
"seberapa jauh kamu menghindarinya dia tetap akan mengejarmu"
Hans pov
Gw ketawa terbahak-bahak sampai ga sadar bahwa alyn udah ga didepan gw sekarang, pasti dia marah banget karena suara tawa yg kira dia itu ejekan. Ah bodoh banget gw bisa kehilangan dia padahal baru satu hari.
"***** ini alyn kemana sih? Baru aja pdktan udah ilang apalagi kalo pacaran" gumam gw sambil mencari-cari sosok alyn disekitar sekolah.
Gw lari kesana kemari tapi belum ada tanda-tanda alyn, apa alyn tersesat dirooftop terus dia ga sengaja kepleset terus jatoh? Semua pikiran negatif udah muncul dikepala, karena tambah cemas otak juga ga bisa mikir, akhirnya dengan terpaksa gw berhenti dulu buat kondusifin otak, tiba-tiba ada sebuah tempat yg muncul diotak dan belum gw cek.
"Gw inget! Ada satu tempat yg belum dicek"
Setelah bergumam, gw bergegas lari menuju lantai dua deket lab sains. Dan bener dia ada disana sama Kevin, lega rasanya bisa liat dia ga kenapa-kenapa.
Tapi kenapa hati ini kerasa sakit ya pas liat mereka berdua, Ga mungkin gw jatuh cinta sama cewek itu.
Hans pov end
Setelah hans menemukan alyn dia langsung menghampirinya dan memanggil nama wanita yg dicarinya tadi.
"Alyn Alyn Alyn!" teriak hans sambil berlari kecil.
__ADS_1
Setelah mendengar teriakan tadi, alyn dan Kevin segera menengok ke belakang. Muka alyn sedikit terkejut karena lelaki itu masih mencarinya.
"Alyn huft akhirnya gw nemuin lu juga"
"Kenapa anda mengikuti Saya? Bukankah anda sibuk menertawakan Saya?" Sambil menatap hans penuh dengan amarah.
"Bukan gw ngejek lu, tapi lu lucu makannya gw ketawa udahlah jangan marah, nanti dibeliin coklat okeh?"
Alyn masih tidak menatap hans, mukanya masih saja terlihat muram, Tiba-tiba Hans memegang tangannya dengan erat dan berbicara dengan kevin. Setelah mereka berbicang-bincang hans pun membawa alyn ke rooftop sekolah, disana hans teriak cukup keras membuat alyn sedikit terkejut.
"AHH KENAPA CEWEK INI BUAT GW CANDU TUHAN!"
"maksud kamu? Aku barang terlarang yg membuatmu menjadi pecanduku?" Kata Alyn dengan muka yg sangat polos.
Mereka akhirnya turun dari rooftop dan pergi keruang guru. Setelah kejadian tadi sekarang alyn sudah ada didalam kelas bersama teman sebangku barunya.
"Alyn mikirin apa lu? Bengong mulu" kata teman barunya yg bernama bella.
"Saya hanya sedang memikirkan perkataan hans tadi"
"Apa kak Hans! Cowok yg terkenal di seluruh sekolah ini? Lu Deket sama dia? Ada hubungan apa lu? Gausah deket-deket deh nanti lu jadi banyak masalah"
__ADS_1
"Saya tidak mendekatinya bella dia yg mendekati saya dulu, bagaimana bisa dia menjadi populer disekolah ini padahal dia sangat menyebalkan"
"Siapa yg nyebelin? Gw? Bukannya lu yang ninggalin gw?"
Ya alyn sangat terkejut dengan suara itu, bagaimana tidakĀ itu adalah suara hans lelaki yang tadi dia bicarakan bersama sahabatnya itu.
"Kamu yang menyebalkan bukan saya, mau apa kamu kesini?" Kata alyn dengan nada juteknya.
"Mau ngajak lu makan dikantin buat traktir lu makan mau ga?"
Alyn masih menatap hans dengan bingung. Dia sepertinya masih tidak percaya dengan tawaran Hans tadi, dia kira itu sebuah lelucon untuk memalukan dirinya.
"Kenapa masih mikir gw cuma bercanda? Kali ini ga alyn gw serius! Gw tunggu didepan pintu kelas sekarang ok? Oh iya nanti malem kita kencan ya?" Kata hans dengan nada yg sangat lembut.
Bagaimana dengan alyn?
Apakah dia akan menerima tawaran Hans?
Atau justru sebaliknya?
Jangan lupa di vote dan comment ya biar author tau kesalahan dan makin rajin lagi updatenya!
__ADS_1
To be continued...