
Saat semua monster secara bersamaan mendekatinya dan bersiap melahapnya, Evan yang sudah menggemgam Ethereal staf langsung menyerang mereka semua sekaligus.
“Freezing Atmosphere.”
Seketika itu juga seluruh lautan membeku, Evan yang kini energinya sudah penuh kembali membekukan mereka semua dan seluruh lautan sampai ribuan kilometer. Dahsyatnya kekuatan Evan membunuh monster monster besar itu dalam sekejap mata.
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
“Hemmm, level mereka sangat tinggi tapi kok mereka rasanya lemah sekali ya?”
“Apa ini cuman perasaanku saja atau memang monster monster ini tak sehebat yang di ceritakan atau mungkin aku saja yang sudah bertambah kuat, hahahaha.”
[Lapor tuan, yang tuan pikirkan itu memang benar]
[Level di tiap monster hanyalah hitungan dasar awal yang ditentukan oleh banyak faktor dan bukan penentu kuat atau lemahnya monster tersebut]
[Dan yang terpenting dari semua jawaban tuan adalah perkembangan tuan yang sudah jauh deratis di bandingkan saat pertama kali tuan ke dunia ini]
“Begitu ya...baiklah lebih baik kita cepat cepat menghabiskan energi di mutiara hitam ini dan melanjutkan perjalanan ke tempat lain.”
Evan yang kini duduk kembali dan menghisap energi kehidupan dari mutiara hitam menghabiskan waktu sepuluh jam lamanya sampai laut yang cerah itu perlahan lahan mulai redup dan tergantikan oleh malam.
“Akhirnya selesai juga.”
Setelah berjam jam memanen energi kehidupan dari mutiara hitam, akhirnya mutiara hitam pekat itu kini memudar dan sudah tak ada yang tersisa dari sana. Kini Evan yang sudah mendapatkan apa yang ia mau langsung menghentikan skill Freezing Atmosphere miliknya dan melesat bagai peluru menuju tempat berikutnya.
Di perjalanan Evan menyaksikan perubahan yang terjadi di dasar laut menjadi sedikit takjub dengan apa yang ia lihat. Kini tempat itu di penuhi oleh cahaya dari berbagai macam tumbuhan dan hewan laut yang menerangi seluruh dasar laut Atlanta yang luas.
Sambil meluncur bagai cahaya kilat di dasar lautan, Evan sesekali membunuh monster besar yang ia temui. Ia terus melakukan itu sampai ia tiba di tempat yang sangat aneh.
Tempat itu di penuhi oleh monster monster besar yang seperti tidur sambil menyerap energi misterius yang keluar dari sebuah portal aneh.
__ADS_1
“Hemmm, jadi dari portal itu energi misterius ini keluar.”
Evan yang melihat banyak monster besar yang tertidur itu langsung membekukan mereka semua dan membunuh mereka satu persatu.
Hewan laut yang dasarnya sangat membutuhkan air dan lemah juga terhadap air itu langsung membeku dan tak dapat melakukan apa apa. Ia membekukan dan membakar mereka semua sampai suara yang Evan sukai terdengar nyaring di kepalanya kembali.
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
Evan yang sudah membersihkan monster yang menghalangi pintu masuk ke dalam portal aneh itu langsung mendekatinya. Kini di hadapannya terlihat jelas portal aneh dengan lebar lima meter.
Dengan cepat Evan memasuki potal tersebut dan ia secara cepat berpindah ke sebuah tempat yang membuatnya tak habis pikir.
Kini di hadapanya terlihat sebuah kota yang sangat besar dan indah dengan gaya arsitektur yang sangat memukau dengan bangunan bangunan super tinggi tapi sudah hancur lebur sebagian.
“Astaga, apa yang terjai di sini? Kenapa tempat ini bisa sampai hancur lebur begini?”
Terlhat ada banyak bangunan dan kendaraan aneh yang baru pertama kali Evan lihat dan itu terlihat sangat keren di matanya.
Lalu walaupun tempat itu sebagian sudah hancur dan rata dengan tanah, tapi ada bagian yang masih utuh dan tetap berfungsi.
Sebagai contoh lampu penerangan jalan dan tulisan tulisan aneh yang tetap menyala terang.
Dan semua keingintahuan Evan yang terus mengikuti energi misteris itu membimbingnya dan menuntunnya pada sebuah gedung besar yang sudah hancur lebur.
“Sepertinya gedung besar ini hancur oleh sebuah serangan yang maha dahsyat dan aku dapat merasakan energi misterius itu berasal dari bawah sini.”
Sambil menelusuri energi itu yang makin lama makin terasa kuat, Evan kini tiba di sebuah tempat kosong yang menjadi tempat keluarnya energi itu.
“Di sini ya...”
Dengan cepat Evan mengeluarkan Ethereal Staf dan menyerang lantai aneh yang memancarkan energi misterius itu.
“Fire Arrow.”
__ADS_1
Serangan api super kuat membakar dinding itu. Tapi anehnya dinding itu sama sekali tak hancur ataupun lecet karna serangan api milik Evan.
“Gila, kuat juga nih tembok.”
Evan lalu menyerang lantai yang berlapis baja itu dengan serangan lain miliknya. Ia menyerang dengan semua skill yang ia punya. Tapi mau apapun yang Evan lakukan ia tetap tak bisa.
Evan yang mulai kesal langsung mengaliri Ethereal Staf dengan energi terkuatnya yaitu energi bintang dan benar saja. Dengan serangan kuat dan unik khas enegi bintang yang memiliki daya hancur tiada tara, lantai yang super kokoh itu langsung bolong dan Evan kini dapat merasakan energi misterius yang mulai keluar lebih banyak lagi dari dalam sana.
“Akhirnya hancur juga.”
“Energi bintang milikku hanya tersisa sedikit, lebih baik aku menghemat jika sewaktu waktu membutuhkannya.”
Kini Evan berjalan memasuki lantai yang sudah bolong itu dan mengikuti energi misterius yang makin kuat ia rasakan. Ia terus berjalan dan melihat ada banyak barang barang aneh seperti halnya laboraturium di jamanya dulu.
Tapi labolatoruim yang kini ia lihat berada di level yang berbeda dengan ada banyak benda dan barang yang Evan sendiri tak paham apa fungsinya.
“Tempat ini luas juga dan ada banyak benda aneh seperti hasil penelitian di sini.”
Evan yang di bimbing energi aneh itu terus masuk lebih dalam sampai kini ia tiba di sebuah pintu yang sangat besar. Pintu itu terlihat kokoh dengan baja besar yang melapisinya dan hampir sama dengan yang ada di lantai awal tadi. Evan yang melihat itu langsung bertanya pada sistem.
“Sistem, apakah baja ini sama dengan yang ada di awal tadi? Jika benar, apakah ada cara lain untuk membuka pintu ini tanpa menghancurkannya?”
[Lapor tuan, material yang melapisi pintu ini memang sama dengan yang tuan jumpai di awal]
[Material super keras ini di sebut Redemtion Crystal dan tak ada cara lain untuk masuk kecuali menghancurkannya karna sebuah sistem telah mengunci pintu ini dari dalam]
“Heh, jadi aku harus menggunakan energi bintang milikku lagi dong.”
“Apa tak bisa menggunakan Dragon God Sword?”
[Tidak bisa tuan, itu karna efek Dragon God Sword yang dapat menyerap dan menetralkan segala jenis elemen tak berfugsi dengan baik karna Redemtion Crystal adalah material yang tak memiliki energi khusus dan hanya material keras yang sangat langka]
“Huh, baiklah aku mengerti.”
Evan yang dapat merasakan energi bintang di tubuhnya mulai menyusut menjadi sangat menyesal karna dulu ia pernah membuang buang energi itu karna emosi sesaat.
Saat energi super langka itu hanya tersisa beberapa barulah Evan menyadari semua perbuatan bodohnya di di lantai dua waktu itu benar benar merugikannya.
Karna tak ada cara lain, akhirnya Evan mengalirkan energi bintang di tinjunya dan bersiap mengahancurkan pintu besar tersebut.
__ADS_1