
Setelah semuanya berkumpul, Cardina langsung memberikan sebuah gelang aneh kepada mereka semua. Di gelang itu sudah di berikan segel teleportasi dan nantinya mereka semua akan di teleportasikan kembali ke lantai satu setelah menyerah dan tak kuat lagi untuk tetap bertahan di dalam menara tersebut.
“Seperti yang ku jelaskan, gelang ini adalah benda penting yang tak boleh kalian hilangkan apapun yang terjadi. Karna jika gelang ini hilang maka kalian tak akan bisa kembali ke lantai satu dan terjebak selamanya di dalam sana.”
“Tidak ada peraturan tertulis di menara langit, kekuatan kalian adalah faktor utama untuk bertahan dan terus menaiki menara ini.”
“Sampai saat ini belum ada yang pernah berhasil menaiki menara ini sampai ke puncaknya yaitu lantai seratus, aku harap kali ini ada yang bisa menaklukan menara ini, hohohoho.”
“Jika ada pertanyaan silahkan bertanya sekarang."
Lalu beberapa orang mulai bertanya tentang bahaya dan apa saja yang mereka harus lakukan di dalam sana. Cardina sendiri menjelaskan kalau ia tak tau pasti apa yang ada di lantai yang lebih tinggi karna ia sendiri hanyalah penjaga lantai satu dan tak memiliki wewenang atas lantai lainnya.
Lalu di dalam sana akan ada banyak sekali bahaya yang akan menanti mereka, jadi mereka yang memutuskan untuk tetap masuk akan menanggung sendiri akibatnya dan yang terpenting akan ada banyak harta yang tak ternilai di dalam sana yang akan membuat mereka rela mati untuk mendapatkannya.
Serta berbagai misteri dan rahasia yang belum terpecahkan dan menunggu mereka di sana.
“Intinya seperti itu, jika tak ada pertanyaan lagi maka silahkan taklukkan menara ini dan bebaskan kami semua, hohohoho.”
Secara cepat berbagai kelompok mulai mencari jalan merka masing masing. Dua ratus delapan puluh orang kuat dari berbagai penjuru dunia itu kini berjalan dan memilih sendiri pintu yang ingin mereka buka.
Pintu pintu yang banyaknya bukan main itu tersusun rapi dan tak terlihat ujungnya. Bisa di bilang semua orang akan memasuki tempat yang berbeda dan akan memiliki jalurnya masing masing.
Walaupun masih ada kemungkinan bertemu di laintai yang sama tapi itu sangatlah jarang terjadi.
Evan yang hanya sendirian tak terlalu mempedulikan peraturan dan apa yang mereka semua bahas.
Evan yang fokusnya saat ini hanya ada di inventory miliknya mulai berjalan dan tiba di sebuah pintu berwarna hijau dengan ukiran kuno yang unik.
Tanpa basa basi, Evan langsung membuka pintu setinggi lima meter itu dan masuk ke dalamnya. Di dalam sana hanya terlihat portal aneh bercahaya terang dan sesaat setelah Evan memasuki pintu itu, ia secara mengejutkan berpindah ke sebuah tempat yang sangat mengagumkan.
Ia tiba di sebuah daratan hijau yang terbentang luas dan ada banyak pohon, sungai dan danau besar yang memenuhi tempat tersebut, bahkan ada cahaya seperti matahari yang juga menyinari tempat tersebut.
“Woah, jadi ini lantai dua ya, ini benar benar hebat, dunia yang luas dan penuh akan energi kehidupan ini benar benar ada di dalam menara, bahkan juga ada cahaya seperti matahari yang menyinari tempat ini.”
Setelah berjalan sebentar, Evan sampai di sebuah dataran hijau yang luasnya bukan main. Sepanjang mata memandang hanya ada rumput hijau dan beberapa bunga indah yang memenuhi tempat tersebut.
Evan yang sudah gatal ingin membuka hadiah misterius langsung berbaring di sana sambil menyerap energi kehidupan.
“Gluttony King Dimension.”
__ADS_1
Secara cepat tubuh Evan dan skill Gluttony King Dimension mulai menyerap energi kehidupan yang memenuhi tempat tersebut. semua energi kehidupan yang melimpah ruah terserap dengan cepat oleh tubuh Dewa Abadi dan skill milik Evan.
“Sistem, buka inventory.”
Lalu sambil berbaring dan menyerap energi kehidupan yang ada di sana, Evan langsung membuka kotak hadiah misterius yang sebelumnya sudah ia dapatkan. Saat ini total ada 7 buah kota hadiah yang sudah gatal ingin ia buka.
“Yosh, semoga di percobaan pertama dapat barang bagus.”
Lalu Evan langsung membuka kotak pertama, di kotak hadiah misterius pertama ia mendapatkan sebuah pisau kecil dengan rank S.
[Selamat, tuan mendapatkan artefak rank S yaitu Dimensional Slicing Knife]
“Hemm, pisau apa ini?”
Evan yang penasaran langsung melihat deskripsi pisau yang baru saja ia dapatkan.
{Dimensional Slicing Knife, pisau sakti yang dapat membelah dimensi}
“Hemm, lumayanlah untuk pembukaan, walaupun aku udah terlalu banyak senjata, cuman yang satu ini cukup unik karna bisa membelah dimensi, dengan ini segala macam pertahanan biasa tak akan berkutik di hadapan pisau ini.”
“Oke kotak kedua.”
Setelah membuka kotak kedua, Evan mendapatkan skill rank A yaitu Flame Sword.
Ketika mendapatkan skill tingkat sedang, Evan bahkan tak sudi untuk melihat penjelasan skill tersebut dan langsung membuka kotak selanjutnya. Di mata Evan yang sudah terlampau kuat mendapatkan skill rank A sudah tak menarik lagi baginya.
Di kotak ketiga, Evan mendapatkan sebuah skill magic kembali yang berada di rank S.
[Selamat, tuan mendapatan skill rank S yaitu Chaos Edge]
“Hemmm, gini dong rank S pasti hebat nih.”
Evan yang penasaran langsung melihat penjelasan skill rank S yang baru saja ia dapatkan.
{Chaos Edge, skill rank S yang dapat membelah apa saja dengan tebasan pedang yang berselimut energi kekacauan}
{Chaos Edge, skill berdampak luas dan akan makin kuat jika penggunanyamampu memaksimalkan potensinya}
“Energi kekacauan?”
__ADS_1
“Sistem, apa itu energi kekacauan?”
[Energi kekacauan dalah energi negatif yang biasanya dapat di temui di tempat tempat yang penuh dengan kekacauan seperti bencana alam, sisa sisa pertarungan besar atau sebagaianya]
“Heh, jadi apakah aku tetap bisa menggunakan serangan ini?”
[Tentu saja tuan, bahkan tuan juga dapat menciptakan energi kekacauan di tubuh tuan sendiri]
“Huh, bagaimana caranya?”
[Sistem akan mengirimkan caranya lewat pikiran tuan]
Lalu sistem menjelaskan panjang lebar kepada Evan tentang apa itu energi kekacauan. Energi negatif itu pada dasarnya bisa di peroleh dari semua tempat yang di penuhi bencana dan malapetaka tapi tubuh Evan yang spesial juga bisa menciptakannya jika dia mau.
Yaitu dengan cara mencampurkan semua energi yang ada dalam tubuhnya dan menjadikannya satu. Yaitu semua energi negatif{Yin} dan positif{Yang} yang pada dasarnya berbeda prinsip dan saling bertentangan harus di satukan sehingga energi negatif atau positif yang dominan bisa mendominasi lalu menciptakan energi baru yaitu energi kekacauan.
Contohnya jika Evan menggabungkan energi kehidupan(positif) 30% dan energi kematian(negatif) 70%, atau sebaliknya akan menciptakan energi kekacauan.
Evan yang menerima informasi dari sistem malah pusing dan tak mempedulikan itu semua.
“Apa lagi itu enegi kematian...”
“Ahhh, ribet, next...”
Lalu Evan yang tak suka hal hal menyulitkan langsung membuka kotak hadiah misterius ke empat. Kemudian ia mendapatkan sebuah skill rank S kembali yaitu Might Element dan langsung melihat deskripsinya.
{Might Element, skill buff pasif yang dapat meningkatkan damage sihir}
{Might Element, skill serbaguna dimana semakin kuat pengguna semakin kuat pula efeknya}
Evan yang melihat keterangan skill yang baru saja ia dapatkan akhirnya bisa tersenyum cerah.
“Hahaha, akhirnya ada skill yang berguna."
“Tinggal tiga kotak lagi biasanya terakhir terakhir jackpot nih...”
Evan yang sudah tak sabar langsung membuka kotak hadiah misterius ke lima. Dengan cepat hadiah silih berganti dan berputar. Lalu Evan mendapatkan sebuah artefak rank S yang selama ini sudah ia cari cari yaitu Solomon Bracelet.
“Woahhh, akhirnya....”
__ADS_1
Evan yang melihat hadiah yang baru saja ia dapatkan di buat senang bukan main dan langsung terbangun dari tidurnya di padang rumput luas tersebut yang di penuhi oleh bunga.
Lalu dengan cepat ia memakai gelang yang baru saja ia dapatkan sambil melihat keterangannya.