
Evan yang hari itu sangat sial hanya bisa berjalan menelusuri ruangan bawah tanah tersebut. hari itu benar benar hari sial baginya. Selain hampir mati karna burung Vermilion di lantai tiga. Di lantai empat ia tak mendapatkan banyak harta dan parahnya lagi ke lima kotak hadiah misterius yang sudah ia kumpulkan isinya Zonk semua.
“Heh, hari ini sepertinya hari sialku...”
Evan kini hanya berjalan lesu sambil mengamati dan merasakan adanya energi dari tempat luas tersebut. Tapi mau apapun yang ia lakukan tak ada energi yang membuatnya tertarik.
Bahkan ketika dia bertanya pada sistem, sistem hanya mengatakan di sana ada beberapa monster dan sudah tak ada tempat yang menyimpan energi aneh atau harta.
Karna sudah tak ada apa apa lagi, ia akhirnya menggunakan jubah Raja Iblis Tiamat dan langsung melesat bagai peluru menuju pintu ke lima.
Dengan jubah raja Iblis Tiamat, Evan meluncur secepat kilat dan tiba di pintu ke lima hanya dalam beberapa menit saja.
Di pintu menuju lantai lima ia dapat melihat sebuah pintu berwarna biru laut dengan ciri khas seperti biasanya, yaitu lambang kuno yang aneh yang ia sama sekali tak paham makna dari lambang dan desain kuno tersebut.
“Oke, sekarang kita ke lantai lima, semoga aja di lantai lima bisa nemu harta karun yang banyak.”
Evan dengan kekuatannya langsung membuka pintu ke lima dan memasuki portal bercahaya di dalamnya. Setelah memasuki portal itu secara tiba tiba ia terjatuh dan berada di dalam air.
“Heeemm, ini...”
Evan yang kaget karna secara tiba tiba ia berpindah ke dalam laut langsung melapisi sekujur tubuhnya dengan elemen angin.
“Huek...air ini asin sekali.”
“Apa ini di laut?”
“Sistem, coba periksa di mana aku sekarang dan sepertinya ini ada di kedalaman lautan."
[Benar tuan, saat ini tuan ada di dalam lautan Atlanta]
“Laut Atlanta?...di mana itu?”
[Sistem juga tak tau pasti, tempat ini sendiri seperti tersegel dari dunia luar dan sistem hanya dapat mengetahui laut ini dari buku panduan Akashic Record yang ada di bagian turorial]
__ADS_1
Evan yang kini berada di tengah lautan luas dapat merasakan ada banyak energi kuat dan aneh yang memenuh tempat itu.
“Yasudah, saat ini aku dapat merasakan banyak energi yang memenuhi tempat ini, sekarang kita pergi ke bagian barat dulu karna itu yang terdekat.”
Dengan cepat Evan meluncur ke arah barat. Ia yang sudah berenang dengan jubah raja iblis Tiamat baru sampai di sana setelah satu setengah jam berenang.
Bisa di bilang dari seluruh lantai, mungkin tempat ini adalah yang terluas. Evan yang hampir sampai di lokasi yang ia tuju dapat merasakan energi dari dasar laut tersebut.
Dengan cepat ia masuk lebih dalam dan setelah hampir satu jam, akhirnya ia sampai di dasar lautan luas itu.
“Huh, laut ini luas dan dalam sekali...jika di bandingkan dengan danau di laintai satu itu belum apa apa jika di bandingkan laut ini.”
Evan yang sampai di lokasi tujuan kini dapat merasakan energi aneh itu lebih kuat dari dekat. Dengan cepat ia mendekati energi itu.
Lalu di dasar laut dalam tersebut yang sedikit gelap. Ia yang sudah menggunakan energi cahaya untuk penerangan dapat melihat sebuah kerang raksasa yang menjadi tempat keluarnya energi aneh itu.
“Hooo, jadi dari kerang ini.”
[Lapor tuan, itu adalah kerang Raja laut hitam]
[Kerang itu dapat hidup selama ratusan ribu tahun dan semakin lama hidup, ia akan semakin besar dan menghasilkan mutiara hitam yang makin besar dan penuh akan energi kehidupan]
“Hemmm, begitu ya...jadi kerang sebesar ini pasti sudah hidup sangat lama dong.”
[Benar tuan, kerang ini mungkin sudah hidup ratusan ribu tahun sampai bisa sebear ini]
Evan yang dapat melihat dengan jelas kerang raksasa berdiameter dua ratus meter tepat di hadapannya sudah tak bisa berkata kata lagi.
Satu hal yang ia inginkan dan itu ada di dalam kerang tersebut. Dengan cepat Evan mengeluarkan Ethereal Staf dan mengalirinya dengan energi bintang.
Kini tubuh Evan dan Ethereal Staf yang di penuhi energi bintang sudah siap menyerang kerang besar tersebut. Evan yang sudah di beritahu sistem kalau tubuh kerang itu sangat kuat langsung menggunakan kekuatan pamungkasnya yaitu energi bintang dan bersiap menyerang kerang raksasa tersebut.
“Rasakan ini, Moon Splash Star.”
__ADS_1
Sebuah serangan elemen cahaya bercampur energi bintang berbentuk bulan sabit dengan ukuran lima puluh meter langsung mengarah ke kerang besar tersebut.
Lalu kerang itu seperti tau akan ada bahaya yang menyerangnya dan langsung mengaktifkan pelindung aneh seperti gelombang ultrasonic.
Tapi itu semua percuma, serangan elemen bintang milik Evan sudah berada di tahap mengerikan dan dalam sekejap tubuh besar kerang itu bolong dan terlihat kini mutiara hitam bulat besar berdiameter sepuluh meter yang di penuhi energi kehidupan khas kerang hitam memenuhi tempat tersebut.
Evan yang tak mau menyia nyiakan itu langsung menyerap semua energi kehidupan itu. Dengan cepat tubuh Dewa abadi milik Evan menyerap semua energi itu.
Setelah hampir tiga jam menyerap energi di sana. Tak terlihat tanda tanda penurunan enegi yang keluar dari mutiara hitam besar tersebut.
“Banyak juga energi kehidupan dari mutiara ini, gak salah sih dia sudah hidup ratusan tahun, pasti udah banyak energi yang ia serap dan simpan di dalam mutiara besar ini."
Evan yang tak mau membuang buang waktu lebih lama lagi langsung mengeluarkan skill Gluttony King Dimension. Kini tubuh Evan dan skill miliknya menghisap semua energi dari mutiara hitam besar itu dengan cepat.
Sampai Evan merasakan hawa kehadiran yang mulai berdatangan dari segala arah menuju tempatnya.
Ia yang masih menghisap energi itu seperti tak ingin menyia nyiakan setetespun karna energi kehidupan adalah salah satu energi penting dan sedikit sulit untuk di cari.
“Hemm, datang juga para pengacau.”
Evan yang kini sudah dapat merasakan aura kuat dari segala penjuru sudah dekat dengannya langsung membuka matanya dan bersiap menyambut mereka semua.
Kini berbagai monster besar dan menyeramkan lautan Atlanta datang dan menuju tempat Evan. Lebih tepatnnya mereka menuju ke sebuah bola mutiara besar yang sedang Evan duduki.
Sekarang terlihat banyak monster besar berbagai jenis mulai mendekat dan bersiap menyerang Evan. Ada gurita raksasa sebesar ribuan meter. Lalu ada ikan hiu besar yang ukurannya tak kalah besar dengan gurita tersebut.
Ada juga monster aneh seperti ikan purba yang memiliki tubuh sedikit lebih kecil tapi datang berkelompok dan yang paling menarik perhatian Evan adalah kedatangan sesosok monster seperti dinosaurus besar yang bahkan ukurannya saja akan lebih besar jika semua monster itu di satukan.
Evan yang melihat monster super besar itu mendekatinya melihat statistik dari monster besar tersebut yang memiliki status cukup tinggi dengan level 350.
“Hahaha, sini kalian semua...terima kasih sudah bersedia menjadi exp untukku.”
Evan yang kini berdiri dan menggengam Etheral Staf sudah bersiap siap menyerang semua monster yang mendekatinya.
__ADS_1