Smartphone Ku Bisa Menghubungi Author

Smartphone Ku Bisa Menghubungi Author
Bab 28. Pilihan Terbaik Dengan Hiburan


__ADS_3

Dan Rein sendiri,walaupun saat ini tahu bahwa Arumi membohongi dirinya tentang siklus bulanan. Rein terlihat cukup senang, karena mendengar ucapan terimakasih pada dirinya saat hendak pergi. Sosok Rein bertopeng, yang dimana saat dirinya melepaskan ikatan Arumi,dan sesaat setelah semua kejadian di gudang dikendalikan oleh pihak kepolisian.


Saat itu Rein dengan di pegang tangannya melihat sisi lain wajah Arumi yang tersenyum sambil memegang tangannya dan mengucapkan terimakasih. Walaupun hanya setengah detik,Rein yang akhirnya pergi dari gudang tetap memantau keadaan Arumi yang dibawa bersama beberapa orang pemuda dan perempuan teman sekelasnya. Tentunya Rein juga masih harus menjaga Arumi sampai dia kembali ke rumah Moon House.


Tak bisa tidur,Rein mendengar suara pintu kamarnya di ketuk seseorang. Sekitar pukul 22:03 Malam, Sosok wanita yang lebih tua dari Rein mencoba untuk membangunkannya.


Tok!


"Rein.." ucap Griss yang sedari tadi menunggu Rein pulang dan melihat Rein kembali sebelum Arumi pulang.


Krek!


Membuka pintu kamarnya,Rein sedikit tertegun melihat penampilan Griss yang lebih berani di malam hari. Dimana berbeda dengan pakaian pelayannya,Griss yang memakai celana pendek hitam dengan kaos putih lengan pendek memperlihatkan lekukan tubuh dan beberapa benjolan dasarnya.


"Bu Griss?, Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Rein yang langsung di tutup mulutnya dengan jari tengah Griss.


"Ssh, Aku mau bicara dengan mu" ucap Griss yang langsung mendorong tubuh Rein ke dalam kamarnya.


Menutup pintu perlahan,saat ini Griss bersandar sambil memerahkan wajahnya dengan beberapa gerakan tangan di belakang buritan nya. Hanya melihat Griss yang aneh,Rein kembali tertegun melihat bibir Griss merona yang memantulkan cahaya lampu kamarnya. "Rein, aku melihat semua yang kamu lakukan." Terang Griss sambil mengambil HP di bagian celah celananya. Dimana Griss yang sudah mengambil beberapa video saat Rein kembali ke rumah dengan cara yang tidak wajar.


"Saat kebakaran itu kamu kan?" tanya Griss yang juga menunjukkan beberapa foto yang berhasil diabadikan di hpnya. Sambil tertegun melihat Dirinya yang juga sedang melompat dari atas gedung universitas bersama Fara.Saat ini Rein terkekeh melihat dirinya di video tersebut.


"Kau menyadarinya juga,Lalu siapa lagi yang tahu?" tanya Rein yang mendengar suara pintu kamarnya seperti di putar knock kuncinya. "Bu, Griss..? hehe,apa yang kamu mau lakukan sebenarnya?."


Berjalan pelan ke arah Rein ,Griss yang juga mendapat mandat dari Kakek Basura,terlihat berbeda saat ini. Entah apa yang sudah mereka sepakati, "Aku akan melunasi hutang keluarga. Aku ingin menyerahkan keperawananku " Ucap Griss dalam hati melihat Rein yang terus mundur.


"Bu Griss, Ada Arumi..di rumah,apa yang kamu mau?" tanya Rein kembali tertegun melihat tingkah aneh Griss.

__ADS_1


Sambil tersenyum berbeda,Griss berkata " Sebelum Nona Arumi tidur di kamar lain,aku sudah memberikan minuman campur obat tidur. Sudah ku pastikan dia bermimpi indah."


Sambil meraih baju Rein,tampak Griss langsung mendorong tubuhnya ke arah Rein. Hingga membuat dirinya jatuh tepat di dada Rein. "Kamu juga pasti sudah melakukan ini dengan Nina bukan?, Kamu lebih suka wanita yang lebih dewasa,bukan?" tanya Griss yang membuat gerakan usap di pipi Rein.


Sambil merasakan tubuh Griss yang menempel,Rein kembali tertegun. "Gluk, Kenapa tiba-tiba berdiri?" tanya Rein dalam hati merasakan bagian paha Griss menggesek celana pendek Boxer ketatnya,yang dimana saat ini Rein hanya memakai Boxer ketat berwarna biru dan kaos katun dengan gambar kucing.


"Kamu tak bisa membohongi bagian ini" ucap Griss yang merasakan sesuatu mulai bergerak,yakan?."


"Gluk..ini tidak benar,Bu Griss.." ucap Rein langsung mendorong tubuh Griss tapi Dorongan tangannya memegang lembut dua buah pepaya mengkal dan Ranum milik Griss.


"Aw!" Rintihan Griss merasakan!.


"Bu Griss,aku tidak bermaksud.." ucap Rein yang diraih tangannya dan Griss yang langsung menyuruh Rein meremas beberapa kali pepaya mengkal nya.


"Uah!" Lirih Griss kembali merasakan sensasi menikmati.


Tapi disaat mereka berdua sedang saling remas,kembali suara pintu kamar Rein di ketuk seseorang.


Tok!


Membuka kamarnya dan menyuruh Griss bersembunyi,saat ini Rein kembali memutar kunci kamarnya dan melihat sosok Fara yang memakai pakaian lingerie magenta dengan celana ketat panjang sampai siku kakinya. Memperlihatkan dengan jelas dua buah mangga ranum miliknya.


"Gluk" Rein memerah wajahnya melihat sosok Fara yang juga berbeda,Rein melihat rambut panjang hitam terurai sedikit menutup bagian depan tubuh Fara. "Fara,apa yang mau kamu lakukan?."


Seperti halnya Griss,saat ini Fara langsung mendorong tubuh Rein masuk bersama dirinya ke dalam kamar." Rein, sekarang aku sudah menjadi milik mu. Bagaimana pun, aku tahu kamu belum melakukan apapun dengan Nona Arumi." Ucap Fara yang kemudian bersandar di pintu dan dengan tangannya dia mengunci pintu kamar Rein."Aku ingin kamu yang pertama kali melakukannya."


Klek!

__ADS_1


"Tunggu,Fara..Apa yang mau kamu lakukan disini?" tanya Rein yang mundur ke belakang ketika melihat Fara yang terus berjalan maju ke arahnya.


Sambil tersenyum,Fara kemudian berkata " Malam ini aku ingin membuat mu puas, Karena sekarang aku sudah jadi milik mu."


"Eh!!" Teriak Rein pelan merasakan tubuh Fara yang langsung jatuh ke pelukannya.


Kembali tertegun merasakan sesuatu,Rein merasakan elusan tangan Fara yang menggosok dadanya dan merasakan bagian paha Fara yang mengelus celana Boxer nya. " Sudah tegang,apa kamu kesepian? Padahal baru menikah. Tapi belum merasakan malam pertama?, Rein.. Jika seperti ini,kamu pasti berharap ada seseorang yang menemani mu malam ini.Yakan?" Gumam pelan Fara dengan suara menggoda.


"Gluk, Fara. Tapi bukan kamu saja yang ada di sini" ucap Rein melihat Griss yang sudah muncul di belakang mereka berdua.


Sambil merasakan kakinya yang dipegang Griss,saat ini Fara berbalik arah " Bu,Griss!"


Dan beberapa menit kemudian..


Duduk bertiga sambil terus merasa malu,Baik Rein,Griss dan juga Fara terdiam beberapa saat.


"Ehem,lebih baik kalian berdua kembali." ucap Rein yang sedang menahan sesuatu dan tidak mau berdiri.


"Tidak,aku sudah berjanji untuk menghibur mu" ucap Griss yang perlahan membuka kaosnya dan memperlihatkan Bra ungu renda di depan mata Rein.


"Aku juga" Ucap Fara yang menyingkap lingerie,dan memperlihatkan Bra Magenta di depan mata Rein.


Hanya saling mengangguk,mereka berdua melihat ke arah Rein yang tertegun. "Sungguh aku pria Normal, Kalian berdua.." ucap Rein yang langsung kembali di tubruk oleh Fara dan Griss.


"Walaupun aku tidak jadi pacarmu, Aku sudah menyerahkan tubuh ini" Ucap Fara yang menyuruh Rein meremas mangganya.


"Tidak ada yang salah, Hubungan Dosen wanita dengan Mahasiswa prianya." Ucap Griss yang memegang bagian dalam celana Rein dan bersiap menariknya.

__ADS_1


"Kalian,tolong hentikan. Aku Tidak tahan.." Ucap Rein melihat tangan Griss mencengkram batang pisangnya. Buah segar,Ayo beli,buah segar..


"Uaah!" Rintih Rein keras!.


__ADS_2