System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Lantai Satu "Eins"


__ADS_3

Lalu semua perwakilan menyusul masuk mulai dari kerajaan Sirius yang di wakilkan oleh raja mereka sendiri yaitu Hondo Sirius Black dan dua orang kesatria terkuatnya yaitu Kurena yang merupakan ras Ajin yang memiliki tujuh ekor dan seorang pria dengan tanduk banteng dan berbadan besar dan tegap, ia adalah komandan terkuat pasukan Black Beast yaitu Gordon Black Bull.


Lalu dari kerajaan Siren{Ras manusia ikan} ada Raja mereka yaitu Slardar Lock Ell yang berbadan sangat besar dengan bentuk manusianya yang menyerupai manusia berkepala Naga Laut dan dua kesatrianya yaitu dua orang pria dengan kepala Hiu dan ikan Viper.


Walaupun mereka bisa menyamarkan wajahnya ketika menggunakan wujud manusia, tapi saat ingin melewati pembatas itu wajah asli mereka mulai terlihat karna penghalang yang kuat tersebut.


Lalu dari kerajaan Vermilion ada Aria Vermilion dengan dua kesatrianya yaitu Carla Oratoria yang merupakan wanita cantik super sexy dan Julius Unclius yaitu seorang pria tampan dengan tubuh tegap.


Kemudian perwakilan dari Ras Elf yaitu seorang Ratu cantik dengan tubuh super sexy yaitu Ratu Alice Floresia yang di dampingin oleh dua kesatrianya yaitu Flan dan Hugo.


Saat melihat Ratu ras Elf dari dekat, Deluna hanya tersenyum ke arah wanita tersebut. sang Ratu yang juga melihat Deluna dari dekat merasa sedikit familiar dengan wajah wanita itu dan di buat sedikit bernostalgia.


Tapi mau apapun yang ia lakukan tetap saja ia tak bisa mengingat wajah wanita yang saat itu tersenyum ke arahnya.


“Apa kamu mengenalnya?” ucap Evan kepada Deluna yang sedikit penasaran karna entah kenapa perasaan mereka seperti terhubung.


“Hemm, dia mengingatkanku pada kenalan lamaku, aku dan leluhur dia dulu berhasil menyatukan ras elf yang terpecah.” Jawab Deluna yang terlihat sangat bahagia ketika melihat Ratu ras Elf dari dekat.


Sampai akhirnya seluruh perwakilan lainnya mulai masuk satu persatu. Ada Raja Lich dari kerajaan Undeath. Lalu Raja Dwarf, Raja Iblis malam Naraka dan dua pengawalnya.


Lalu Diablo dari kerajaan iblis Crimson yang di temani oleh hanya satu orang saja yaitu seorang gadis kecil yang sangat imut lalu karna inilah satu slot kosong dan ada babak tambahan yang akhirnya di menangkan Evan.


Terus ada kerajaan manusia lainnya yang tak kalah hebat yaitu kerajaan Spade dari dewan barat juga yang di pimpin oleh Raja muda Arthur Siegfried dan dua kesatrianya.


Dan juga ada kerajaan WareWolf yang di pimpin oleh Raja Lycan Banehallow dengan dua kesatria kuatnya yang juga berhasil memasuki menara langit dan juga kerajaan dan guild lainnya yang kuatnya juga sudah tak perlu di ragukan lagi yang jika di sebutkan bakalan sangat panjang.


Sampai akhirnya peserta terakhir yang tersisa yaitu Evan akan segera masuk kedalam sana...


“Evan hati hati di dalam sana.” Ucap Chloe dengan ekspresi sedikit sedih karna ia akan segera berpisah dengan Evan.


“Iya, aku tau.”


“Tuan...saya yakin tuan akan mendapatkan apa yang tuan cari di dalam sana dan saya akan menunggu kepulangan tuan.” Ucap Lilia.


“Hemmm.”

__ADS_1


“Hohoho, saya yakin tak akan ada yang bisa mengalahkan master di dalam sana dan jangan lupa oleh olehnya.” Lanjut Ravaria.


“Hahaha, tentu saja semuanya akan dapat bagian nanti.”


“Tuan...”


“Tak ada apa apa, hanya saja mohon hati hati di dalam sana karna tempat itu banyak sekali jebakan yang sangat berbahaya dan berhati hatilah dengan Zeno dan pasukannya, saya merasakan niat jahat dari mereka.”


“Aku tau itu, jadi santai saja dan juga tolong jaga mereka semua untukku.”


“Baiklah tuan, serahkan padaku.”


Lalu Evan mulai tersenyum dan berjalan meninggalkan empat wanita cantik yang hanya bisa pasrah melepas kepergian pria yang sudah banyak menolong mereka.


Sambil berjalan dengan pelan, Evan tersenyum ke arah mereka kembali dan berteriak sebelum memasuki penghalang itu.


“Chloe, jangan lupa giat berlatih ya...saat aku pulang nanti aku ingin melihat perkembanganmu.”


“Iya, aku pasti latihan dengan giat jadi kamu harus berhati hati di sana.”


“Tuan...terma kasih sudah mempercayaiku.”


“Ravaria, jangan malas berlatih mengendalikan mana, di masa depan nanti aku ingin kau bisa bebas dari masa lalumu itu, jadilah kuat dan lawan itu semua.”


“Master...tentu saja, terima kasih master.”


“Deluna, mungkin kita baru bertemu, tapi entah kenapa perasaanku terhubung dengan baik padamu, aku minta kamu jaga mereka semua sampai aku kembali.”


“Baik tuan serahkan padaku.”


Setelah salam perpisahan itu, Evan berjalan dengan penuh percaya diri memasuki pintu menara langit. Cardina yang melihat orang terakhir akhirnya masuk langsung tertawa ketika Evan memasuki tempat itu.


“Hohohoho, ternyada ada pendatang baru yang sangat kuat.”


“Selamat datang di menara langit, aku harap kamu dan monster yang ada dalam tubuhmu itu bisa bertahan di sihi, hohohoho.”

__ADS_1


Saat mendengar ucapan Cardina, Evan di buat sedikit terkejut. Bukan karna apa apa, selama ini ia sudah banyak bertemu orang orang kuat tapi tak ada yang pernah tau dengan keberadaan sistem.


Evan yang sedikit tak nyaman dengan perkataan Cardina mencoba mengkonfirmasi apa maksud dari perkataannya.


“Sistem, apa dia membicarakanmu?”


[Lapor tuan, itu tak mungkin]


[Tak akan ada satu entitas apapun yang bisa mengetahui keberadaan sistem di tubuh tuan kecuali dia adalah seorang dewa]


“Jadi dia membicarakan siapa? Apa jangan jangan?...”


[Benar tuan, dia pasti membicarakan telur naga yang ada di inventory tuan]


“Hooo, jadi dia bisa merasakannya ya?”


[Bisa tuan, entah kenapa menara ini juga terhubung dengan telur tersebut]


Lalu Evan yang berjalan melewati penghalang itu terkesan tak merasakan efek apa apa. Ia merasa hanya berjalan seperti biasa dan tak kesulitan sama sekali.


Sama halnya dengan Seno, kondisi Evan saat tiba di dalam terlihat tenang dan baik baik saja, berbeda dengan sebagian orang yang sampai di sana dan terlihat sangat kelelahan.


Lalu setelah orang terakhir masuk. Pintu besar itu langsung tertutup rapat dan getaran yang sama seperti sebelummnya langsung mengguncang benua Gondwana dan seluruh dunia sampai pintu itu tertutup seutuhnya dan secara ajaib kabut dan awan langsung muncul dan menyelimui menara besar itu sampai tak terlihat sedikitpun.


Kini semua orang tiba di lantai satu dan di buat takjub dengan tempat yang luasnya bukan main tersebut. saat ini di hadapan mereka semua sebuah bangunan arsitektur kuno dan elegan dengan cahaya yang menyinari tiap bangunannya membuat mereka terpesona.


Terlebih lagi pintu pintu aneh yang berjumlah ribuan yang berjejer dengan rapi di hadapan mereka semua.


Cardina yang tiba tiba saja sudah berpindah tempat di depan mereka semua langsung menyabut dua ratus delapan puluh orang yang terpilih di lantai satu.


“Selamat datang di lantai satu menara langit "Eins" Saya Cardina sangat senang karna saat ini ada banyak orang kuat dan wajah baru yang belum pernah ku lihat. Terutama seorang pria dan wanita yang seharusnya tak berada di sini, hohohoho.”


“Tanpa basa basi lagi, ayo coba taklukkan menara besar ini.”


Dengan semangat Cardina berteriak di hadapan mereka semua.

__ADS_1


Semua orang orang super kuat dari seluruh belahan dunia kini terlihat sangat bersemangat dan tak sabar untuk mulai berburu harta dari menara besar tersebut.


__ADS_2