
Sambil terus menghindari serangan dari besi baja berlapis Oriharukon Shard tersebut, akhirnya Evan di beritahu oleh sistem cara agar dapat menghentikan tentakel tentakel baja tersebut.
“Bagaimana caranya sistem?
[Caranya adalah dengan mematikan super computer yang terhubung dengan pipa pipa ini, tuan akan menemukannya di depan pintu masuk lantai empat]
Setelah mendengar cara mematikan benda aneh itu, Evan langsung terbang dengan kilat menggunakan Jubah Raja Iblis. Ia terlihat sangat terburu buru karna takut Chloe akan kehabisan energi kehidupan dan mananya duluan.
Sampai akhirnya Evan tiba di sebuah altar pemujaan yang hampir sama dengan yang ia temui di lantai satu. Tapi kali ini ada empat patung besar di tiap sisinya.
[Harap tuan mengaliri mana di tiap batu yang ada di bawah patung besar itu tuan]
Atas saran sistem, Evan langsung mengalirkan mananya pada patung pertama yang berbentuk monster aneh dengan empat tangan.
Sambil menggunakan pelindung mana, Evan terus mengalirkan mana ke patung itu dan secara mengejutkan batu yang tingginya sekitar dua meter itu tiba tiba saja mengeluarkan cahaya dan nampak hologram super computer dengan tulisan dan bahasa yang Evan tak pernah lihat sebelumnya.
Sambil berlindung di dalam pelindung yang ia ciptakan agar tak tersentuh oleh pipa pipa kabel lapis baja tersebut, Evan mulai di beritau sistem cara menonaktifkan super computer yang terlihat sangat unik dan canggih yang kini muncul di hadapannya.
“Sistem, bagaimana caraku mematikan alat ini?”
[Sistem akan memberikan arahan pada tuan melalui pikiran, jadi tolong lakukan seperti yang sistem beritahu]
Lalu dengan arahan sistem miliknya, Evan dengan mudah mengotak atik perangkat super canggih yang ada di depannya dan setelah selesai secara tiba tiba sebuah kabel pipa baja berhenti bergerak dan terjatuh.
Sampai akhirnya Evan pergi ke patung kedua yang berbentuk monster dinosaurus aneh dengan dua kaki besar dan dua tangan kecil miliknya.
Atas arahan sistem lagi lagi Evan dapat menonaktifkan super computer kedua dan pipa baja kedua juga ikut berhenti.
Kemudian di lanjutkan ke patung ketiga dan keempat yang juga dengan bantuan sistem, Evan dapat mematikan program yang menghubungkan super computer tersebut pada tiap kabel dan setelah mematikan ke empat program super computer tersebut kini terlihat pipa pipa baja itu sudah tak bergerak lagi.
Evan yang menyadari telah berhasil menaklukan lantai ke tiga langsung bergegas kembali ke tempat Chloe. Lalu saat sampai di sana Evan melihat Chloe yang sudah sekarat dan langsung membantunya.
“Chloe...apa kau baik baik saja?”
“Ev-Evan...”
Dengan cepat Evan mengeluarkan potion penambah hp dan mp lalu memberikannya kepada Chloe.
“Ini...habiskan potion ini.”
Setelah meminum potion pemberian Evan, tak lama kemudian Chloe bangkit kembali dan merasa seluruh energinya sudah terisi penuh.
“Apa yang terjadi padaku....kenapa seluruh kekuatanku tiba tiba saja kembali?”
__ADS_1
“Evan, potion apa yang kamu berikan padaku tadi?...sepertinya itu potion yang sangat berharga.”
“Itu hanya potion bisa yang akan mengembalikan tenaga dan manamu.”
Lalu karna Chloe sudah pulih kembali, Evan pun kembali melanjutkan perjalanan mereka ke lantai berikutnya.
Tapi sesaat sebelum Evan tiba di pintu lantai empat. Secara mengejutkan Evan kini merasakan aura kehadiran seseorang di sana. Bahkan Chloe juga dapat merasakannya.
“Evan...ini?”
“Ya...sepertinya ini aura milik musuh, Chloe jaga pertahananmu jangan sampai lengah lagi.”
“Baik....”
Akhirnya Evan dan Chloe berjalan ke bagian kiri ruangan yang besar tersebut yaitu tempat mereka dapat merasakan aura aneh itu. Sampai akhirnya mereka tiba di sana dan di buat terkejut.
“Astaga....siapa dia?”
Terlihat kini ada seorang wanita yang terlihat sudah sekarat sedang terikat oleh pipa pipa besi yang sudah tak berfungsi itu. Sang wanita terlihat sangat kurus dengan rambut berwarna emasnya yang rontok dan berjatuhan di sana.
Chloe yang melihat sosok wanita tersebut langsung sadar dan ingat kembali dengan ciri cirinya.
“Hoaaahhhh....dia...diakan raja iblis Lilia!” Ucap Chloe sambil berteriak.
“Iya...aku ingat sekali, tak salah lagi dia raja iblis ke 18 Lilia Draculea.”
Karna penasaran Evan langsung mengecek status wanita yang sudah hampir mengering tersebut dan terlihat status yang membuat Evan percaya pada perkataan Chloe sebelumnya.
Nama : Lilia Draculea
Ras : Vampire
Level : 150
HP : 15.624
MP : 200.427
STR : 874
AGI : 994
INT : 10.634
__ADS_1
Skill : Mana Regeneration, Soul Eater, Bloody Aura, Bloody Manipulation, Manipulation Soul, Gate of Darknes dll.
Title : Raja Iblis ke 18, Lustfull King Asmodeus.
“Astaga...dia benar benar raja iblis, jadi wanita yang sudah sekarat ini adalah raja iblis.”
Terlihat Evan berbicara dalam hati sambil melihat ke arah tebel hologram.
Lalu secara mengejutkan terdengar suara yang serak dan pelan dari wanita yang ada di depan mereka.
“Daaa-“
“Daaa?” Ucap Chloe.
Lalu terdengar lagi kali ini dengan jelas perkataan sebelumnya yang kini bisa Evan dan Chloe dengar.
“Darah...berikan padaku darah."
“Hiiii...dia meminta darah, bagaimana ini Evan?...apa kita akan menolongnya?
Setelah melihat tubuh gadis itu yang sangat keriput dan kurus kering. Seketika itu juga Evan teringat dengan dirinya yang dulu juga sama seperti itu.
Setelah hidup di penjara selama 30 tahun, tubuh Evan menua lebih cepat dari pada orang seumurnya dan parahnya lagi ia juga sering kelaparan di penjara karna jatah makannya yang sering di ambil oleh anak muda yang juga di penjara pada saat itu.
Tanpa basa basi Evan langsung mendekat ke arah wanita yang bahkan sudah tak dapat mengangkat wajahnya itu dan mendekatkan wajahnya.
“Ini...hisaplah sepuas yang kau mau...”
Lalu Evan menjulurkan tangannya ke mulut wanita itu dan secara perlahan wanita itu membuka mulutnya dan mulai menghisap darah Evan. Selama sepuluh menit lebih darah Evan terus di hisap keluar.
Sistem bahkan sampai memperingati Evan karna ia kehilangan darah sangat banyak dalam waktu yang singkat.
[Apa tuan yakin dengan keputusan ini]
Tapi Evan tak menjawab apa apa dan hanya diam sambil tetap memberikan darahnya. Sampai akhirnya wanita yang tepat berada di depannya itu sudah mengembalikan seluruh energinya dan terlihat Aura mana yang ia keluarkan menjadi lebih besar dan kuat.
Evan yang sudah kehilangan banyak darah langsung membeli potion dan meminumnya. Sampai akhirnya wanita kurus kering berambut pirang itu berdiri kembali dan terlihat tubuhnya yang sudah menua mulai beregenerasi kembali dengan cepat dan kini terlihat wanita muda yang sangat putih bersih dan cantik nan sexy sedang telanjang tepat di hadapan Evan.
Evan yang melihat itu langsung mengeluarkan pakaian pria yang sudah ia rubah menjadi pakaian gaun wanita dengan warna putih melalui skill Costum Change dan memberikannya pada wanita itu.
Sampai akhirnya wanita itu membuka matanya dan kini terlihat mata merah darah yang sangat indah sedang memandang Evan.
“Terima kasih tuan karna sudah menolongku.” Kemudian wanita itu langsung menundukkan badannya di hadapan Evan.
__ADS_1
Chloe yang melihat itu di buat terkejut karna saat ini sang raja iblis ke 18 Lilia Draculea yang terkenal dengan gelar Raja Iblis Lustfull King Asmodeus sedang duduk menundukkan tubuhnya seakan akan ia menganggap Evan adalah tuannya.