System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Sepuluh Ribu Tahun Yang Lalu


__ADS_3

Akhirnya Evan dan Deluna pergi meninggalkan pohon kehidupan yang kini makin menyusut.


Deluna yang terperangkap selama sepuluh ribu tahun sekarang sudah bebas dan terlihat sangat bahagia ketika meninggalkan tempat yang sudah mengurungnya itu.


Sambil berjalan Evan bertanya kenapa Deluna sampai bisa terperangkap di sana padahal dia sangat kuat.


“Deluna, sebenarnya kenapa kamu bisa terperangkap di sana?”


“Kalau itu, sebenarnya sepuluh ribu tahun yang lalu saya dan beberapa kesatria terpaksa berkorban dan menggunakan kekuatan pohon kehidupan untuk melindungi hutan besar Miamasa dari kehancuran, dulu dunia benar benar kacau.”


“Memangnya ada masalah apa sepuluh ribu tahun yang lalu?”


Akhirnya Deluna menceritakan kejadian sepuluh ribu tahun yang lalu kepada Evan yang penasaran. Sepuluh ribu tahun yang lalu dunia benar benar di penuhi oleh bencana dan malapetaka.


Setiap ras selalu berperang dan salling membunuh untuk mendapatkan kekuatan dan artefak peninggalan dewa. Lalu parahnya lagi Ras Flugel(Malaikat} yang merupakan ras tertinggi dan terkuat akhirnya juga ikut andil dalam perang tersebut karna sebuah Artefak peninggalan dewa yang jatuh ke dunia tersebut.


Ras Flugel tak segan segan membunuh bahkan melenyapkan ras yang berani bersaing dengan mereka untuk mendapatkan artefak kelas dewa.


Tapi di tengah tengah kekacauan tersebut tiba tiba saja muncul seorang manusia misterius yang menghentikan perang besar yang makin tak terkendali.


Dia dengan mudahnya membunuh dua belas monster pembawa malapetaka dan dua belas monster surgawi yang terus menebar kekacauan.


Bahkan Ras Flugel yang terkenal dengan kekuatannya juga tak mampu melawan sosok misterius itu sampai akhirnya mereka kembali ke daratan Pangea untuk memulihkan diri.


Sejak kemunculan pria misterius yang di juluki sebagai The Great God, dunia perlahan lahan mulai kembali damai. Tapi itu tak berlangsung lama karna pria misterius itu tiba tiba saja menghilang disertai dengan datangnya bencana besar yang melululantahkan seluruh dunia.


Dalam kekacauan besar itu semuanya hancur bahkan hampir seluruh ras yang ada musnah dan yang dapat bertahan akhirnya bertekad untuk mengubah dunia yang sudah hancur itu untuk lebih baik lagi dan meninggalkan kebiasaan buruk leluhur mereka yang suka berperang.


Deluna yang saat itu adalah Ratu dari ras Elf menggunakan kekuatan Pohon Kehidupan untuk setidaknya menyelamatkan ras elf yang berada di hutan besar Miamasa, bahkan sangking banyaknya menggunakan kekuatan pohon kehidupan tubuhnya sampai menyatu dan terperangkap di sana sampai sepuluh ribu tahun telah berlalu.


Evan yang mendengar cerita itu hanya berjalan dengan santai dan sedikit tertarik tentang manusia misterius yang di ceritakan itu.

__ADS_1


“Heh, jadi begitu ya.”


“Lalu siapa manusia misterius itu?”


“Entahlah, aku hanya pernah bertemu sekali denganya saat penandatanganan perjanjian damai di Las Lagos dan dia orangnya sedikit tertutup dan yang pasti dia bukan berasal dari dunia ini.”


Lalu ketika mereka bedua keluar dari dalam terlihat Ravaria dan Bell yang sudah menunggu nunggu kembalinya mereka.


Bell yang melihat Ratunya keluar dari tempat itu langsung meneteskan air matanya dan terbang menuju Deluna.


“Ratu...ba-bagaimana caranya?"


“Apa yang sebenarnya telah terjadi di dalam ratu?”


Lalu Deluna menceritakan semua kejadian dan alasan ia bisa terbebas. Bell yang mendengar cerita itu langsung bersujud dan berterima kasih kepada Evan.


Bell sendiri adalah keturunan peri pohon yang sudah turun temurun menjaga pohon kehidupan sekaligus mengabdi pada Ratu Elf yang di pilih oleh pohon kehidupan.


Walaupun saat ini ras elf sudah ada ratu baru, tapi itu hanyalah ratu pengganti dan bukan di pilih secara langsung oleh pohon kehidupan dan Bell tak mengakui itu lalu menyegel seluruh pohon kehidupan dari dunia Luar bahkan dari ras elf itu sendiri.


“Bell, jaga dirimu dan tempat ini baik baik.”


“Aku akan pergi dengan tuan Evan mulai sekarang.”


Awalnya Bell tak setuju karna kabar kembalinya ratu Ras Elf harus segera di umumkan. Tapi karna ini permintaan Deluna sendiri akhirnya Bell hanya bisa setuju dengan keputusan Ratunya itu.


“Jangan sedih Bell, kami pasti berkunjung sesekali jadi ikuti perintah Ratumu ini.” Ucap Evan sambil menenangkan Bell yang seakan tak rela Ratunya pergi bersamanya.


“Cih, aku tak tau siapa kamu sebenarnya tapi jika terjadi sesuatu pada ratu awas saja kamu ya.”


Akhirnya Evan, Ravaria dan Deluna kembali ke Freedom Arena. Awalnya Evan membawa Ravaria untuk jaga jaga karna coldown skill map teleportasi yang terbilang masih cukup lama yaitu lima jam.

__ADS_1


Tapi dengan meningkatnya status Inteligent milik Evan kini skill itu sama sekali tak memiliki Couldown dan Evan dapat berteleport ke segala penjuru dunia dengan bebas sekarang.


Dalam sekejap mata Evan kembali ke tempat vip guild mereka. Tapi saat tiba di sana acara sudah hampir selesai dan ternyata Guild mereka sudah kalah di pertandingan kedua.


Chloe dan Lilia yang sudah menunggu nunggu kehadiran Evan langsung mendatanganinya sesaat Evan berteleport. Walaupun saat ini mereka sedikti cemburu karna melihat ada wanita baru yang berdiri di samping Evan.


“Tuan, tuan akhirnya kembali.”


“Evan kemana saja kamu selama ini?...terus itu cewek siapa?”


“Hehehe, maaf lama...ini Deluna anggota baru kita.”


“Terus gimana pertandingannya? Apa giliran kita sudah mulai lagi?”


Kemudian mereka saling berkenalan dan Lilia mulai menjelaskan kalau Guild mereka sudah kalah di pertandingan kedua karna Evan tak muncul saat itu.


Jadi saat Evan tak ada di sana secara mengejutkan namanya muncul. Tapi karna ia tak berada di sana dan tak memasuki lapangan pertadingan Guild mereka jadi kalah di pertandingan kedua.


Bahkan saat itu banyak penonton dan orang yang mengolok olok Guild mereka karna Evan yang terkesan seakan akan takut untuk memasuki lapangan pertandingan karna ia akan menghadapi Raja dari kerajaan Undeath yaitu Raja Iblis Lich.


“Cih, jadi sekarang guild kita jadi kalah sekali dong.”


Evan yang baru saja datang sudah mendapatkan kabar kekalahan Guildnya menjadi sedikit kesal. Bahkan karna namanya yang saat itu muncul melawan Raja Undeath, Evan merasa itu adalah saat yang tepat untuk unjuk gigi.


Tapi karna semuanya sudah terlanjur akhirnya Evan hanya duduk bersama yang lainnya sambil menunggu giliran terakhir guild mereka di panggil.


Di babak pertama akan ada tiga perwakilan, jadi karna Guild Adams sudah kalah sekali, di pertandingan yang ketiga ini mereka harus menang jika ingin setidaknya memasuki babak selanjutnya.


Hari itu karna sudah sore sepertinya pertandingan hanya akan sampai pada kelopok tujuh. Mungkin rata rata di tiap pertandingan berlangsung sangat cepat tak sampai lima menit.


Tapi karna ada juga yang lama seperti pertandingan Lilia juri memutuskan hari pertama hanya sampai di grub ketujuh dan sisanya besok.

__ADS_1


Lalu nama terakhir kontestan yang akan bertandingpun di roling dan nama Chloe muncul. Chloe yang akhirnya mendapatkan bagiannya menjadi bersemangat, tapi ketika melihat siapa yang menjadi lawannya seketika itu juga ekspresinya berubah.


Ya, saat ini dia akan menghadapi orang yang paling ia benci yaitu orang yang sudah mengutuknya tak bisa berbicara. Orang tersebut adalah Raja Iblis Naraka.


__ADS_2