
Hari ini Sisi mulai kuliah di kampus baru nya. Jadwal kuliah malam sengaja Sisi ambil supaya dia tetap bisa menjalankan pekerjaan nya di kantor dengan baik.
Sisi sudah banyak berhutang atas kebaikan Pak Albert sehingga dia tidak ingin mengecewakan Pak Albert dengan kinerja nya. Sama hal nya dengan Satria, Sisi juga menyibukkan dirinya dengan pekerjaan dan kuliah nya.
Hal itu dilakukan Sisi agar dia tidak punya waktu untuk mengingat Satria meskipun sampai detik ini Satria masih selalu menguasai pikiran dan hati nya setiap waktu.
"Aku rela tersakiti dan hancur asalkan kamu berbahagia", batin Sisi.
Seperti yang Pak Albert harapkan , Jonathan mulai jatuh hati pada Sisi. Dia sudah mencari tau banyak hal tentang Sisi dari papa nya. Dan Pak Albert juga menceritakan perihal Sisi yang gagal menikah.
Kini Jonathan mengerti harus bersikap bagaimana pada Sisi. Dia tidak ingin terburu buru menyatakan cinta nya pada Sisi , Jonathan tau pasti Sisi butuh waktu.
Jonathan sudah bertekad untuk mendekati Sisi secara perlahan. Dia ingin memulai hubungan dari persahabatan atau dia bisa hadir untuk Sisi sebagai Kaka.
Kebetulan apartemen mereka juga dalam satu gedung dan berhadapan , hal ini memudahkan Jonathan untuk dekat dengan Sisi setiap waktu.
Suatu siang..
Sepulang dari meeting dengan rekan bisnis nya, Jonathan mengajak Sisi makan siang di restoran Jepang. Dia mengetaui Sisi menyukai makanan Jepang dari profil Sisi pada berkas berkas lamaran Sisi di perusahaan nya.
Sisi yang sudah lama tidak makan di restoran Jepang sangat antusias. Namun seketika dia agak murung saat mengingat biasanya Satria selalu mengajak nya makan di restoran Jepang.
Jonathan yang memahami perubahan pada Sisi mulai bisa mengalihkan perhatian Sisi kembali.
Dia bertanya tentang pekerjaan proyek baru , Sisi kembali bersemangat ketika membahas pekerjaan.
Sisi makan dengan lahap karena makanan yang di pesan Jonathan semua kesukaan Sisi.
"Kamu boleh bungkus untuk di makan di rumah", ucap Jonathan.
Sisi menolak dengan sopan. Dia masih agak canggung ketika hanya berdua saja dengan Jonathan seperti sekarang ini.
"Sisi..kita di sini jauh dari negara asal kita. Meskipun aku terlahir berdarah campuran tapi aku juga lahir di Indonesia. Kamu bisa anggap aku sebagai Kaka di sini jadi tidak perlu canggung padaku", ucap Jonathan tersenyum.
"Iya Pak..eh Iya Kak..terima kasih banyak sudah sangat baik sama Sisi", jawab Sisi gugup.
"Ga usah merasa sungkan ya..Aku tidak pernah punya adik meskipun selama ini aku sangat ingin dan sekarang aku mendapat kan adik yang cantik dan cerdas", Jonathan tertawa bahagia.
"Kaka bisa aja..", Sisi tersipu malu..
Perlahan kecanggungan diantara mereka mulai mencair karena Jonathan memperlakukan Sisi dengan baik.
__ADS_1
"Gimana kuliah nya ? " , tanya Jonathan.
"Sejauh ini lancar Kak..belum ada yang terlalu menyulitkan ", Sisi tersenyum manis membuat Jonathan kesulitan bernafas karena terhipnotis senyum Sisi.
"Baru pertama kali Aku melihat senyum mu semanis ini dan jantung ku belum siap", ucap Jonathan dalam hati.
"Ada cowok yang ganggu ga di kampus hah ? " , tanya Jonathan protektif.
"Sejauh ini belum ada Kak", Sisi tertawa.
"Kalau ada langsung kasih tau Kaka biar dipatahin kaki sama tangan nya", Jonathan pun ikut tertawa.
"Mulai besok berangkat kuliah Kaka anter jemput aja, kamu capek kalau malam harus nyetir juga", perintah Jonathan.
"Ga usah Kak, aku ga mau merepotkan Kaka", jawab Sisi menolak sopan.
"Kaka ga terima penolakan", tegas Jonathan.
Sisi akhirnya mengalah dan pasrah pada perintah Jonathan.
"Jangan salahin aku ya kalau nanti Kaka di goda gadis gadis di kampus aku", Sisi tertawa..
"Ga apa apa sekalian Kaka cari jodoh", jawab Jonathan asal.
Kini setiap hari nya Sisi kuliah di antar dan jemput oleh Jonathan. Hari libur Jonathan dengan senang hati mengajak Sisi berkeliling kota London. Meskipun masih selalu teringat Satria tetapi Sisi mencoba menikmati kehidupan baru nya di London.
"Aku tidak tau sampai kapan akan selalu mengingat nya", batin Sisi.
Terlalu banyak hal manis dan mimpi indah yang Sisi ukir bersama Satria. Terlalu besar cinta nya untuk Satria. Membuat Sisi sangat sulit menghilangkan Satria dari pikiran nya.
Sisi tidak menyesali keputusan yang sudah dia ambil. Dia mencoba dengan sekuat tenaga untuk fokus pada pekerjaan dan kuliah nya. Sisi sudah bertekad suatu hari nanti dia akan kembali ke negara asal nya dan membangun sebuah perusahaan impian nya disana meski tanpa Satria nanti nya.
Hubungan nya dengan Jonathan semakin hari semakin dekat. Tetapi Sisi hanya memandang Jonathan sebagai seorang Kaka. Sisi kembali membangun tembok tinggi terhadap laki laki manapun tanpa terkecuali Jonathan.
Sisi tidak ingin merasakan sakit kehilangan untuk kedua kali nya. Selain itu, ruang hati nya sudah di miliki oleh Satria seutuhnya tanpa ada sisa untuk laki laki lain meski hanya sedikit.
Berbeda dengan Sisi, Jonathan semakin hari semakin mencintai Sisi hanya saja dia berusaha untuk berbesar hati karena saat ini Sisi hanya melihat nya sebagai seorang Kaka tidak lebih.
"Aku akan bersabar menunggu sampai kamu siap menerima cinta yang baru", batin Jonathan.
Bagi Jonathan tidak apa Sisi hanya melihat nya sebagai seorang Kaka yang penting dia bisa selalu bersama Sisi. Dia bisa selalu melindungi dan menjaga Sisi dan dia bisa selalu melakukan apapun untuk Sisi.
__ADS_1
Pak Albert pun tidak mendesak Jonathan. Hanya saja dia berdoa jika suatu hari anak nya bisa mendapatkan cinta dari Sisi dan mereka hidup bersama membangun sebuah keluarga.
Suatu sore di apartemen Sisi.
Hari ini hari libur. Tadinya Jonathan ingin mengajak Sisi jalan jalan tapi hujan turun dengan lebat sejak tadi pagi, akhirnya mereka memutuskan untuk tidak keluar rumah.
Sisi mencoba sebuah resep kue yang baru dia dapat dari sebuah channel masak memasak.
Seperti biasa jika Sisi mencoba resep baru makan Jonathan akan menjadi seekor kelinci percobaan.
Sisi hobi memasak dan dia selalu mahir mencoba resep resep baru meski pun terkadang ada juga Sisi gagal dalam percobaan nya. Jonathan hanya bisa pasrah karena lidah nya ternoda jika Sisi gagal dalam percobaan nya.
Sore ini Sisi membuat cheesecake dengan toping choco hazelnut. Jonathan tidak sabar mencicipi karena cake yang Sisi buat terlihat menggugah selera.
Sejenak Sisi teringat pada Satria yang sangat menyukai cheesecake sama dengan dirinya. Tanpa terasa air mata Sisi menetes begitu saja. Sisi tak kuasa membendung nya. Dia segera menghapus sisa air mata nya sebelum Jonathan melihat nya.
Tanpa Sisi sadari, Jonathan telah melihat kalau Sisi menangis. Dia menghampiri Sisi berusaha memberi kekuatan.
"Aku perhatikan sejak kamu ke London, kamu sering tiba tiba menangis, apa kamu ga mau berbagi sama Kaka mu ini hah ? " , tanya Jonathan pura pura tidak tau.
Selama ini Jonathan memang belum pernah bertanya pada Sisi tentang kisah nya dengan Satria. Dia sudah tau dari papa nya tapi dia berharap bisa mendengar langsung dari Sisi.
Sisi yang tidak bisa menahan air mata nya kembali menangis di hadapan Jonathan dan akhirnya dia menceritakan kisah cinta nya yang kandas bersama Satria.
Sebuah pelukan hangat seorang Kaka diberikan Jonathan untuk menguatkan Sisi.
"Aku berjanji akan memberikan obat penyembuh luka hati mu agar kamu tidak serapuh ini lagi nanti nya..", ucap Jonathan dalam hati.
☆
☆
☆
☆
☆
^^jangan lupa like dan vote dan komen ya readers^^
apartemen Sisi di London..
__ADS_1