
Sesampainya di depan pintu menara langit, terlihat semua orang orang kuat dari seluruh belahan dunia yang sudah mendapatkan slot masuk sedang bersiap siap dan menunggu di sana.
Menara yang besarnya bukan main itu menjulang tinggi ke atas langit. Besar menara berdiameter satu juta empat puluh lima ribu kilo meter lebih. Lalu ketinggiannya masih belum di ketahui karna belum ada yang pernah berhasil mengukurnya sampai puncaknya.
Evan dan semua orang yang bersiaga di depan pintu bagaikan butiran pasir yang terlihat sangat kecil jika di bandingkan menara tersebut.
“Hebat, aku tak tau kalau besarnya seperti ini.” Ucap Chloe yang juga baru pertama kali melihat menara tersebut.
“Hahaha, tentu saja, itu karna hanya di hari ini menara langit akan terlihat jelas dan di hari lainnya akan tertutup oleh awan dan kabut misterius.” Lanjut Lilia.
“Hemm, menara ini tidak berubah sama sekali selama sepuluh ribu tahun.” Ucap Deluna yang membuat Chloe dan Lilia langsung bertanya tanya tentang umur wanita cantik itu.
Sedangkan Evan sedang sibuk melihat inventory miliknya karna ia memiliki 7 buah hadiah misterius yang sudah gatal ingin dia buka.
Walaupun membunuh sepuluh ribu monster di kastil babel tak mendapatkan hasil dropan, tapi exp yang di dapat sudah membuatnya cukup senang.
Sampai akhirnya tiba tiba saja tanah bergetar hebat. Dan semua orang di buat ketakutan. Tapi bagi yang sudah pernah memasuki menara langit, mereka terlihat tenang dan kalem karna itu adalah tanda tanda menara akan terbuka.
“Woah gempa.”
“Semuanya lindungi diri kalian masing masing.”
Sangking kuatnya guncangan kali ini membuat beberapa orang terkejut bukan main. Mungkin selama ini menara tersebut baru pertama kalinya bergetar hebat sampai seperti itu.
Zeno, Seno, Louise dan pasukan Black Dragon bahkan juga di buat terkejut dan tak menyangkan efek getaran kali ini sangat mengerikan.
Semua bangunan bergetar hebat. Walaupun bangunan di kota Skypea adalah bangunan kelas atas dan anti gempa, tetap saja masih ada yang rusak. Bahkan saat ini seluruh benua Gondwana di buat berguncang dan parahnya lagi efek guncangan kali ini sampai terasa ke seluruh belahan dunia.
“Ini tidak normal.”
“Benar, biasanya tak seperti ini.”
__ADS_1
“Sialan, apa yang sebenarnya terjadi?”
Banyak orang orang kuat yang berkumpul di sana juga mulai panik karna tanah dan bebatuan yang berada di sekitar menara langit menerima dampak terparah.
Tapi karna mereka yang berada di sana adalah orang orang kuat, dengan artefak dan kekuatan hebat, bagi mereka melewati masa masa seperti itu sangatlah mudah.
Terlebih lagi Evan dan kelompoknya yang saat ini terbang melayang berkat sihir milik Deluna dan hanya bersantai santai di depan pintu besar itu.
Kebanyakan dari mereka juga sama, banyak yang memilih terbang di langit karna itu lebih aman. Sampai akhirnya suara sebuah lonceng yang mereka tunggu tunggu terdengar keras.
“Tengg.”
“Tengg.”
“Tengg.”
Lalu pintu yang besarnya bukan main itu dengan desain dan lambang kuno mulai terbuka secara perlahan. Pintu yang tingginya saja sudah ribuan meter tersebut terbuka dan cahaya yang menyilaukan keluar dari tempat itu.
Semua orang yang ada di sana langsung turun dan mendekati sosok misterius yang bahkan wajahnya tertutup topeng aneh dan hanya memancarkan cahaya mata yang berwarna kuning terang.
Setelah pintu terbuka lebar seutuhnya, gempa dan getaran mulai mereda dan semua orang yang sudah ada di sana berbaris dan bersiap siap memasuki menara langit.
“Selamat datang di menara langit, saya penjaga lantai satu Cardina.”
“Sepertinya yang kalian sudah tau, menara ini akan terbuka untuk umum sepuluh tahun sekali dan dua ratus delapan puluh orang terpilih akan di berikan hak untuk masuk kedalam menara.”
“Tidah usah banyak basa basi lagi, sekarang juga kalian yang sudah ada di sini di persilahakn masuk, tapi itu jika kalian bisa melewati pembatas yang sudah ku siapkan.”
Lalu Cardina yang berdiri tepat di pintu masuk menara langit mengaktifkan segel aneh dan cahaya berwarna kuning kemerahan langsung menutup seluruh pintu besar itu.
Zeno dan Raja lainnya yang memang sudah tau kalau mereka memang harus melewati pelindung itu langsung bersiap siap memasuki menara tersebut.
__ADS_1
Mereka yang sudah mendapatkan hak masuk sebelumnya karna sudah berhasil melewati seleksi memang harus melewati penghalang aneh itu seperti biasanya.
Lalu Zeno dan kelompoknya yang berjumlah tiga belas orang langsung masuk pertama kali. Sebenarnya setiap perwakilan hanya memiliki paling banyak tiga perwakilan yang boleh masuk.
Walaupun itu terkesan Zeno sedikit serakah karna ia dan kekaisaran timur mendapatkan slot yang paling banyak.
Tapi berhubung benua Gondwana sendiri yang merupakan benua terbesar dan terluas di dunia itu hanya mendaftar sebagai kesatuan yaitu kekaisaran timur maka mau tak mau perwakilan lainnya hanya bisa setuju dan siapa juga yang berani melawan peraturan yang sudah Zeno buat.
Dapat tiga slot saja sudah lebih dari cukup karna di dalam sana jumlah bukanlah segalanya karna yang terpenting adalah kekuatan.
Saat Zeno, Seno, Louise dan sepuluh kesatria black dragon yang menggunakan topeng dan baju serba hitam memasuki menara itu, penghalang super kuat langsung menghalangi mereka untuk masuk.
Kuatnya penghalang itu bahkan membuat sebagian orang kesulitan memasukinya. Tapi dari tiga belas orang itu tanpa di sangka sangka Seno adalah orang pertama yang berhasil masuk.
Bahkan Zeno yang paling kuat di antara mereka juga mengalami kesulitan saat berjalan memasuki menara tersebut yang terhalang oleh segel bercahaya yang sangat kuat.
Tapi bagi Zeno dan lainnya, penghalang itu bukanlah masalah besar karna mereka semua akhirnya dapat memasuki nya dengan kemampuan mereka masing masing.
“Huh, akhirnya masuk, Seno kenapa lagi lagi kamu bisa memasukinya seperti tak terjadi apa apa?” ucap Louise yang masih sedikit penasaran.
Bukan kali ini saja, sudah dua kali mereka memasuki menara langit bersama dan Seno selalu memasukinya tanpa kesulitan.
“Entahlah, aku juga tak begitu paham, tapi jika ada jawaban yang paling masuk akal mungkin karna aku tak berasal dari dunia ini.”
Lalu perwakilan lainnya mulai memasuki menara langit secara bergantian. Walaupun terlihat beberapa kesulitan tapi mereka yang berada di sana adalah orang orang terkuat dari daerah mereka masing masing, maka menembus penghalang tu bukanlah masalah besar.
Evan yang melihat Zeno dan pasukannya memasuki menara langit menjadi sedikit tertarik dengan kekuatan mereka yang bisa di bilang sangat tinggi.
Dari sepuluh orang kesatria Black Dragon, mereka semua memiliki level yang sangat tinggi yaitu 175 dan statistik yang tingginya bukan main dan setara dengan kekuatan para Raja dari dunia itu.
Evan yang sedikit mengetahui rahasia di balik kekuatan mereka berkat sistem hanya tersenyum tipis. Seno Blackworld, wanita itu adalah kunci dari kekuatan adidaya kekaisaran timur.
__ADS_1