System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Last Bos "Eternal Dimension Ravaria"


__ADS_3

Ketika sampai di pintu kelima sekaligus pintu terakhir Dungeon Valey Of Obivilium, Evan yang melihat pintu besar setinggi lima puluh meter den lebar sepuluh meter itu yang di hiasi oleh banyak lambang dan desain unik di buat sedikit kagum dan langsung mendorong pintu tersebut.


Evan yang mendorong pintu besar itu terlihat kesulitan karna pintu itu tak juga terbuka.


“Apa apaan ini, kenapa pintunya tak terbuka?"


“Heh...apa benar?”


“Jadi gimana ini?...apa kita akan kembali dulu atau bagaimana?” Ucap Chloe.


Tapi Evan yang di buat bingung langsung mengkonfrimasi masalah apa yang sebenarnya yang ia hadapi karna pintu tersebut tak dapat di buka bahkan ketika Evan menggunakan kekuatan penuhnya.


“Sistem, kenapa pintu ini tak terbuka?”


[Harap bersabar tuan, sistem sedang menganalisa pintu tersebut]


Akhirnya atas saran sistem, Evan menunggu di depan pintu sambil beristirahat. Karna ia telah naik ke level 135 Evan langsung membuka kotak hadiah misterius saat mereka sedang istirahat.


“Semoga dapet bagus....”


Lalu tanpa basa basi Evan langsung membuka kotak hadiah misterius dan mendapatkan sebuah skill rank S yaitu Freezing Atmosphere.


“Wuih skill rank S.”


Karna penasaran Evan langsung melihat deskripsi skill yang baru saja ia dapatkan.


{Freezing Atmosphere, skill rank S yang dapat membekukan udara dalam sekejap}


{Semakin kuat pengguna maka kemampuan dan area semakin meningkat}


Evan yang melihat keterangan skill rank S yang baru saja ia dapatkan hanya bisa tersenyum sambil menatap arah layar hologram.


Karna melihat Evan yang tersenyum sendiri, Lilia yang melihat keanehan itupun bertanya pada Evan.


“Apa yang tuan sedang lamunkan?...kenapa tuan tersenyum sendirian seperti itu?”


Sebelum Evan menjawab, Chloe yang berada di sebelah Lilia justru memperjelas keanehan Evan yang memang membuat mereka sedikit penasaran.


“Hemmm, kalo itu aku juga udah merasa aneh sejak pertama kali memasuki dungeon ini.”


“Evan, sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dari kami?"Ucap Chloe yang terlihat makin penasaran. Tapi Evan hanya menjawab dengan santai.


“Tak ada apa apa, aku hanya sedang memikirkan sesuatu dan sedikit senang, mangkanya aku tersenyum.” Jawab Evan sambil tersenyum kembali.


“Heeee, apa benar begitu?”


"Lalu sesuatu yang spesial seperti apa yang bisa membuat tuan tersenyum sampai seperti itu?” sambung Lilia.


Terlihat kini dua orang gadis itu makin di buat penasaran dan menatap Evan dengan mata penuh rasa ingin tau. Tapi Evan lagi lagi ngeles dan menjawab dengan ambigu.


“Tidak ada yang spesial, aku hanya sedikit melamun.”


Melihat jawaban yang Evan berikan, kedua gadis itu hanya bisa menahan rasa penasaran mereka karna Evan jelas sekali sedang menyembunyikan sesuatu dari mereka. Sampai akhirnya suara sistem terdengar kembali.

__ADS_1


[Lapor tuan, sistem telah selesai menganalisa pintu ini dan telah mendapatkan cara untuk membukanya]


“Akhirnya...jadi bagaimana cara membukanya?”


[Tuan hanya perlu membuat sebuah kunci dari ke empat inti beast monster besar dari lantai empat tadi dan beberapa material lain]


“Membuat kunci?...”


“Apa aku yang hanya bingung dan merasa aneh atau memang mekanisme dungeon di dunia ini yang sedikit berbeda dari game game yang sering ku mainkan di duniaku?” terlihat Evan sedikit berfikir tentang keanehan tersebut.


Jika mereka harus membuat kunci maka sudah pasti orang lain akan kesulitan menaklukkan dungeon tersebut bahkan jika mereka mampu melewati lantai lantai lainnya.


Karna itu juga Evan teringat dengan lantai tiga yang bisa di bilang sedikit aneh karna di sana sama sekali tak ada monster dan hanya ada kabel pipa aneh yang tak dapat di hancurkan dan di taklukan bahkan oleh Raja Iblis sekalipun.


“Hemmm...sebenarnya dungeon di dunia ini seperti apasih, apa memang sesulit itukah untuk menaklukan sebuah dungeon rank S sistem?”


[Bisa di bilang dari semua dungeon rank S di dunia ini hanya ada beberapa yang berhasil di taklukkan karna memang dungeon itu sendiri mengandung misterinya masing masing]


“Hemm, baiklah tunggu apa lagi buatkan kunci itu sekarang.”


[Baiklah tuan, sistem akan mulai proses pembuatan kunci]


[Apakah tuan setuju untuk menggabungkan ke empat beast monster kelas atas dan material lainnya menjadi sebuah kunci]


Terlihat kini semua material yang di butuhkan muncul di tebel hologram tepat di hadapan Evan.


“Ya, aku setuju.”


[Apakah tuan setuju membayar 10.000CP dan 1000Gold sebagai biaya membuat kunci]


[Jawaban di terima, memulai proses pembuatan kunci]


[10%]


[20%]


[40%]


[60%]


[80%]


[100%]


[Selesai membuat kunci]


[Selamat, tuan mendapatkan replika kunci Cube Of Amnesia]


Setelah mendapatkan kunci untuk membuka pintu lantai lima, Evan langsung saja mengeluarkan kunci tersebut yang berbentuk kotak persegi yang memancarkan aura berwarna biru dengan desain unik yang sangat mirip dengan desain yang ada di pintu tersebut.


“Hooh, jadi kuncinya berbentuk kotak ya.”


Chloe dan Lilia yang sedikit heran karna Evan tiba tiba saja mengeluarkan kotak bercahaya dari skill penyimpanan miliknya mulai di buat penasaran.

__ADS_1


“Evan kotak bercahaya apa itu?” ucap Chloe.


“Ini kunci untuk membuka pintu ke lantai lima ini.”


“Heee...jadi dari tadi kamu sudah ada kuncinya ya?...lalu dari mana kamu mendapatkannya?”


Terlihat Chloe terus bertanya pada Evan karna rasa penasarannya yang kuat.


“Ini ku dapatkan saat kamu pingsan tadi dan juga aku sengaja beristirahat sejenak karna kita mungkin akan menghadapi bos terakhir, jadi bersiap siaplah.”


Ketika mendengar perkataan Evan, Chloe akhirnya hanya bisa menelan ludahnya. Bagi gadis mungil tersebut yang sudah sering menjelajahi dungeon, baru kali ini ia memasuki dungeon untuk menaklukkannya dan bukan hanya sekedar berburu monster.


Lalu Evan yang sudah tak sabar langsung saja membuka pintu itu dengan cara meletakkan kotak persegi tersebut ke sebuah lobang yang memang juga berbentuk kotak.


Sampai akhirnya pintu itu mulai bercahaya dan terbuka dengan sendirinya.


“Woah...terbuka.”


Dalam sekejap pintu besar itu terbuka dan kini di hadapan mereka terpampang dengan jelas sebuah ruangan yang sangat besar yang di penuhi oleh banyak benda yang berkilauan.


“Astaga...apa apaan ini...” ucap Evan sambil menahan ludahnya.


“Hahaha...ini...semua ruangan ini di penuhi oleh harta karun.” ucap Lilia


“Kita kaya...kita kaya...” lanjut Chloe sambil berjalan mendekati tumpukan harta karun tersebut.


Saat ini di hadapan Evan, Chloe dan Lilia terdapat banyak sekali emas, berlian dan harta karun lainnya yang memenuhi seisi ruangan tersebut.


Mereka yang sangat senang tanpa pikir panjang langsung masuk. Terlebih lagi Chloe yang kini tidur tiduran di tumpukan emas yang bertumpuk bagai gunung tersebut.


Bukan hanya emas dan berlian, di sana juga terdapat buku sihir kelas atas dan senjata senjata yang juga terlihat sangat hebat.


Tapi sesaat mereka memasuki dan mendekati tumpukan harta tersebut, seketika itu juga pintu besar di belakang mereka tertutup dengan cepat dan lampu lampu bercahaya biru yang memenuhi ruangan itu berubah menjadi merah darah.


Lalu sesosok monster besar setinggi lima puluh meter lebih dengan tubuh robot berlapis oriharukon shard muncul dari balik tumpukan gunung harta tersebut dan mengagetkan mereka seketika.


Evan yang kini melihat Last Bos Dungeon tersebut berada di hadapannya langsung melihat statistik bos dungeon tersebut.


Nama : Eternal Dimension Ravaria


Ras : Roh


Level : 200


HP : 100.334.221


MP : 10.332.662


STR : 500.223


AGI : 50.332


INT : 250.330

__ADS_1


Skill : ETC-


Ketika melhat statistik bos dungeon yang ada di hadapannya, Evan hanya tersenyum dan langsung mengeluarkan jubah dan Armor Raja Iblis dan bersiap bertarung.


__ADS_2