System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Menuju lantai terakhir


__ADS_3

Karna melihat Lilia yang dapat menahan dua bos monster lainnya, Evan kini bisa fokus pada dua monster besar yang ada di hadapannya.


Dengan jubah dan armor Raja Iblis Tiamat, semua serangan baik magic dan fisik yang di lancarkan dua bos monster itu sama sekali tak membuat Evan terkena damage.


“Hahaha...kalian menyebut diri kalian bos dungeon rank S?.”


Dengan penuh percaya diri Evan menahan sabitan dari monster berbentuk belalang samba hybrid. Terlihat jelas sabit besar lapis baja itu dapat di tahan oleh Evan dengan mudah menggunakan tangannya.


“Sekarang giliranku...”


Dalam sekejap Evan mengeluarkan Ethereal Staf dan menghujani bos monster tersebut dengan semua skill yang ia punya. Terlihat bos monster pertama yang berbentuk dinosaurus Cyborg bahkan tak dapat menahan serangan yang Evan lancarkan.


Bahkan sang bos Brutal Canibal Rex yang memiliki kecepatan tinggi juga tak mampu untuk menghindari serangan magic Evan yang cepat dan akurat.


“Fire Arrow.”


“Water Fall.”


“Earth stone.”


“Rasakan ini semua monster besar....”


Dengan kombinasi serangan tanpa henti, Evan dapat mengalahkan dua monster besar itu sendirian dengan sangat mudah.


(Sebenarnya Evan mendapatkan banyak skill Rank menengah kisaran B dan C dari kotak spesial yang ia beli di toko sistem seminggu yang lalu menggunakan Gold. Tapi karna hanya mendapatkan skill sampah dan item tak berguna Evan pun akhirnya tak berniat lagi membeli kotak spesial dengan harga 10.000Gold tersebut.)

__ADS_1


[Selamat tuan telah mendapatkan kotak hadiah misterius]


“Hiuh, bagaimana mungkin bos dungeon selemah ini...bahkan lantai tiga jauh lebih sulit menurutku.” Terlihat Evan berjalan dengan santai setelah mengalahkan dan memanen xp dan dropan dari dua monster yang telah ia kalahkan.


Sampai ia mulai mendekat dan melihat Lilia dan Chloe yang tengah bertarung dengan dua monster lainnya. Di sini Evan hanya menyaksikan sambil melihat apakah mereka membutuhkan bantuannya atau tidak.


Tapi ketika melihat Lilia dengan mode Raja Iblisnya, sepertinya bantuan Evan tak di perlukan. Bisa di bilang Lilia yang menggunakan mode Raja Iblis Lustfull King Asmodeus dapat mengalahkan dua bos monster lainnya dengan mudah.


“Rasakan itu monster sialan, itu sebagai balasan karna kalian sudah berani menghisap manaku dan membunuh teman temaku.”


Sesaat setelah Lilia membunuh dua monster lainnya notifikasi yang paling Evan sukai terdengar berbunyi di kepalanya.


“Hemmm, bahkan jika yang membunuh monster ini bukan diriku, aku juga menerima xp dari monster ini.”


“Sistem, apakah benar begitu?”


[Benar tuan, setiap monster yang di bunuh oleh orang yang tuan anggap teman party maka tuan juga akan mendapatkan xp]


“Ohhh, kalau begitu, apakah mereka juga mendapatkan xp sama sepertiku?"


[Tidak tuan, keistimewaan ini hanya di berikan oleh sang pencipta untuk tuan seorang]


Setelah semua monster di kalahkan, terlihat Lilia dan Chloe langsung menghampiri Evan yang memang terlihat sudah menunggu mereka.


“Tuan, apa penampilanku tadi luar biasa?”

__ADS_1


“Ya...khususnya mode Raja iblismu tadi membuatku sedikit tertarik.”


“Oohh, kalau itu adalah salah satu kartu andalanku, karna kontrakku dengan salah satu raja Neraka, aku bisa mendapatkan kekuatan secara instan.”


“Woah...hebat juga, jadi kau bebas menggunakan perubahan itu sesuka hatimu ya?”


“Tidak juga...mungkin dalam sehari aku hanya bisa melakukan tiga kali perubahan, karna jika lebih dari itu biasanya akan mempengaruhi tubuhku.”


Ketika melihat Evan yang sedikit takjub dengan kehebatan Lilia, Chloe hanya bisa sedikit cemberut karna memang di pertarungan tadi dia hanya bisa bersembunyi di balik perisai emasnya.


Evan yang melihat itu hanya tersenyum padanya sambil menyemangati Chloe.


“Hemmmm, apa yang kamu pikirkan Chloe?”


“Tidak ada, aku hanya merasa tak terlalu di butuhkan di sini.” Ucap Chloe sambil sedikit kecewa karna memang dialah yang terlemah diantara mereka bertiga dan parahnya lagi Lilia, gadis yang baru mereka temui bahkan lebih membuat Evan tertarik dari pada dirinya.


“Santai saja, mungkin sekarang belum, tapi aku yakin suatu hari nanti kamu juga bisa menjadi kuat jadi jangan cemberut begitu.”


“Apa benar begitu?”


“Tentu saja...jika kamu tak percaya maka aku sendiri yang akan menjadikan itu kenyataan.”


Mendengar ucapan Evan, Chloe menjadi bersemangat kembali. Ia sangat senang karna Evan ternyata sangat peduli padanya.


Akhirnya setelah mengambil hasil dropan berharga dari seluruh monster yang ada di sana, Evan langsung melanjutkan perjalanannya.

__ADS_1


Evan pikir awalnya ke empat monster tadi adalah bos dungeon rank S ini. Tapi ketika sistem bilang masih ada satu lantai lagi yaitu lantai ke lima, akhirnya Evan tau kalau yang barusan ia lawan hanyalah mini bos dan sekaranglah ia akan menghadapi last bos yang sesungguhnya.


__ADS_2