Smartphone Ku Bisa Menghubungi Author

Smartphone Ku Bisa Menghubungi Author
Bab 30. Kedatangan Tamu


__ADS_3

Dan secara langsung,sebuah kecupan Rein tanamkan di bibir Arumi. Yang di mana,Arumi langsung meronta mencoba untuk mencegah Rein memainkan lidahnya yang terus masuk kedalam mulutnya.


Yang Bahkan untuk sekedar meronta,Rein yang memang sengaja memegang erat dua pergelangan tangan Arumi langsung tersenyum. Dan dengan cepat dia langsung membuat tiga tanda ****** di leher Arumi. Dimana tanda tersebut membekas merah,dan setelah terlepas dari dekapan Rein,terlihat Arumi yang memberontak. "Apa yang kamu lakukan!" ucap Arumi yang kemudian berlari ke arah kamar mandi untuk melihat tanda yang dibuat Rein di lehernya.


Mengikuti Arumi pergi,Rein bersandar di dekat dinding sambil menunggu Arumi keluar. Melihat Fara yang melihatnya melakukan hal tersebut,Rein kembali tersenyum. Hanya berjalan pergi untuk melakukan tugasnya,Fara kembali ke tempat dimana Griss berada. "Walaupun sempat aku ingin memiliki hubungan dengannya,tapi demi dia aku melakukan semua ini. Dia orang yang pertama baik dengan ku" Gumam Rein mengenang beberapa hal saat bersama Fara dan pertemuan pertama mereka.


Kembali mendengar suara pintu kamar mandi terbuka,Rein melihat ekspresi Arumi yang kesal. Melihat di lehernya seperti sudah tak ada lagi bekas kecupan,Rein tahu jika Arumi meratakan permukaan kulit lehernya dengan bedak. "Sebenarnya apa yang kamu inginkan!" Bentak Arumi.


"Bukankah pasti nanti kakek meminta sebuah bukti kalau kita sudah saling melengkapi?, Aku hanya ingin menolong kita berdua." Ucap Rein yang kembali berjalan dan memberitahu maksudnya.


Melihat Rein yang pergi,terlihat Arumi paham dengan apa yang dimaksud Rein. "Tapi,kamu tidak harus melakukan hal tersebut dengan paksa. Aku belum mengenalmu terlalu jauh. " Ucap Arumi yang kemudian di hampiri Griss yang memberitahu Bahwa kakeknya sudah datang dan ingin segera menemui mereka berdua.


"Baik,katakan pada kakek untuk menunggu" Ucap Arumi yang kemudian berjalan ke arah kamar Rein.


Melangkah cepat,Arumi yang saat ini tidak tahu bahwa Rein sedang berganti pakaian langsung terbelalak melihat Tubuh Rein yang tidak memakai apapun. "Uwaa!" teriak Arumi langsung kembali menutup pintu kamar Rein yang sebenarnya adalah kamar mereka berdua.


"Kakek sudah datang,cepat lah" Teriak Arumi memerah wajahnya.


Keluar dari kamar dengan pakaian rapi,saat ini Rein tersenyum. "Kau sungguh tidak sabaran" ucap Rein terkekeh melihat ekspresi Arumi yang melihat dirinya saat tanpa pakaian.


"Bodoh!" ucap Arumi yang hanya ingin memberitahu dan langsung kembali pergi bersama Rein untuk menemui kakeknya. "Cepat,kakek tidak suka menunggu."


Sambil menggandeng tangan Rein,terlihat Arumi menarik paksa tubuh Rein berjalan. "Iya,santai santai saja.." ucap Rein heran.

__ADS_1


***


Di ruangan Tengah,aula utama Moon House.


Datang dengan didampingi empat pelayan wanita dan beberapa orang pria yang berdiri di beberapa bagian,sosok Orgami Basura tersenyum melihat keduanya yang akur. Melihat Rein datang sambil memberikan kecupan tangan "Hohoho,mantu ku sungguh sangat sopan" ucap Orgami Basura terkekeh.


"Kek.." ucap Arumi yang ingin tahu apa maksud kedatangan kakeknya.


"Arumi,Rein.. Kakek Ingin bisa hidup lebih lama lagi. Jadi sebelum kakek tiada,kakek ingin menimang pewaris langsung keluarga Basura. Jadi kakek datang untuk melihat bukti kalau kalian sudah melakukan beberapa hal,yang walaupun cuma sekedar tanda" ucap Orgami Basura yang juga sudah menyiapkan beberapa rencana.


Malu memperlihatkan bekas kecupan di lehernya,Saat ini Arumi langsung menghapus bedak di lehernya. Memperlihatkan tiga bekas merah,Arumi langsung di tarik Rein dan merasakan dirinya yang langsung di pangku oleh Rein.


"Kakek tenang saja,Aku senang melakukan secara bertahap." Ucap Rein mencegah Arumi meronta sambil berbisik pelan di telinganya. "Ikuti saja."


Sambil menepuk-nepuk beberapa kali telapak tangannya,sosok Orgami Basura seperti sedang memanggil seseorang. "Leinera Heart.." panggil Orgami Basura.


Dan sesaat kemudian,seseorang perempuan datang dengan pakaian magang kedokteran. Dimana saat ini,sosok bernama Leinera datang sambil memakai kacamata dengan membungkuk hormat pada Orgami Basura. Sambil melihat ke arah Rein dan semua orang,sosok Leinera Heart tampak jelas memperhatikan sosok Rein yang sedang memangku Arumi. Tampak raut di wajah keduanya tersirat bahwa mereka saling mengenal.


"Rein Rumble!" Tutur Leinera tahu sosok pria di depannya.


Sambil berdiri dan menurunkan Arumi,Rein sendiri terkejut melihat sosok Leinera. "Kau.." ucap Rein terkejut.


Melihat keduanya seperti sudah saling kenal,tampak Orgami Basura seperti tak lagi harus memperkenalkan Leinera pada Rein. Tapi walaupun demikian,tampak Apa yang diinginkan Orgami Basura seperti akan segera tercapai. " Mulai hari ini,Leinera heart akan tinggal disini sekaligus memantau perkembangan kalian berdua. Dia sedang menjalani magang di rumah sakit milikku,papanya bekerja dengan ku." Jelas Orgami Basura yang memang sengaja membawa Arumi untuk magang di tempatnya.

__ADS_1


Sambil duduk dan menjelaskan perihal kedatangannya,Leinera sambil menyesap teh tersenyum ke arah Rein. "Ya,yang dikatakan Kakek Orgami benar adanya. Aku diminta ayahku untuk langsung mempraktekkan dan mengirimkan beberapa data dari pasangan yang baru menikah. Dan ini adalah sebuah tes untuk ku,apakah aku bisa bekerja nanti di rumah sakit yang di kelola langsung oleh ayahku." Jelas Leinera menambahkan.


"Baiklah,karena mungkin kamu akan kerepotan di sini, aku juga akan memperkenalkan seseorang yang datang dari luar negeri"


"Dia seorang perawat yang dikirim ayahku untuk membantu ku." Ucap Leinera yang masih menunggu seseorang datang ke arah Moon House.


Sambil berbincang beberapa hal,sampai sekitar satu jam mereka menunggu seseorang yang datang terlambat. Berlari masuk dengan pakaian perawat,terlihat seseorang yang sedang menenteng beberapa berkas ditangan. "Maaf aku terlambat.." ucap seorang wanita muda.


Yang di mana,mata Rein langsung terbelalak melihat dirinya. Sambil berdiri dan melihat satu sama lain. Rein dan seorang Wanita muda terus saling melihat.


"Kau!" Ucap keduanya heran dengan pertemuan mereka.


Kembali terkekeh,Orgami Basura melihat Rein seperti mengenal seseorang yang akan membantu Leinera. "Oh,bahkan dia tidak terlibat masalah dengan keluarga Basura," Ucap Orgami yang kemudian berdiri dan mengajak Semua orang untuk makan siang.


Sambil berjalan ke arah meja makan,Rein sedikit tegang melihat perawat yang berjalan bersama Leinera. "Kenapa adik Nina ada disini?" tanya Rein dalam hati yang pernah di usir dari rumah Bu Nina.


"Duh,tenyata dia menantu orang kaya.Ah,kenapa aku tidak menolak saja!" ucap Seorang wanita perawat yang merupakan adik dari Bu Nina.


"Kalian sudah saling kenal?" tanya Leinera yang juga memiliki sebuah hubungan dengan Rein di masa lalu.


"Hey..Rina?."


Sambil memalingkan wajahnya,sosok perawat Rina Rurina merasa sudah melakukan kesalahan menerima pekerjaan yang diberikan ayah Leinera "Hehehe." Tawa Rina Rurina melihat ke arah Rein yang sedang menggandeng tangan Orgami bersama Arumi.

__ADS_1


"Gawat,pasti dia dendam."


__ADS_2