System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Pagi Yang Indah


__ADS_3

Getaran hebat yang mereka rasakan seketika itu juga menghentikan pertengakaran asmara di antara mereka bertiga.


“Woah...kenapa tiba tiba saja terjadi gempa seperti ini?”


“Ini...spertinya dungeon ini akan segera rubuh dan menghilang tuan.” Ucap Lilia.


“Heh, menghilang?”


“Gawat bagaimana ini...bahkan semua harta yang ada di sini belum sempat kita ambil.” Lanjut Chloe dengan ekspresi yang sedikit panik.


Lalu Chloe dan Lilia dengan cepat mengambil banyak emas dan harta yang bisa mereka bawa sebelum akhirnya Evan mengambil itu semua dan memindahkannya ke dalam inventory miliknya.


“Serahkan semua padaku, aku akan mengamankan terlebih dahulu semua harta ini.”


Dengan cepat Evan mengarahkan tangannya dan menyimpan semua harta yang ada di sana.Lilia dan Chloe yang melihat Evan berlarian sambil menyimpan harta itu dengan cepat hanya bisa makin kagum pada kehebatan dan kelucuan Evan di kala ia berlarian dengan panik untuk mengambil semua harta.


Sambil terus menghindari bebatuan yang berjatuhan, Evan dengan sigap mengambil semua harta yang ada di sana sampai tak tersisa sedikitpun.


“Akhirnya selesai, ayo tuan kita harus cepat pergi sebelum tempat ini rata menjadi tanah dan kita bisa terkubur hidup hidup di sini.”


Tapi Chlloe yang sudah mengetahui kalau Evan memiliki skill teleportasi langsung mendekat dan memegang tangan Evan. Lilia yang melihat Evan tak bergerak sedikitpun langsung paham dengan situasinya dan berlari mendekat juga.


“Apa tuan memiliki skill teleportasi?”


“Ya, aku memilikinya...”


“Seperti yang di harapkan dari tuanku.” Lalu Chloe dan Lilia langsung memeluk Evan dengan erat dan seketika itu juga Evan langsung menggunakan skill teleportasi miliknya.


“Map teleportasi.”

__ADS_1


Dalam sekejap mata mereka tiba di depan sebuah Mansion mewah. Mansion itu sendiri berada di tepi danau besar yang terletak di sebelah barat kota Berne.


Lilia dan Chloe yang sadar mereka sudah tiba di tempat lain langsung bertanya pada Evan kemanakan mereka berteleport.


“Kemana kita berpindah tuan?”


“Iya benar...dimana kita sekarang Evan?”


“Setelah berpetualang emang yang terbaik istirahatkan, jadi aku membawa kita kembali ke rumah milikku.”


“Hooo, jadi ini dia mansion mewah yang di berikan raja Reinhard padamu saat itu...”


“Benar sekali, baiklah ayo masuk dan beristirahat...aku sudah sangat lelah.”


Akhirnya hari itu Evan, Chloe dan Lilia masuk ke dalam mansion mewah tiga lantai milik Evan dan merekapun beristirahat di sana hari itu.


Terlihat bahkan Lilia dan Chloe berselisih kembali karna memperebutkan kamar yang berdekatan dengan Evan. Evan yang saat itu memang sudah sangat lelah justru memilih kamar yang paling ujung dan meminta mereka untuk jangan menggangunya berisitrahat.


Sampai pagi harinya Evan akhirnya terbangun kembali. Evan yang merasakan dadanya sesak akhirnya membuka matanya dan kini melihat ada wanita cantik yang sudah ia kenal yaitu Lilia sedang telanjang dan tidur di pelukannya.


Ketika melihat itu hasrat Evan di buat mengebu gebu. Kedua boba besar milik Lilia membuat seluruh fokus Evan pagi itu menjadi buyar.


Evan yang tak tahan mencoba memegang boba yang ada di hadapannya dan tak sengaja membangunkan Lilia.


“ahhh...tuan, itu sedikit geli...”


“Li-Lilia, kenapa kamu tidur di kamarku dan...”


“Dan kenapa kamu telanjang, jika ada yang melihat nanti mereka bisa salah paham.”

__ADS_1


Tapi bukannya mendengarkan perkataan tuanya itu Lilia justru meraba raba dada Evan secara lembut sambil menggodanya.


“Tuan sepertinya sangat tertarik dengan boba milikku, jika tuan ingin tuan boleh menyentuhnya sesuka yang tuan inginkan...”


Mendengar perkataan Lilia dan gerakan jari manjanya di dada Evan, Evan yang sudah menahan Hasratnya akhirnya mulai kehilangan kendali dan berseluncur di keindahan tubuh wanita cantik yang ada di hadapannya saat itu.


Di pagi yang cerah itu Evan akhirnya memadu kasih dengan Lilia dan melepaskan title keperjakaannya di hari itu juga.


Di pagi yang sangat cerah dengan kehangatan cahaya mentari pagi yang menyinari mereka saat itu membuat keadaan di sana makin panas.


Evan yang sudah menjomblo selama hampir setengah abat itu akhirnya dapat menikmati surga dunia yang sudah lama ia impikan.


Sampai akhirnya matahari mulai menyingsing tinggi lalu siang hari datang dengan cepat dan itu juga menjadi akhir dari kenikmatan yang Evan rasakan.


Setelah mandi dan bersiap siap, Evan, Chloe dan Lilia akhirnya bersiap pergi untuk mencari makan. Karna Mansion mewah milik Evan belum ada pegawainya mereka terpaksa makan di luar karna tak ada satupun dari mereka yang bisa memasak dan memang mansion itu kosong dan tak ada makanan di sana.


“Baiklah jika sudah siap kita akan berteleport ke kota berne untuk makan siang.”


“Oke, aku sudah siap.”


“Saya juga sudah siap tuan.”


Dalam sekejap mata Evan mengaktifkan skill map teleportasi dan berpindah ke kota berne. Sesaat setelah mereka berteleport ke kota berne, terlihat kota yang besar dengan bangunan bangunan khas abad pertengahan dan sangat indah itu terlihat sangat ramai dengan pengunjung lain.


Evan yang baru pertama kalinya ke kota Berne sedikit bingung ingin makan siang di mana dan meminta saran Chloe.


“Chloe, apa kamu tau tempat yang cocok untuk kita makan siang?”


“Hemmmm...kalau masalah itu serahkan padaku, aku dulu sering ke kota ini untuk membeli perlengkapan sihir ku, jadi aku sedikit mengenal tempat ini."

__ADS_1


Akhirnya di pandu oleh Chloe, mereka kini tiba di sebuah restoran mewah dan terlihat ada banyak bangsawan dan beberapa pengunjung penting lainnya yang sedang makan siang juga di sana.


Mereka yang memang sudah lapar itu tanpa basa basi memesan seluruh menu favorit restoran mewah tersebut.


__ADS_2