Smartphone Ku Bisa Menghubungi Author

Smartphone Ku Bisa Menghubungi Author
Bab 21. Unjuk Gigi


__ADS_3

Sambil saling tatap muka,Fara melepaskan pelukan dadakannya dan tersenyum kepada Rein. "Rein maafkan aku,akan aku jelaskan semua yang telah terjadi. Kamu sudah menyelamatkan keluarga ku." ucap Fara yang kemudian berlari ke arah kedua orang tuanya dan sedikit melihat ke arah Arumi Natasya. Seperti tersirat rasa cemburu,terlihat Fara meneteskan air mata yang tidak diketahui Rein dan semua orang.


Dan kembali ke Acara pernikahan yang kembali dilangsungkan,Rein kemudian maju ke altar dan saling melihat satu sama lain. Melihat wajah Arumi Natasya,saat ini Rein mencoba untuk memasukkan sebuah cincin pernikahan ke jari manis Arumi. Dilihat semua orang sebagai saksi yang telah mengesahkan mereka menikah,dan sebagai acara penutup Meresmikan pernikahan. Rein mendengar suara riuh tepuk tangan semua orang ketika melihat Rein sudah memasangkan cincin pernikahan ke jari manis Arumi.


"Tuan Muda Rein selamat!" Teriak semua orang.


Dan sambil menerima cincin pernikahan yang Arumi masukan ke jari manis Rein,semua orang juga langsung berteriak.


"Nona Muda Arumi selamat!." Teriak semua orang.


Hingga beberapa jam kemudian,sebuah pesta kembali dilangsungkan keluarga Basura yang sudah mendapatkan mantu mereka. Suasana pesta dengan banyak tamu yang tidak dikenal Rein,membuat Rein sedikit gugup. "Tuan Rein, Ayo Maju tunjukan Dansamu!" Teriak beberapa orang menyemangati.


Melihat sosok Arumi Natasya yang sudah berganti pakaian,Rein melihat sisi lain sosoknya. Hanya tertegun,terlihat Rein memperhatikan pesona Arumi. Hanya mengikuti alur yang dibuat dan dengan pengalaman dansa yang pernah dilakukan saat bersama Anita,saat ini Rein mencoba membuat gerakan permintaan. Dan sambil meraih tangan Arumi Natasya,Rein bersiap.


"Hah,akhirnya aku tak punya pilihan." Keluhan Rein dalam hati sambil terus membuat gerakan dansa bersama Arumi. Sampai dua orang datang ke tempat pesta Acara pernikahan. Orang tua dari Arumi Natasya saat ini langsung membuat gaduh Aula utama mansion super.


"Ayah!, Apa yang kamu lakukan! Pernikahan Arumi tidak sah!" Teriak seorang wanita yang merupakan anak dari Orgami Basura. " Ayah sengaja tak memberitahu tentang pernikahan ini dari kami. Bagaimana pun,Orang asing itu tidak pantas untuk Putri ku!."


Sambil berteriak tidak jelas,sosok Ibu Arumi sedang menyampaikan protes ke Orgami Basura yang tengah menikmati Acara pesta pernikahan.


"Mama! Papa!" Ucap Arumi Natasya yang kemudian melepaskan tangannya dari Rein.


Dan Rein memang sedari tadi awal bingung dengan tidak adanya orang tua Arumi yang datang dan melihat anaknya menikah. Sambil duduk dan tidak ingin ikut campur urusan keluarga,Rein langsung meraih sebungkus Rokok di saku seseorang. "Nah,apa bakal ada keributan keluarga?." Tanya Rein pada seseorang.


"Pasti tuan Rein" ucap seseorang yang kemudian membantu Rein menyalakan Korek Api.


Hanya ingin melihat apa yang akan terjadi,Rein mencoba untuk menonton keempat orang yang sedang berbicara." Fueh,Dasar Kakek tua." Keluh Rein sambil mencoba untuk membuat pesan pada Authornya.


Ping!

__ADS_1


[Kau merencanakan ini?] tanya Rein.


Ping!


[Maaf Rein,aku salah upload naskah. Tadinya aku mau buat kamu jadi pewaris tunggal keluarga mu yang ternyata konglomerat,Sudah aku coba Revisi tapi gagal karena Daily update.] Balas Author dengan beberapa emoji permintaan maaf.


Ping!


[Pantas saja ada yang aneh,tapi kayaknya menarik tak apa. Mungkin sedikit perubahan boleh juga] balas Rein sambil menghembuskan asap rokoknya.


Dan di dunia Sang Author saat ini, dia sedang membuat revisi ulang tiga karyanya yang juga salah update,sambil kebingungan dengan jalan cerita yang dibuat. Sang author beberapa kali mencoba untuk mengedit beberapa nama karakter karyanya.


"Argh!,Bagaimana ini? Kacau!" Teriak Author kembali mencoba untuk terus mengirimkan Revisi.


Sambil melihat ke arah istrinya yang sedang memasak,Sang author mencoba untuk memenangkan dirinya. "Bu,buatin aku kopi pahit,suntuk."


" Bu,hari ini aku lagi libur kerja. Aku kehilangan daya pikir. Tolong ya,hari ini aku tidak mood" Keluh Author melihat wajah istrinya menyeringai."Hehe,bercanda bu."


Sambil membersihkan Kloset,terlihat Author mencoba untuk mencari inspirasi dimana naskahnya yang sudah acak-acakan akan di gubah kembali alurnya." Hem,lebih baik aku pikirkan lagi alur yang baik." Sambil duduk di Kloset dan menyalakan sebatang Rokok,Sang author sendiri mencoba membayangkan beberapa hal yang harus di ganti dan di tulis ulang.


***


Kembali ke Dalam Kisah Rein.


Sambil di tarik paksa oleh ibu dari Arumi yang tidak suka dengan tingkah ayahnya yang seenaknya jidatnya menikahkan putrinya. Sosok wanita yang masih bisa dibilang cukup muda berkisar 38 tahun langsung menyuruh Rein membatalkan perjanjian pernikahan yang mereka lakukan.


"Hey,hey Anatasya. Jangan seperti itu dengan mantu yang sudah menyelamatkan papamu" ucap Orgami Basura menyeringai.


"Papa!, pokoknya Sekarang batalkan pernikahan ini!, Atau aku akan minum kopi ini!" Ucap Anatasya mengancam.

__ADS_1


"Memang kamu mau apa dengan kopi itu?" Tanya Orgami Basura heran dengan tingkah laku anaknya. Sambil bersiap melakukan sesuatu.


Sembari meraih kopi ditangan Ibunya,Saat ini Arumi memohon pada ibunya untuk tidak meminum kopi tersebut. "Jangan bu,Nanti ibu jadi begadang terus" Lirih Arumi yang langsung mengambil cangkir kopi ditangan Ibunya.


"Memang apa salahnya begadang?" tanya lirih Rein yang saat ini berdiri dengan seseorang pria kekar yang merupakan ayah Arumi.


Menjawab apa yang ditanyakan Rein,terlihat ayah Arumi seperti ketakutan. "Kalau dia minum kopi kekuatannya akan berlipat ganda,Bahkan gajah bisa langsung dia remukan."


"Istriku pasti akan mengamuk saat ini."


"Benarkah?" Tanya Rein penasaran. Meraih kopi ditangan Arumi dan memberikan kembali pada ibunya,Rein ingin tahu. " Tante,minum saja."


Dan semua orang langsung terkejut dengan apa yang dilakukan Rein. "Hey,apa yang kamu lakukan!, Kau mau mencoba menjadikan ibuku monster!" Bentak Arumi melihat ke arah Rein.


"Tak apa Arumi,kakek sudah pernah melawan mode kedua ibumu. Biar kakek yang menangani Anatasya." Tutur Orgami yang sedari tadi sudah bersiap dengan kemungkinan perlawanan dari Anaknya. Mengambil susu yang diberikan pelayan wanitanya,Sosok Orgami menyuruh semua orang mundur termasuk Rein." Kalian semua jaga jarak,ini pertarungan Antar Ayah dan anak."



Bagi sebagian orang di tempat tersebut tahu bahwa Keluarga Basura memiliki kelainan genetika,yang dimana keturunannya akan mendapatkan kemampuan khusus setelah mengkonsumsi sesuatu. Rein yang heran,saat ini bertanya kembali pada Ayah Arumi. " Daddy, apa mereka mau bertarung?." tanya Rein.


"Jangan panggil aku daddy,kau belum resmi menjadi mantuku sampai pertarungan penentuan ini berakhir." Ucap Ayah Arumi yang menyuruh Rein tetap menjaga jarak.


"Oh!,Baiklah. Mungkin ini akan sedikit tegang" Ucap Rein melihat Arumi yang sedang menaruh kedua tangannya ke mulut,mencoba untuk menerima apa yang akan terjadi.


"Kakek, Mama.. Jangan lakukan,Terakhir kali kalian membuat hancur gedung pertokoan,Pernikahan ini aku yang meminta." Ujar keras Arumi mencoba menghentikan apa yang akan terjadi.


"Hahaha, Baiklah Anatasya. Jika kamu bisa menang melawan ku,terpaksa aku batalkan pernikahan ini." Ucap Orgami melihat seseorang melompat ke tengah keduanya.


Setelah berkonsultasi dengan author,sosok Rein muncul dengan kerennya. " Kek,walaupun aku juga tidak setuju dengan pernikahan ini karena terpaksa. Biar aku menaklukkan mama mertua."

__ADS_1


__ADS_2