaiknya kau cepat kemari dan menonton drama di sini"ucap Leonard dengan antusias.
Sedangkan Jordan hanya memperlihatkan gigi putih yang berjejer rapi.
Ana menghembus kan nafas kasar dan kembali berkata dengan suara datar dan tatapan tg tajam.
"Kalian memang tidak memiliki banyak pekerjaan"ucapnya malas.
"Hey...Kau jangan salah sangka begitu,aku barusaja selesai mengerjakan masalah perusahaan di indonesia"ucap Leon tidak terima.
"Heuh...Sebaiknya kalian lihat siapa yg datang......"
Next...
__ADS_1