
Sambil bertarung melawan Ravaria, Evan yang melihat Chloe sudah di amankan oleh Lilia menjadi sedikit tenang. Bahkan Lilia seakan tau jika Evan berniat bertarung satu lawan sau dengan Robot penjaga itu dan tak ingin lebih terbebani lagi.
Selama satu jam Evan dan Ravaria beradu seragan, Evan yang meladeni Ravaria dengan seluruh kekuatannya di buat kehabisan mana dengan sangat cepat.
“Sialan...apakah perasaanku saja atau kecepatan robot ini makin menggila?”
“Sistem, apakah ini karna semua seranganku di hisap olehnya lalu di ubah menjadi energi dan makin membuat robot sialan ini makin kuat?”
[Benar tuan, semua serangan yang tuan lancarkan akan di ubah menjadi energi oleh robot itu dan menjadikannya makin kuat]
“Huh...baiklah sekarang saatnya pergantian rencana.” Terihat Evan yang lagi lagi meminum potion penambah mana dari toko sistem mulai menghindari semua serangan Ravaria dari pada menahannya dengan serangan lain.
Evan dan Ravaria terus bertarung sampai akhirnya Ravaria kini berubah bentuk kembali. Tubuh besarnya yang setinggi lima meter mengeluarkan cahaya biru yang seakan sudah penuh karna serangan Evan sebelumnya dan lagi lagi berubah bentuk.
Kini robot besar itu berbah bentuk seperti manusia dengan hanya setinggi dua meter dan perubahan itu juga sama sekali tak mengurangi status miliknya.
Evan yang melihat Ravaria berubah tak memberikan kesempatan dan menyerangnya dengan Valkrie Bow dari jarak jauh. Tapi itu semua percuma. Serangan cahaya kuat yang Evan lancarkan justru di serap dan di jadikan energi kembali oleh robot itu.
“Sialan...dia berubah bentuk lagi.”
Kini di hadapan Evan berdiri robot baru dengan tubuh kecil dan mengeluarkan aura mana yang lebih dahsyat. Dalam kecepatan tak sampai pada kedipan mata, Ravaria menerjang ke arah Evan.
Evan yang kaget dengan kecepatan robot itu yang meningkat pesat di buat kaget bukan main dan hampir saja pergelangan tangannya di tangkap.
“Hiuh...hampir saja, jika bukan karna jubah raja iblis ini mungkin aku sudah tertangkap sejak tadi.”
Evan yang awalnya bertarung seimbang dan saling jual beli serangan kini di buat hanya dapat berlarian. Evan yang sadar jika semakin banyak ia menyerang maka itu justru membuat robot itu semain kuat.
Karna melihat Evan yang kesulitan, Lilia yang bersembunyi mencoba membantunya dan mengeluarkan salah satu skill andalan miliknya.
“Tuan, biarkan aku membantumu.”
“Gate Of Darknes.”
Lalu sebuah gerbang hitam setinggi lima meter muncul di udara dan terbuka dengan sendirinya. Lalu dari sana juga keluar monster monster dari dunia bawah secara banyak dan langsung mengerubuni Ravaria.
Karna itu Evan memiliki waktu sejenak dan mengisi kembali mananya.
“Terima kasih Lilia...waktu yang kamu berikan ini tak akan ku sia siakan...”
__ADS_1
Sambil meminum mana potion secara banyak, akhirnya proses peleburan pipa baja yang sudah Evan nanti nantikan selesai.
[Proses peleburan dan pemisahan material yang di ingkan telah selesai]
[Apakah tuan ingin melanjutkan ke tahap berikutnya]
“Ya, lakukan semuanya seperti yang ku pikirkan saat ini.”
[Baik tuan, sistem akan mulai memilih material yang di butuhkan untuk membuat senjata yang tuan ingikan]
[Proses pemilihan bahan selesai, sistem telah memilih dan menyarankan berbagai senjata yang bisa tuan buat]
Lalu di hadapan Evan yang kini berdiri sambil sedikit istirahat terlihat jelas ada banyak pilihan senjata Rank S dan SS yang di sediakan oleh sistem berdasarkan material yang Evan miliki dan mata Evan tertuju pada salah satu senjata rank SS yaitu Dragon God Sword.
“Sistem, aku memilih membuat Dragon God Swod dengan Rank SS ini.”
[Pesan di terima]
[Apakah tuan setuju membayar 200.000CP dan 20.000Gold sebagai biaya pembuatan senjata]
“Ya, aku setuju.”
[Memulai proses Crafting Senjata yang di inginkan]
Lalu Evan yang kini beristirahat sambil menunggu waktu pembuatan senjata yang dia inginkan hanya melihat dari jauh Ravaria yang melawan banyak monster dari dunia bawah seperti tengkorak dan makhluk Astral yang tak ada habisnya itu.
Setiap kali monster itu mati maka akan muncul kembali. Selalu begitu sampai akhirnya jumlah monster makin banyak dan seketika itu juga Ravaria langsung mengeluarkan cahaya berwarna biru yang sangat pekat.
Evan yang sadar robot itu mencoba mengeluarkan kekuatan destruktif yang kuat langsung terbang ke arah Lilia dan Chloe.
Saat ini Choe yang pingsan dan Lilia yang membuka Gate Of Darknes sudah mulai kehabisan mana dan tak akan bisa menahan serangan tersebut.
Dan benar saja, dalam secepat kilat Ravaria mengeluarkan serangan maha dahsyat dan mengancurkan seluruh monster sekaligus juga Gate Of Darknes.
Untungnya Evan tepat waktu sampai ke tempat Lilia dan Chloe lalu berhasil melindungi mereka dengan perisai mana miliknya. Terlihat tubuh Evan bahkan sampai menerima sedikit luka karna efek kuat serangan Ravaria.
“Tu-Tuan...”
“Maafkan saya karna tak bisa berbuat lebih...” terlihat raut wajah Lilia menunjukkan kesedihan karna ia seperti tak dapat membantu banyak pria yang sudah menolongnya itu.
__ADS_1
“Tak apa...”
“Aku tau kalau kekuatanmu belum pulih seutuhnya jadi kamu tak perlu berkata apa apa lagi.”
Kemudian Evan langsung mengeluarkan dua buah potion kelas atas dan memberikannya pada Lilia.
“Ini...minum satu dan berikan satu lagi pada Chloe.”
Lilia yang melihat Evan sampai harus menggunakan potion berharga kepada dirinya merasa tak enak dan tak ingin menerima pemberian tuannya itu.
“Itu...bukankah lebih baik satu lagi untuk tuan saja, aku tak terlalu membutuh-.” Sebelum Lilia menyelesaikan omongannya, Evan langsung memotong perkataan Lilia.
“Cepat minum potion itu dan lindungi Chloe.”
“Sekarang aku akan mengalahkan robot itu, jadi jangan kuatir.”
Lalu Ravaria yang sudah mengalahkan seluruh monster dan menghancurkan Gate Of Darknes langsung menerjang ke arah Evan.
Evan yang melihat itu juga langsung terbang menuju Ravaria dan pertarungan epic merekapun berlanjut.
[10%]
“Sedikit lagi...”
[20%]
[40%]
“Aku harus bertahan...”
[60%]
[80%]
“Ayo evan...bertahanlah sedikit lagi...”
Terlihat Evan mati matikan menghindari semua serangan Ravaria. Di detik detik menegangkan itu akhirnya proses crafting selesai dan Evan akhirnya mendapatkan senjata yang ia inginkan.
[100%]
__ADS_1
[Proses Crafting senjata telah selesai]
[Selamat tuan mendapatkan senjata rank SS Dragon God Sword]