
Duduk bertiga, di sebuah ruangan aula utama.
Tampak Rein terus memperhatikan Leinera yang hanya sekedar menemani papanya dan dirinya berbicara. Terlalu indah untuk dikatakan sebagai obat nyamuk. Sambil memperlihatkan sebuah dokumen yang memang sengaja di bawa, Jonathan heart yang meminta Leinera untuk mencari orang bernama Rein. Saat ini cukup senang setelah mengetahui bahwa Rein adalah teman anaknya sendiri. Walaupun Jonathan belum tahu, Bahwa Rein merupakan menantu kakek origami Basura. Dan Leinera sendiri tak mengatakan pada papanya bahwa dia magang di Moon House sebagai seorang dokter pribadi Arumi.
Yang dimana Leinera diberikan tugas papanya untuk mengawasi perkembangan keluarga cucu Kakek Orgami. "Kau pasti terkejut ya Rein?, untunglah kalian berdua saling kenal." ucap Jonathan heart yang memberikan Rein sebuah dokumen pemeriksaan Kakek Orgami dan Seorang Perwira polisi yang merupakan ayah dari Anita.
"Maksud papa apa? Kenapa memperlihatkan ku dokumen pemeriksaan?" tanya Rein tak mengerti.
"Cih!" gerutu Leinera mendengar Rein berkata papa.
Sambil menjelaskan sesuatu, Jonathan yang memang penasaran dengan Rein langsung mencoba untuk mengatakan beberapa hal. "Ini adalah hasil pemeriksaan Seorang kakek yang memang aku tangani. Entah apa yang terjadi, aku melihat di bagian jantung Kakek Orgami. Dan Bagian jantung Koja yang memiliki penyakit jantung. Tampaknya ada bagian yang aneh."
"Yang dimana di bagian ini" Sambil memperlihatkan sebuah hasil foto rontgen, Jonathan menunjukkan sebuah titik api biru kecil. "Ini adalah hasil pemeriksaan mereka berdua, yang dimana kamu saat sedang berada di rumah sakit. Membuat sebuah keajaiban, Apa kamu saat itu sadar dan yakin bisa menyembuhkan Koja?."
Rein yang memang mengingat hal tersebut tertegun mendengar Jonathan mencarinya hanya untuk mengatakan hal tersebut. "Entahlah, aku hanya punya firasat khusus untuk menyelamatkan Ayah Anita." Ucap Rein yang berpikir bahwa Jonathan belum mengetahui hubungannya dengan Kakek Orgami.
Sambil melirik ke arah Leinera yang seperti tak mengatakan apapun, Kalau Leinera magang di Moon House. Rein kembali mendengarkan apa yang dikatakan Jonathan. "Rein, Jika semua dokter tahu kamu punya teknik aneh bisa menyembuhkan penyakit jantung. Kamu pasti akan terkenal, dan bisa membantu semua orang. Aku sebut ini Alternatif Surgeon." Jelas Jonathan yang kemudian memberitahu beberapa pesan pada Rein.
"Dia adalah pasien ku yang sudah lama mengidap penyakit jantung sejak kecil. Rein, walaupun metode mu aneh. Katakan, apa kamu bisa melakukannya lagi?" tanya Jonathan kembali menjelaskan.
"Namanya Adam Roxy. Dia seumuran dengan mu, sekitar 21 tahun. Selama hidupnya dia terus berada di dalam rumah dan tidak pernah keluar kamar. Aku sendiri sudah putus asa, dan ketika melihat Koja sembuh dan Kakek Orgami juga sembuh, aku juga sempat menanyakan pada kakek Orgami siapa orang yang menyelamatkannya. Dan ternyata, orang yang sama yaitu kamu Rein." Jelas Jonathan yang langsung memegang tangan Rein, dengan sebuah harapan.
"Oh ya, kamu masih bujang kan?" tanya Jonathan.
__ADS_1
"Kenapa tanya hal seperti itu?" tanya Rein.
"Baiklah, aku akan jujur padamu. Jika kamu bersedia menyembuhkan Adams, aku Jonathan Heart akan langsung menerima mu menjadi menantuku." Ucap keras Jonathan yang langsung membuat Leinera tersentak.
"Papa!, Apa yang kamu katakan!" Teriak Leinera berdiri dan mencoba untuk berbicara. "Rein itu sudah.." Belum menyelesaikan perkataannya Leinera mendengar papanya membentak dirinya.
"Diam kamu Leinera!!!, Jika papa punya menantu pria dengan bakat. Apapun akan ayah berikan termasuk kamu." Sambil terus memegang tangan Rein, Jonathan heart menatap Mata Rein dengan penuh keyakinan.
"Tapi pak Jonathan..aku" ucap Rein terus melihat Leinera yang membuat ekspresi kesal.
"Baiklah, Aku akan coba." Ucap Rein tentunya berhati-hati dalam membuat keputusan. Terlebih Dia berpikir apakah tinju satu inch nya beneran berfungsi untuk mengobati penyakit jantung.
"Tapi, Kalau itu gagal bagaimana?"
"Pak Jonathan, akan aku pikirkan." ucap Rein yang terus di tatap Leinera.
Berpikir bahwa Leinera memang belum mengatakan apapun tentang dirinya yang sudah menikah dengan cucu kakek mafia kejam. Rein yang sedari SMA tergila-gila dengan Leinera terlihat ingin mengurungkan niatnya. Terlebih dia sudah memiliki Seorang istri Gadis SMA. "Tapi aku hanya ingin tahu saja, dan apapun keputusan ku. Tolong di Terima ya pak Jonathan." Tutur Rein pelan.
"Baiklah, memang ini sulit. Bagaimana pun memang belum ada metode penyembuhan penyakit jantung di dunia ini." ucap Jonathan yang mendengar suara notifikasi panggilan telepon.
"Maaf Rein"
" Ya, silakan" ucap Rein melihat Jonathan pergi ke sisi lain untuk menerima panggilan telepon.
__ADS_1
Sambil saling pandang, tampak Leinera ingin langsung memberitahu siapa Rein sebenarnya. "Aku memang belum memberitahu papa tentang dirimu yang sudah menikah dengan Arumi. Dan Jangan harap kamu bisa menikah dengan ku." Ucap Leinera terlihat kesal.
"Iya, aku paham kak" ucap Rein tahu beberapa sifat Leinera sejak pertama kali bertemu.
Kembali ke tempat Rein dengan wajah lesu, Jonathan heart terus melihat dan menatap Rein. "Adam sedang kritis. Mungkin memang sudah tak bisa di selamatkan lagi. Baiklah Rein, Aku akan ke Rumah keluarga Roxy. Maaf aku sudah mengundang mu dan memaksa mu melakukan hal tersebut." Ucap pelan Jonathan putus asa.
"Pak Jonathan, tunggu. Apakah aku boleh ikut?" tanya Rein yang melihat Jonathan bersedih.
***
Hanya berdua pergi ke sebuah tempat, menuju super mansion Keluarga Roxy. Rein melihat senyum Jonathan yang terbuka lebar. "Rein, aku harap kamu bisa menyembuhkan Adams." Ucap Jonathan yang melihat mobil Leinera membuntuti.
"Papa, Anakmu ngikutin kita loh" Ucap Rein memberitahu.
"Aku tahu kok?, Padahal aku menyuruhnya untuk secepatnya kembali ke moon house. Pasti Aku nanti di komplain Kakek Orgami." Keluh Jonathan yang memang tidak memberitahu kemana dirinya akan pergi.
"Memang Leinera tidak tahu rumah pasien Papa?" tanya Rein tersenyum.
"Tidak, tapi setelah melewati terowongan ini. Dia juga akan kehilangan kita" Jelas Jonathan tersenyum.
Dan di mobil lain, Leinera saat ini sedang mencoba untuk tidak membiarkan papanya mengatakan hal yang tidak tidak, terlebih Leinera tahu beberapa hal tentang Rein di masa SMA. "Mana mau Aku Menikah dengan pemuda seperti Rein. Waktu itu aku hanya berterimakasih padanya karena mau mendonorkan darah pada teman ku."
"Lagi pula siapa juga yang mau di madu" tutur Leinera melihat mobil Papanya masuk kedalam terowongan gelap yang menembus wilayah perbukitan dengan sawah di atasnya. Terus memperhatikan terowongan yang hanya memiliki lampu remang dan tak ada mobil lain. Leinera mencoba untuk melihat bagian depan jalan, dimana Mobil papanya seketika melesat lebih cepat. "Aih, Aku lupa kalau dulu papa mantan pembalap liar dan menjadi dokter demi menyelamatkan mama."
__ADS_1
Seperti kehilangan jejak, saat keluar dari terowongan. Tampak Raut wajah Leinera kesal. "Setelah ini aku akan langsung memberitahu Papa siapa Rein sebenarnya." Keluh Leinera yang terus melajukan mobilnya.