
"Alhamdulillah ya sayang. Mungkin ini bagian dari rencana Allah. Memberikan kita rezeki lewat perantara mereka para jamaah kamu sayang." jelas Andini.
Di satu sisi Rasya yang memang merasa keberatan. Namun di sisi lain ia pun merasakan tidak boleh menolak rezeki apalagi itu dengan ketulusan hati si pemberi.
Rasya terus berucap syukur. Allah memberikan kenikmatan yang luar biasa.
Andini pun kian berpikir.
"Mungkin dengan kehilangan seluruh yang kita punya adalah cara Allah untuk mengembalikan rasa syukur kita ketika Allah memberikan kenikmatannya kembali. Mungkin selama ini pun kita kurang bersyukur."
"Iya sayang. Alhamdulillah. Kedepannya kita harus selalu mensyukuri apapun yang sudah Allah garis kan untuk perjalanan rumah tangga kita." jawab Rasya.
"Iya sayang."
Rezeki?
Suatu hal yang memang tidak harus dikejar.
Hanya ada dua pilihan dari Allah tentang rezeki yang ia berikan.
Dari mana kita dapat?
dan Kemana akan kita pergunakan?
"Semoga kita selalu menjadi hamba yang mendapatkan rezeki dengan yang halal penuh keberkahan dan mempergunakannya hanya semata mata atas persiapan menghadapi kehidupan setelah ini. Semoga Allah selalu menuntun kita di jalan kebaikan."
"Aamiin sayang" Andini mengaminkan doa Rasya.
Mewah?
Hidup itu tidak perlu mewah. Yang perlu itu berkah dan kita nyaman mendapatkannya.
Sekalipun kita mempunyai berpuluh puluh miliar per hari pun jika disana tiada keberkahan maka itu pun juga percuma.
...Sedikit kita bicara tentang rezeki dan siapa yang akan Allah beri berlipat ganda atau kaya...
...Kalau rizki itu diukur dari kerja keras....
...Maka kuli bangunan lah yang akan cepat kaya....
...Jika rizki itu ditentukan dari waktu kerja....
...Maka warung kopi 24 jam lah yang akan lebih mendapatkannya....
...Jika rizki itu milik orang pintar....
...Maka dosen yang bergelar panjang yang akan lebih kaya....
...Jika rizki itu karena jabatan....
...Maka presiden dan raja lah orang yang akan menduduki 100 orang terkaya di dunia....
...Rizki itu karena kasih sayang Allah....
__ADS_1
...Ingat! Karena kasih sayang Allah terhadap hambanya...
...Di sempit kan bukan berarti hina, dan dilapangkan bukan berarti mulia....
...Allah mengetahui segala sesuatu sedangkan kita tidak....
..."Mengejar rizki, jangan mengejar jumlahnya, tetapi berkahnya."...
...( Ali bin Abi Thalib )....
...MESKIPUN LARI, RIZKI MU AKAN TETAP MENGEJAR MU....
..."Kalaulah anak Adam lari dari rizkinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, Niscaya rizkinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya."...
...(HR Ibnu Hibban No. 1084)....
...Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya....
...Sedikit melenceng dari cerita per novel para reader tersayang....
...Sedikit bercerita tentang kisah di masa para nabi tentan seseorang yang berusaha ingin miskin. Bayangkan saya berusaha menjadi orang termiskin....
...ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN....
...Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", dalam terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk....
...Suatu ketika Rasulullah berkata, Abdurrahman bin Auf akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya....
...Ini karena orang yang paling kaya akan di hisab paling lama....
...Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk....
...Lalu harganya jatuh....
...Abdurrahman bin Auf pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus....
...Semuanya bersyukur, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras!...
...Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf....
...Sahabat gembira....
...Abdurrahman bin Auf pun juga gembira....
...Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku....
...Abdurrahman bin Auf gembira juga, sebab berharap jatuh miskin...
...Hebat......
...Coba kalau kita ?...
...Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah....
__ADS_1
...Abdurrahman bin Auf merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin....
...Namun,...
...Rencana Allah itu memang terbaik....
...Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk....
...Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !...
...Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa...
...Orang lain berusaha keras jadi kaya....
...Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin, tapi selalu gagal....
...Benarlah firman Allah :...
..."Wahai manusia, di langit ada rizki bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian."...
...(Qs. Adz Dzariat, 22 )...
...Jadi, yang banyak memberi rizki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?...
...Allah lah yang Memberi rizki....
...Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua, yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH dibanding urusan dunia yang sementara ini......
Andini sangat pangling mendengar ucapan Rasya panjang lebar tentang rezeki.
Begitu mulianya pemikiran suaminya itu, yang sama sekali tidak merasa sedih bahkan kecewa dengan keadaannya yang saat ini jatuh miskin.
Kesabarannya dan keikhlasan dari suaminya membuat Andini pun menjadi kuat dan merasa menjadi wanita paling beruntung bisa mendapatkan suami seperti Rasya. Seseorang yang selalu mengutamakan kepentingan untuk berjihad di jalan Allah dibanding hal lainnya di dunia.
"Terima kasih sayang telah memberikan aku banyak pengetahuan dan pengajaran yang selama ini tidak pernah ku dapatkan dari mana pun. Aku benar bersyukur bisa menemukan mu suamiku." jelas Andini mengungkapkan betapa berharganya perasaannya merasa sangat beruntung bisa mendapatkan Rasya menjadi suaminya.
"Allah lah di balik semua ini istriku. Allah menghadirkan aku di rumah tangga kita agar aku bisa memberikan apa yang pernah ku dapatkan tentang ilmu agama."
"Setelah kehadiranmu banyak sekali hal baik mendekatiku. Bahkan aku lupa pernah merasakan sakit. Sikap sabar dan ikhlas mu lah yang menjadi suri tauladan bagi ku suamiku. Karena nama Allah aku menyayangimu dan mencintaimu dalam dan semakin dalam. Karena Allah juga lah yang telah mem bolak balik hati aku bahkan meneguhkan hatiku untukmu suamiku." jawab Andini lagi.
"Rencana Allah benar nyatakan lebih indah dari rencana kita hambanya? benar kan?" tanya Rasya membuat Andini berpikir dan menyadari agar Andini hanya semata mata berharap hanya kepada Allah.
"Benar suamiku. Aku menyayangimu." lanjut Andini
"Aku juga lebih menyayangimu karena Allah istriku. Tetaplah seperti ini. Dan jangan pernah berbalik arah kepada masa dimasa masa jahiliah itu berkobar." harapan Rasya
"In Syaa Allah sayang. Aku benci masa itu."
"Harus sayang. Benci lah seperti kamu benci di masukkan ke dalam api neraka."
"Iya sayang. Pelajaran ini sungguh membuatku jadi semakin bertambah yakin bahwa sesungguhnya aku adalah wanita paling beruntung bisa bersama dengan mu."
"Tetap lah bersama belajar bersama menuju Ridho Allah istriku."
__ADS_1
"Genggam erat tanganku dan jangan pernah kamu lepaskan sayang."
Mereka berpelukan mesra penuh kehangatan dan membuat tangis bahagia kian menyapa.