System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Menjadi Bawahan


__ADS_3

Evan yang kehilangan kesadarannya kini di bawa oleh beberapa monster atas perintah Elven. Sekarang terlihat ribuan monster lainnya mulai memperbaiki benteng besar tersebut yang terlihat hancur lebur.


Elven sendiri membawa Evan melalui portal Rubyshi dan kini sudah berada di kerajaan yang sangat besar. Elven yang merupakan Raja dari kerajaan besar itu yang bernama kerajaan Sargon membawa Evan ke ruangan tahanan dan menempelkan segel pengekang aneh padanya.


“Jaga tawanan ini, jika dia sudah sadar beritahu padaku.” Ucap Elven pada penjaga di penjara bawah tanah miliknya.


“Baik Raja...tapi pria ini terlihat sedang terluka parah...”


“Santai saja, jika dia memang layak seperti yang ku pikirkan, ia akan tetap bertahan.”


Lalu Elven pergi meninggalkan Evan yang sudah di penjara. Terlihat Elven yang merupakan raja dari kerajaan Sargon itu sangat sibuk dan kini pergi kembali melalui portal Rubyshi dan berada di sebuah istana yang sangat besar.


Saat Elven sampai, terlihat juga ada beberapa petinggi lainnya yang sangat kuat. Mereka semua seperti sudah menunggu nunggu kehadiran Elven di sana.


“Akhirnya kau datang juga...kemana saja sih sampai membuat ke tujuh dewan menunggu?” ucap seorang wanita cantik dengan tubuh super hot yang memakai perhiasan dari ujung kaki sampai ujung kepalanya.


“Maaf maaf, saat di perbatasan Naroom aku bertemu musuh yang sangat spesial jadi aku sedikit bermain main dengannya.”


“Heh, musuh yang membuat Sang Raja Penyihir sampai menyebutnya spesial...aku sangat ingin bertemu dengan musuh itu.” Lanjut seorang pria berpakaian serba putih yang juga tengah duduk dan menunggu kehadiran Elven. Pria itu terlihat seperti manusia normal dengan rambut pirang dan terlihat sangat tampan.


“Baiklah, karna ketujuh dewan sudah berkumpul, maka kita mulai saja ritual ini.” Ucap seorang pria berbadan besar dan di penuhi otot, ia terlihat seperti kadal besar berwarna putih.


Kemudian ke tujuh orang orang misterius itu mulai melakukan ritual pemanggilan Dewa mereka dan melakukan upacara aneh di istana besar tersebut....


************


Di dalam penjara, di kerajaan Sargon, Evan yang kehilangan kesadarannya mulai membuka matanya kembali. Kini ia tersadar dan mendapati dirinya di dalam penjara yang sangat gelap.


Evan yang sadar kembali dan merasakan rasa sakit di perutnya langsung berteriak kesakitan.


“Ahhh...perutku...”


Saat melihat dan memegang perutnya yang terluka parah, Evan langsung mencoba menyembuhkan luka di perutnya tapi anehnya ia sama sekali tak bisa menggunakan mana.


“Apa ini?...apa yang terjadi padaku?...kenapa aku tak bisa menggunakan mana?”


[Lapor tuan, itu karna saat ini tubuh tuan sedang di segel oleh pria bernama Elven tersebut]


“Di segel?...bukankah aku memiliki Null Talisman yang dapat mencegah...”


Saat sadar jimat miliknya telah menghilang, Evan juga sadar seluruh benda berharga di tubuhnya sudah tak ada lagi. Semua benda seperti cincin dan gelang Raja solomon menghilang.


Lalu jubah Raja Iblis Tiamat dan Armor miliknya juga ikut hilang. Intinya semua benda berharaga yang Evan kenakan saat itu semuanya hilang. Bahkan tombak Enki yang saat itu sedang ia pakai juga menghilang.


“Sialan, monster itu...dia mencuri semua barang barangku...”

__ADS_1


Evan yang sadar semua barangnya telah di rampas saat ia pingsang terlihat sangat marah, ia yang kini bahkan sudah tak dapat menggunakan mana lagi hanya dapat menahan rasa sakit di perutnya.


“Sialan sakit sekali...”


“Sistem, belikan aku potion...cepat.”


Tapi untungnya segel yang menyegel seluruh kekuatan milik Evan tak dapat menyegel sistem dan dari toko sistem, Evan dapat membeli potion yang dibutuhkan.


Setelah meminum potion penyembuh, Evan kini mulai merasa baikan dan beristirahat kembali. Ia yang mulai melihat lihat keadaan sekitar menyadari dirinya tengah di penjara di sebuah penjara bawah tanah.


Lalu atas penjelasan yang di berikan sistem, kini Evan dapat mengerti situasinya dan mengetahui siapa pria bernama Elven yang sudah berhasil mengalahkannya tersebut.


“Begitu ya, jadi aku sudah di kalahkan oleh orang itu.”


[Benar sekali, dan sistem juga gagal memindai tubuh pria itu karna saat itu tuan keburu pingsan]


“Huh, apa yang harus ku lakukan sekarang sistem?”


[Tuan bisa kabur dari tempat ini dengan mudah, tapi untuk mengembalikan semua barang tuan yang di ambil pria itu akan sedikit sulit]


“Kau benar, aku masih bisa menggunakan senjata di inventory milikku dan bisa membuat skill yang dapat melepaskanku dari segel aneh ini, tapi bagaimana dengan seluruh barang barangku?”


Evan yang saat itu bingung harus berbuat apa akhirnya hanya menunggu si pria bernama Elven itu kembali.


Tapi saat sistem bilang kalau semua barang dari sistem hanya dapat di gunakan oleh Evan dan tak akan bermanfaat oleh orang lain, Evan akhirnya sadar kalau semua itu masih mungkin terjadi.


Tombak Enki yang saat itu di duplikat oleh Elven bukanlah benda dari sistem dan itu dapat di duplikat oleh Elven beserta kekuatannya.


Tapi jika benda lainnya itu masih menjadi misteri apakah Elven dapat menduplikat juga kekuatannya atau tidak karna menurut sistem hal itu tak mungkin di lakukan dan jikapun Elven menduplikat barang dari sistem itu hanya akan menduplikat bentuk fisiknya dan tidak dengan kekuatannya.


“Hemmmm...untuk sekarang buatkan aku skill untuk menonaktifkan segel di tubuhku ini sistem dan kalau bisa jangan sampai si Elven tau.”


[Perintah di terima, apakah tuan bersedia membayar 25.000CP untuk membuat skill baru]


“Ya aku setuju.”


[Jawaban di terima, memulai proses pembuatan skill baru]


[10%]


[20%]


[40%]


[60%]

__ADS_1


[80%]


[100%]


[Selesai membuat skill baru]


[Selamat tuan mendapatkan skill baru Break Sigil]


{Break sigil, skill rank S yang membuat Evan dapat menonaktifkan semua skill yang menyegel dan melemahkan dirinya]


{Dapat di gunakan setiap saat dan tanpa batasan]


“Yosh, dengan ini di saat waktu yang pas aku bisa melarikan diri dengan mudah.”


Lalu Evan yang sudah memulihkan dirinya dan menyiapkan beberapa rencana terlihat beristirahat kembali sambil menunggu kembalinya Elven.


Bisa saja Evan pergi sekarang dan kabur dari sana, tapi ia akan kehilangan semua benda berharga miliknya, bahkan jubah raja iblis yang menjadi salah satu item kesukaannya juga di rampas dan itu membuat Evan tak dapat bermanuver manja lagi di atas langit seperti sebelumnya.


Lalu hari haripun mulai berlalu...


Satu hari...


Dua hari...


Tiga hari...


Evan yang terus menunggu nunggu kembalinya Elven di penjara menjadi sangat bosan. Ia tau menjadi Raja itu sangat sibuk, tapi pria itu sudah seminggu belum juga kembali.


Bahkan si penjaga yang sudah melaporkan sadarnya Evan hanya bisa mengatakan padanya kalau Raja sedang sibuk dan menyuruh Evan tetap menunggu di penjara gelap dan kotor tersebut.


Sampai akhirnya setelah tujuh hari alias satu minggu, Elven akhirnya mengunjungi Evan dan mengeluarkannya dari sana.


“Hahaha, maaf membuatmu menunggu lama, dan aku juga yakin kalau kau tak akan mati semudah itu.”


“Penjaga, keluarkan dia sekarang.”


Atas perintah Elven, si penjaga mengeluakran Evan dan merekapun mulai keluar dari penjara gelap tersebut.


Evan yang sudah memiliki banyak rencana hanya bersandiwara seperti tertekan dan mengikuti Elven.


Kini Evan yang sudah eminggu terkurung di penjara gelap dan kotor itu dapat menghirup udara segar dan saat ini di hadapannya terbentang sebuah kota yang sangat besar dan luas yang terlihat sangat indah. Evan yang melihat itu sedikit tertarik dengan kota super besar tersebut.


“Apakah ini pertama kalinya kau melihat kota Legolas?”


“Selamat datang di kerajaan Sargon, mulai sekarang kau akan menjadi bawahanku, hahahaha...”

__ADS_1


__ADS_2