
Dengan cepat Evan masuk ke dalam istana besar tersebut. bangunan yang besarnya bukan main itu terlihat sudah rusak parah seperti ada pertempuran besar yang terjadi di dalamnya.
Terlebih lagi banyak bangunan yang sudah keropos karena sudah terlalu lama di dalam air dan di makan lumut.
Evan yang kini suah berada di dalam istana itu dapat melihat ada banyak sekali benda benda berharga seperti patung yang terbuat dari emas, perabotan yang juga berbahan emas murni dan ada banyak batu berharga juga yang menghiasinya.
Evan yang baru masuk saja sudah di suguhi harta tanpa pikir panjang langsung mengambil semua itu sambil menyusuri seluruh istana.
“Hahaha, lumayan...sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit.”
Evan yang menelusuri istana besar itu mulai mengambil semua hal yang berharga sampai tak tersia. Ia bahkan menemukan beberapa artefak yang tergeletak yang bersebelahan dengan tengkorak manusia.
“Wah, banyak sekali tengkorak manusia, mungkin di sini sebelum tenggelam pernah terjadi pertarungan yang sengit.”
“Maaf pak tengkorak, dari pada sayang gak di gunakan, artefak dan senjata senjata ini buat saya ya, hehehehe.”
Setelah hampir satu jam menelusuri istana super besar itu sambil berenang. Evan kini mulai mengikuti kembali arah energi misterius yang terpancar dari dalam istana tersebut.
Semakin ia masuk lebih dalam semakin kuat energi misterius itu. Bahkan sangking kuatnya energi itu, hampir seluruh ruangan yang teraliri energi itu menyimpan banyak energi yang menumpuk setelah sangat lama.
Evan yang menyadari itu tak menyia nyiakannya dan melahap semua energi itu dengan skill miliknya.
“Gluttony King Dimension.”
Sambil berenang dengan skill Gluttoy King Dimension, Evan menyerap semua energi yang memenuhi tempat tersebut. Sampai ia tiba di sebuah pintu besar yang bahkan setelah sekian lama tak terlihat tanda tanda kerusakan dari luar pintu itu.
Energi misterius tersebut juga mengalir dengan deras dari celah celah pintu itu yang sudah mulai menua.
“Hemmm, jadi di sini asalnya...”
“Hehehe, sepertinya energi ini menuntunku ke tempat yang berharga.”
Dengan cepat Evan membuka pintu besar setinggi sepuluh meter tersebut dengan kekuatannya. Karna kekuatan fisik Evan yang kuat, pintu besar itu bergeser dan mulai terbuka.
“Ahhhhh, ayolah...”
Evan yang berusaha mendorong pintu itu terlihat sampai mengeluarkan banyak tenaga. Tapi ketika pintu terbuka, semua usaha Evan langsung terbayarkan dengan tuntas.
Kini terlihat ada banyak harta yang tak terkira memenuhi semua ruangan itu. Meskipun sudah lama sekali terendam air, tapi anehnya ruangan yang satu itu sama sekali tak basah karna air dari danau.
Evan yang sadar itu langsung menyegel pintu dengan sihirnya agar air dari luar tak masuk mengikutinya.
Kini di hadapanya beserakan harta yang menggunug tingginya. Ada banyak harta mulai dari emas, batu berharga, senjata, artefak dan buku sihir kelas menengah.
“Oke, waktunya panen...”
__ADS_1
Dengan cepat Evan memindahkan semua harta yang ada di sana. Semuanya terserap ke inventroy sistem sampai dari tumpukan harta itu ia menyadari ada sebuah batu permata hitam setinggi satu meter yang memancarkan energi misterius tersebut mulai terlihat.
Evan yang penasaran benda apa itu langsung mendekatinya dan dari dekat ia kini merasakan energi misterius itu mengalir keluar lebih deras lagi.
“Astaga, jadi dari batu ini asal energi yang selama ini ku rasakan?”
“Sistem, batu apa ini sebenarnya.”
[Lapor tuan, itu adalah batu yang berasal dari sepihan bintang]
“Serpihan bintang?...apa itu dari bintang jatuh?”
[Benar tuan, batu ini adalah Serpihan batu spesial dari bintang Astonia]
[Bintang Astonia adalah salah satu bintang hidup yang memiliki efek spesial]
“Begitu ya, jadi apa batu ini bergua untukku?”
[Tentu saja, justru energi dari batu ini bisa di bilang adalah energi yang tak akan bisa tuan jumpai lagi di dunia ini, sistem sarankan tuan unuk mempelajari elemen bintang dan memperdalamnya karna energi bintang adalah salah satu elemen terkuat di dunia]
“Elemen bintang?...jadi di dunia ini bukan hanya ada tujuh elemen saja?”
[DI dunia tuan saat ini dasarnya hanya ada tujuh elemen, tapi jumlah elemen itu sendiri ada sangat banyak dan tak terhitung jumlanya]
“Astaga, kenapa kok baru memberitahuku hal penting seperti ini?”
“Hemmm, baiklah baiklah...”
“Sekarang ajari aku cara menggunakan elemen bintang ini.”
[Baik tuan, sistem akan mengrimkan data dan caranya kepada tuan melalui pikiran]
Lalu dengan data yang di berikan oleh sistem, Evan kini tersenyum lebar dan langsung duduk di depan batu besar berwarna kehitaman itu.
Ia tersenyum lebar dan mulai menyerap semua energi yang di keluarkan serpihan batu bintang Astonia. Ia duduk selama tiga jam dan menyerap semua energi misterius yang ternyata adalah energi bintang dan menyimpannya di dalam tubuh miliknya.
Evan terus menyerap energi dari Serpihan batu itu yang seakan tak ada habis habisnya sampai setelah lima jam batu hitam itu mulai tak bersinar kembali dan secara tiba tiba hancur lebur menjadi debu.
Evan yang sudah menyerap semua energi membuka matanya dan langsung mengeluarkan energi bintang dari tangan kanannya.
Kini dari tinjunya yang ia kepalkan itu ia merasakan energi bintang dari bintang Astonia. Tinjunya kini mengeluarkan energi hitam pekat yang sangat kuat.
“Hahaha, ini benar benar hebat, energi bintang ini benar benar luar biasa.”
[Benar tuan, energi bintang adalah salah satu elemen terkuat yang ada di seluruh dunia dan tuan sedikit beruntung menemukan pecahan bintang di tempat ini]
__ADS_1
“Benarkah itu?...cuman sayang aku hanya memiliki sedikit saja karna semua energi dari batu ini sudah habis.”
Evan yang kini sudah mendapatkan apa yang ia inginkan langsung keluar dari tempat itu. Setelah ia menyapu bersih semua harta di istana besar itu ia dengan cepat pergi meninggalkan istana yang terkubur di bawah danau besar tersebut.
“Baiklah hewan hewan yang ada di sini, sekarang waktunya kita bermain main.”
Evan lalu mengeluarkan energi kehidupan di tengah tengah danau besar itu. Lalu dalam sekejap mata ratusan monster besar penunggu danau itu langsung mengerubungi Evan yang di penuhi energi kehidupan.
Para monster itu pada dasarnya memang sangat tertarik dengan energi kehidupan dan Evan sengaja memancing mereka semua sekaligus untuk di jadikan exp.
“Yosh kemarilah anak anak....”
Ratusan monster danau laut dalam itu menerjang ke arah Evan dengan sangat cepat, tapi Evan yang sudah menunggu mereka langsung membekukan mereka semua seketika.
“Membekulah kalian semua...”
“Freezing Atmoshphere.”
Dalam hitungan detik, seluruh Monster laut yang mendekati Evan memebeku seketika. Karna kuatnya sihir Evan tersebut, bahkan ia membekukan danau besar itu sampai jarak ribuan kilo meter.
“Astaga, entah kenapa semenjak memakai cincin dan gelang Solomon ini energiku makin menggila. Bahkan efek Freezing Atmoshphere jauh lebih dahsyat dan jangkauannya meningkat pesat."
Kini semua monster dalam radius seribu meter lebih hanya diam membeku akibat sihir milik Evan. Sampai tak selang beberapa menit mereka semua mati membeku dan suara yang Evan paling suka terdengar jelas di kepalanya.
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
__ADS_1
[Selamat, tuan telah menerima hadiah kotak misterius]