Si Mafia Yang Haus Akan Dendam

Si Mafia Yang Haus Akan Dendam
Episode 80


__ADS_3

Ke esokan harinya.


"Ana apa kau mau pergi ke sekolah!..."ucap Leon yang tengah terduduk santai di kursi bersama dengan Jordan seraya meminum secangkir kopi.


"Hmmm...ya"ucap Ana.


"Hati-hati di jalan sayang ku"ucap Leon seraya tersenyum lebar dan melambaikan tangannya.


Sesampainya di sekolah,ia langsung pergi ke dalam kelas,saat Ana membuka pintu tersebut ia melihat beberapa orang yg sedang membuli Eun-bi.


Ana terdiam seraya menatap mereka tajam,hingga sa'at mereka sadar bahwa ada Ana,mereka segera menyingkir takut dan pergi dari sana.


"Bodoh..."ucap Ana seraya berjalan melewati Eun-bi.


Sedangkan Eun-bi sendiri hanya menundukan kepalanya.


Pelajaran berjalan lancar,hingga saat bel istirahat berbunyi,Eun-bi mendekati Ana yg tengah mendengarkan musik melalui earphonenya.


"Ana..."ucap Eun-bi pelan seraya memainkan jarinya.


Ana pun menoleh pada Eun-bi.


"Hmmm..."


"Aku ingin berbicara dengan mu"ucap Eun-eun bi seraya menundukan kepalanya.

__ADS_1


.........


"Apa yg mau kau katakan?..."ucap Ana seraya menatap Eun-bi,sampai-sampai Eun-bi pun gugup di buatnya.


"Se...Sebenarnya,aku ingin melanjutkan pendidikan ku ke London"ucapnya tanpa berani menatap balik Ana.


"Kau yakin!..."ucap Ana dengan wajah datarnya,ck...Ck...Ck.Bertanya dengan ekspresi seperti itu benar-benar tidak masuk akal.


"I...Iya,Apa aku bisa meminta bantuan mu..."ucap nya gugup seraya sesekali melihat wajah Ana.


Ana tidak bereaksi apapun,hingga ekspresi nya itu membuat Eun-bi merasa serba salah.


"Ah...Tidak,,maksudku aku memiliki uang tabungan ku sendiri jadi..."kata-kata Eun-bi terpotong oleh Ana yg berdiri dari duduknya.


"Ah...Eh...Ana..."ucap Eun-bi.


"Heuh...Apa aku salah sudah meminta bantuan darinya,tapi aku tidak kenal siapapun selain dia,aku pun tidak mengerti apa saja yang harus aku siapkan"gumam Eun-bi.


.........


Ana pun segera memberi aba-aba pada bawahannya,untuk menyiapkan segalanya,seperti membuat surat-surat sekolah,membuat paspor ,mencarikan tempat tinggal untuk Eun-bi di London dan bahkan Ana sampai mencarikan Sekolah dan Universitas untuk Eun-bi nanti.


Dan Ana meminta mereka untuk menyelesaikannya secepat mungkin.Haiss...Itu lah Ana,sekalinya membantu orang ia tidak tanggung-tanggung untuk membantunya,jangan kan mencarikan tempat tinggal di London Ana pun sampai membelikan nya rumah mewah berlantai 2.


Ok guys...

__ADS_1


Kita tinggalkan Ana yg tengah mempersiapkan keperluan untuk ke berangkatan Eun-bi ke London.


Kita ber alih ke pangeran Author...Wkkw.


.........


"Han...Aku mendengar bahwa ketua mafia dari ketiga negara bersekongkol untuk melakukan pemberontakan"ucapnya seraya mnyesap segelas vodka di tangannya seraya terduduk dengan Angkuh.


"Iya Tuan"ucap Han seraya menunduk kan kepanya.


"Kenapa kau tidak memberitahu terlebih dahulu kepadaku"ucap Hyun Jin datar dan dingin.


"Saya benar-benar minta maaf tuan,saya hanya tidak ingin mengganggu Tuan dan Nona Ana"ucapnya tanpa berani melihat kearah Hyun jin.


Hyun jin nampak biasa-biasa saja seolah-olah Han tidak mengatakan apapun padanya.


"Apakah saya harus membereskan mereka Tuan"ucap Han setelah melihat reaksi dari Tuannya tersebut.


"Tidak perlu,sudah lama aku tidak merasakan yang namanya pertempuran"ucap Hyun jin santai dengan sedikit memperlihatkan senyum misterius.


"Baik tuan..."ucap Han,lalu ia hendak pergi meninggalkan tuannya.


"Tunggu,Awasi saja mereka jangan pernah lengah sedikitpun"ucapnya seraya memutar-mutar gelas berisi vodka di tangannya.


Dan Han ye pun pergi meninggakan Tuannya.

__ADS_1


...


Next...


__ADS_2