Sisi, Jodoh Yang Tertunda

Sisi, Jodoh Yang Tertunda
Sisi kembali


__ADS_3

"Dia kembali ke Indonesia pasti karena Satria", Vita sengaja berkata seperti itu untuk melihat eskpresi Jonathan dan meyakinkan tebakan nya.


"Apa kamu tau banyak hal tentang masa lalu Sisi ? ", tanya Jonathan dengan ekspresi cemburu nya.


Vita tersenyum karena tebakannya benar bahwa Jonathan menyimpan cinta yang cukup besar untuk Sisi.


"Apakah Sisi masih saja polos sampai tidak menyadari ada cinta yang besar untuk nya dari Jonathan", batin Vita.


"Hmmm..saya mengenal Sisi ketika di kampus kebetulan kami satu fakultas. Dan ternyata Sisi adalah gadis cinta pertama almarhum suami saya yang sulit dia lupakan bahkan saat kami sudah menikah pun. Sisi sejak SMA sudah menjalin hubungan spesial dengan laki laki bernama Satria. Cinta mereka amat besar sampai tidak ada tempat bagi laki laki lain dalam hati Sisi, kecuali Satria", Vita menjelaskan hal yang dia ketahui tentang Sisi.


"Apa kamu tau kalau Sisi gagal menikah ?", tanya Jonathan lagi.


"Iya..saya tau, kebetulan sahabat saya ada yang menjalin hubungan dengan sahabat Sisi. Katanya Sisi pergi karena Satria di jodohkan , tapi Satria menikah hanya satu hari dengan gadis pilihan Eyang nya karena gadis itu ternyata sudah hamil dengan laki laki lain dan Satria menceraikan gadis itu tepat di hari pernikahan nya", Vita kembali menceritakan.


"Benarkah begitu..pantas saja Sisi ingin kembali karena mungkin dia sudah tau jika masih ada harapan untuk bersama Satria", Jonathan menyuarakan isi hatinya.


"Hmm..iya bisa jadi begitu Pak", jawab Vita.


"Panggil Jonathan saja supaya ga terlalu formal", Jonathan tersenyum.


"Besok mulai kerja ya, nanti biar Sisi bantu menjelaskan semua pekerjaan mu", ucap Jonathan.


"Baik", Vita menjawab sopan.


Setelah itu Vita pamit dari ruangan Jonathan. Dia mencari Sisi, ingin mengatakan kalau besok dia mulai bekerja dan mengucapkan terima kasih pada Sisi yang sudah membantu nya mendapatkan pekerjaan.


Sisi yang mengetahui Vita di terima sebagai pengganti dirinya merasa sangat senang.


"Aku bisa segera pulang", batin nya.


Sudah terpikirkan oleh Sisi, jika dia kembali ke Indonesia dia akan mencoba membangun perusahaan nya sendiri. Sisi sedang menyukai desain interior. Selama di London, dia berkesempatan memperdalam ilmu desain interior.


Sisi sudah mulai membuat desain desain dan memperkenalkan pada channel youtube miliknya yang dia buat sejak setahun lalu.

__ADS_1


"Lumayan juga, banyak yang mulai suka sama channel youtube aku, semoga ini menjadi awal yang baik", batin Sisi.


Satu bulan berlalu..


Vita sudah mampu menguasai semua pekerjaan yang selama ini Sisi tangani. Hari ini Sisi sudah resmi berhenti bekerja sebagai serketaris Jonathan. Hari ini pula Sisi akan kembali ke Indonesia.


Jonathan dan Vita mengantar Sisi ke Bandara.


"Kaka titip Papa dan Mama ya, tolong sering sering jenguk mereka karena Kaka belum bisa menjaga mereka", pesan Jonathan pada Sisi.


"Iya Kaka tenang aja, Sisi sudah anggap Papa dan Mama seperti orang tua Sisi sendiri", Sisi tersenyum tulus.


Sisi berpamitan pada Jonathan dan Vita.


"Jagain Kak Jo ya Kak, tolong ingetin dia makan karena Kak Jo sering lupa makan kalau udah kerja", Sisi menitip pesan pada Vita.


Vita mengangguk dan tersenyum lalu memeluk Sisi.


Sisi segera meninggalkan Jonathan dan Vita karena pesawat yang akan membawa nya ke Indonesia sudah siap dan penumpang di minta segera menaiki pesawat.


Sisi merasa gugup ketika pesawat yang membawa nya dari London telah mendarat dengan baik di Bandara Soekarno Hatta. Berbagai perasaan campur aduk dalam hati nya. Sisi melangkah kaki nya menuruni pesawat, kemudian segera menuju bagian administrasi dan terakhir Sisi menuju tempat pengambilan barang sebelum akhirnya keluar dari Bandara tersebut.


Sisi sudah memesan sebuah taksi dan minta diantar ke alamat sebuah apartemen yang sudah Sisi urus sewa nya sejak dia masih di London. Sisi memang sudah mempersiapkan segalanya.


Pak Albert dan istrinya sempat menawarkan Sisi untuk tinggal bersama mereka tapi Sisi menolak. Sisi merasa tidak enak hati, memang Pak Albert dan istrinya juga sudah menyayangi Sisi seperti anak nya sendiri. Anak sulung Pak Albert dan Jonanthan juga tidak keberatan malah mereka senang karena ada yang menjaga orang tua mereka.


Tapi Sisi tetap menolak karena merasa tidak enak hati telah mengecewakan Pak Albert dan istri nya dengan menolak cinta Jonathan. Sisi berjanji akan sering mengunjungi Pak Albert dan istrinya.


Di sinilah Sisi sekarang. Sebuah gedung apartemen di kawasan Jakarta Selatan menjadi pilihan Sisi untuk tinggal. Sisi segera memasuki unit apartemen yang sudah di sewa nya.


Seminggu di Jakarta..


Sisi menyewa apartemen dengan fasilitas dua kamat tidur. Dia memanfaatkan kamar yang satu sebagai ruang kerja sekaligus kantor nya sementara karena Sisi belum mendapatkan ruko yang cocok untuk dia sewa sebagai kantor.

__ADS_1


"Aku akan memulai semua nya dari sini", Sisi tersenyum melihat kamar yang sudah dia sulap menjadi ruang kerja atau kantor mini nya.


Sisi yang sedang membuka berita berita di internet, tiba tiba melihat info ada sebuah perusahaan properti yang sedang mengadakan tender tentang desain interior. Jika terpilih maka desain nya akan di kontrak untuk beberapa proyek perusahaan tersebut. Sisi tertarik mengikuti tender tersebut.


"SS Propertindo" Sisi membaca nama perusahaan tersebut. Jantung nya berdetak tidak normal ketika membaca kata "SS", dia teringat pada inisial namanya dan Satria.


"Mungkin hanya sebuah kebetulan", gumam Sisi.


Dia mulai memilih milih desain nya yang sesuai dengan kriteria yang di tentukan oleh SS Propertindo , kemudian dia kirimkan dalam bentuk soft copy melalu alamat email yang tertera pada iklan yang tadi dia lihat.


"Semoga Aku bisa mendapatkan tender ini", Sisi berdoa..


Tanpa Sisi ketahui kalau SS Propertindo adalah perusahaan milik Satria yang dengan kegigihan dan kerja keras nya Satria bangun hanya untuk mewujudkan impian Sisi meskipun sampai saat ini Satria masih belum bertemu Sisi kembali.


Satu minggu berlalu, di kantor Satria..


Rama membantu Satria mengecek desain desain yang di kirim oleh peserta tender. Ada tiga desain yang menarik perhatian Rama. Salah satu nya adalah yang di kirim oleh Sisi, tentu saja Rama tidak tau kalau pengirimnya Sisi karena Sisi menggunakan email yang sama dengan channel youtube nya.


Rama membawa ketiga desain pada Satria dan meminta Satria memilih. Cukup lama Satria menimbang desain mana yang akan dia pilih dan akhirnya pilihan nya dijatuhkan pada desain milik Sisi.


"Hubungi pemilik desain ini, kita akan pakai desain desain milik nya", instruksi Satria pada Rama.


Segera Rama membalas email yang Sisi kirim dan meminta mengatur jadwal bertemu.






__ADS_1


^^jangan lupa like vote dan komen..terima kasih sebelumnya..^^😘😘😘


__ADS_2