
Dan...
Bruk!!...
Semua orang yang ada di tempat, melongo di buat nya, melihat target tersungkur jatuh di aspal.
Anna menembak tepat di kaki kanan yang ia gunakan untuk menopang seluruh berat badannya, kini target tidak bisa berdiri lagi.
Dan yang membuat mereka terdiam itu ialah,suara letusan peluru dari dalam pistol amat sangat halus, sampai-sampai hampir tidak terdengar suara apapun.
"Seharusnya aku mencobanya pada mu dulu."ucap Anna pada Frans.
Frans menelan ludah nya susah.
"Bawa dia kemari." Perintah nya.
Mereka membawa target dan menyadarkan nya di batang pohon.
"Mau pergi kemana pun kematian akan datang menghampiri, bahkan jika kau lari sampai ke ujung dunia pun,kau tidak akan bisa lepas dari kematian,entah itu mati di tangan kami,atau pun mati di tangan tuhan, yang membedakan hanya lah waktu, tidak ada yang tau kapan tuhan mencabut nyawa mu itu,tapi yang jelas malam ini kami yang akan membantumu bertemu tuhan." ucap Anna dengan menyodorkan pistol di dada target tepat nya di bagian jantung.
"Ada kata-kata terakhir?..." Tanya Anna
Pria paruh baya itu hanya menggelengkan kepalanya, seraya menutup matanya, seolah-olah sudah pasrah dengan apa yang di takdir kan untuk nya.
Sreb...
Syurrr.....
Selamat misi berhasil.
Anna berdiri dan mengelap ujung pistol nya dan berkata.
"Masukan ke dalam mobil,dan bakar, setelah itu bereskan sisanya."ucap nya seraya berjalan memasuki mobil.
Hyun mengikuti dari belakang.
__ADS_1
"Ku pikir kau akan melakukan hal yang lebih sadis dari ini." ucapnya.
"Tadinya memang iya,tapi setelah kau mencampuri urusanku semua khayalan ku untuk bersenang-senang lenyap."ucap nya.
Hyun jin terkekeh.
"Tidak aneh,jika itu adalah kau, biasanya para wanita bersenang senang dengan berbelanja barang barang mewah branded, sedangkan kau?..." Ucap nya.
"Ooooh, kau salah, aku adalah orang yang sangat suka uang."ucap Anna
"Kalau begitu terus lah bersama ku,maka kau tidak akan kehabisan uang, berapapun nominal yang kau mau akan selalu ku berikan, akan ku ajak kau pergi untuk bersenang-senang." Tutur Hyun jin seraya menyalakan mesin mobil.
"Tidak terima kasih,tapi sayang nya uang ku pun sampai sekarang tidak pernah habis, bagaimana ya?.., kau ingin mengajak ku bersenang senang,
kau bicara seolah kau sudah sangat familiar dengan negara ini." Ucap Anna seraya memainkan ponselnya.
"Hahaha, aku tidak bisa pungkiri hal itu,tapi percayalah Uang, tambang Berlian,Permata,Emas,Giok, Bangunan, Tanah, perusahaan, hanya sebagian yang ku ekspos ke media, kau yakin tidak mau sebagian nya itu. Dan ia tidak ada tempat yang tidak aku ketahui."ucap Hyun.
"Sombong sekali,tapi aku tidak tertarik." Ucap Anna
"Udah lah anj, malah adu kekayaan,jiwa misquen ku meronta-ronta bestieee" ucap author seraya menggigit jari.
'Apa ini?... Dasar Nino, kenapa bayaran nya harus di transfer ke rekening pribadi ku.' ucap nya dalam hati,setelah sebuah notifikasi masuk ke dalam ponsel nya.
.....
"Dulu,kau masih di bawah umur, sekarang kau sudah dewasa kan sayang."ucap Hyun.
"Sudah kuduga,memangnya kemana lagi selain ke Bar."ucap Anna mendesah pelan.
Hyun menarik tangan Anna membawanya masuk kedalam bar, apalagi yang di harapkan di dalan bar,wanita cantik nan seksi bertebaran di dalam bar, berusaha menggaet lelaki berjas hinggap di mana mana,pantas saja mereka di sebut Kupu-kupu malam.
"Duduk di sini." Perintah Hyun
"Kau ingin bersenang-senang bukan?..., Perhatikan semua orang yang ada di sini,siapa di antara mereka yang ingin kau matikkan?.."
__ADS_1
"Tunggu, pertanyaan macam apa itu?..."celoteh Anna.
"Lakukan saja apa yang aku minta, lihat ini...." Ucap Hyun seraya mengeluarkan pistol milik Anna di tangan kanan nya,dan pisau lipat andalan Anna yang berada di tangan kirinya.
"Kau!... Sejak kapan itu berpindah tempat?.."terkejut Anna di buat nya.
"Cepat cari 1 target buruan,jika kau tidak menurut aku bisa saja melakukan sesuatu yang cukup kasar padamu,tentunya sangat kasar." ucap nya penuh makna tersembunyi.
"Baiklah baiklah."
Anna menelusuri setiap sudut ruangan,hingga matanya tidak bisa berpaling dari seorang pria yang tengah memaksa seorang pelayan,mata Anna semakin melotot di buat nya ketika lelaki tersebut berbuat hal mesum seraya tertawa pada wanita yang menangis meronta ingin di lepaskan.
Tanpa berpaling Anna berkata dengan mantap "Aku ingin dia." Ucap nya.
Hyun jin menyeringai.
"Sebentar..."
Hyun tampak mengambil ponsel nya mengambil gambar dari lelaki tersebut.
"Biar aku sendiri yang mengurus nya." Anna berdiri dengan tidak sabaran,ia melangkah dengan lebar mendekati pria tersebut.
"Aku suka Gadis yang tidak sabaran"
Gumam Hyun
1..2.. 3.. 4.. 5.. detik berikutnya
Beberapa informasi tentang lelaki tersebut sudah berada di tangan Hyun jin.
"Ah.. Anak seorang pejabat rupanya,Gadis ku ini sangat bisa di andalkan,hasil dari ini sangat bagus untuk karir nya, aku tidak bisa berdiam diri disini.." ucap nya seraya berjalan menghampiri Anna.
Tidak mau terjadi keributan,Anna dan Hyun jin memaksa Lelaki itu untuk mengikuti mereka.
Tepat nya di atap.
__ADS_1
.....
Next.....