
“Untuk mempersingkat waktu mari kita mulai acara ini dengan sebuah artefak misterius dari benua Rodinia.”
Lalu seorang wanita cantik lainnya mendekat ke arah Valeria dan kini di hadapan Valeria telah ada sebuah kotak yang sudah di lapisi kain khusus yang berfungsi untuk menutup kotak tersebut agar tak dapat di lihat isinya.
Dalam sekejap Valeria membuka kotak pertama dan kini sebuah artefak aneh dengan bentuk seperti cangkang kura kura lengkap dengan ukiran khas abat kekosongan atau yang biasa di sebut masa yang telah lama hilang kini terlihat dengan jelas dari layar monitor.
“Untuk artefak pertama yang di lelangkan adalah artefak dari masa yang telah lama hilang.”
“Menurut para ahli dari asosiasi pedagang, artefak ini berfungsi sebagai pelindung mutlak dari segala jenis serangan elemen dan dapat di gunakan bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga teman dalam radius lima meter, lalu kegunaan lainnya masih belum di ketahui.”
“Untuk harga awal adalah sepuluh juta Crone.”{Crone adalah mata uang dominan di dunia itu seperti Dollar di dunia kita}
Lalu dari bangku tamu biasa mulai banyak orang orang menawar.
“Lima belas juta Crone.”
“Dua puluh juta Crone.”
“Dua pulh lima juta Crone.”
Karna efek pertahanan mutlak dari segala macam elemen sihir. Terlihat banyak orang yang tertarik untuk mendapatkan artefak tipe pertahanan tersebut.
“Lima puluh juta.” Saut seseorang dari kamar vip nomor 223.
“Tujuh puluh juta Crone.” Lanjut seseorang dari kamar vip nomor 771.
Akhirnya harga artefak tersebut mulai naik dengan sangat cepat. Bahkan kini sudah menyentuh harga dua ratus juta Crone. Chloe yang melihat artefak tersebut dan sedikit tertarik bertanya pada Evan apakah artefak itu cocok untuknya atau tidak.
“Evan, artefak tipe pertahanan itu sengat hebat, dengan kemampuan dapat menahan segala macam serangan elemen pasti itu sangat berguna untuk kita.”
Tapi ketika mendengar perkataan Chloe, Evan langsung menjawab itu dengan santai seakan ia sama sekali tak tertarik pada artefak rank S tersebut.
__ADS_1
“Memang benar dengan kemampuan menahan segala macam elemen membuat pertahanan Artefak itu sangat kuat, tapi artefak itu juga memiliki banyak kelemahan.”
“Kelemahan?...apakah karna artefak itu tak dapat menahan serangan fisik?”
“Itu juga salah satunya, tapi yang terpenting untuk mengaktifkan artefak tersebut membutuhkan mana yang sangat besar, jadi hanya menggunakannya sebentar saja akan menghisap mana penggunanya dengan cepat.”
“Heh...apakah benar begitu? Dari mana kamu mengetahui hal itu?” terlihat Chloe lagi lagi penasaran karna Evan dapat melihat kelebihan dan kekurangan artefak tingkat tinggi tersebut hanya dalam sekejap.
“Aku tau karna salah satu skill milikku, jadi mau kamu percaya atau tidak itu terserahmu.”
“Hemmm...tentu saja aku pecaya padamu, aku hanya penasaran saja bagaimana caranya kamu dapat mengetahui itu semua hanya dalam sekejap.”
“Aku tak ingin menjelaskannya karna ribet, jadi duduk yang manis dan saksikan saja pelelangan itu, jika ada yang cocok untukmu akan ku beritau.”
“Hehehe...kalo gitu ya udah, aku percayakan semuanya padamu...”
Akhirnya artefak pertama tersebut laku terjual dengan harga tiga ratus lima puluh juta Crone oleh tamu dari kamar vip nomor 432.
“Selamat untuk tamu kamar vip nomor 432 karna berhasil mendapatkan artefak tipe pertahanan ini.”
Lalu sekarang si pembawa acara tersebut langsung membuka kotak kedua dan kini telihat sebuah armor dan pedang kelas A lengkap satu set.
“Untuk barang kedua yang akan kita lelangkan adalah satu set armor dan pedang dengan rank A ini.”
“Efek satu set armor ini adalah untuk meningkatkan pertahan fisik dan juga menambah kecepatan gerak. Dengan elemen dasar angin yang menyelimuti armor ini membuat pengunanya dapat bergerak lebih cepat jika di padukan dengan elemen yang cocok.”
“Lalu jika di gabungkan dengan pedang long sword ini maka efek spesial akan muncul, yaitu penambahan kekuatan elemen angin yang akan menjadikan pedang long sword ini menjadi lebih ringan dan tajam serta serangan magic elemen angin yang di hasilkan juga lebih kuat.”
“Untuk harga awal satu set armor dan senjata ini adalah dua puluh juta Crone.”
Seketika saat pembawa acara selesai berbicara. Terlihat para tamu yang hadir mulai menawar satu set armor dan senjata rank A tersebut.
__ADS_1
Rata rata mereka yang menawar sudah pasti adalah mereka yang memiliki elemen dasar angin.
Dengan efek spesial untuk elemen angin. Akhirnya satu set armor dan senjata tersebut terjual dengan harga seratus lima puuh juta Crone.
“Selamat untuk Tuan muda di sebelah sana karna berhasil mendapatkan satu set armor dan senjata rank A ini.”
Terlihat malam itu banyak barang di lelangkan. Semua tamu undangan di buat kagum dan menawar tak karuan karna artefak dan barang barang yang di lelang malam itu sangat langka mulai dari rank B-S.
Seluruh orang mulai menawar dan berharap mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tapi di tengah tengah kebisingan dan kerumunan itu, ada satu orang yang terlihat bosan dan sama sekali tak tertarik. Ya, dia adalah Evan Adams.
Mungkin bagi Evan yang memiliki banyak armor dan senjata rank S ketika melihat artefak yang di lelangkan di sana sama sekali tak tertarik.
Tapi bagi orang orang yang berasal dari dunia itu, untuk setidaknya memiliki satu senjata rank A saja mereka harus berasal dari keluarga bangsawan atau jika ia petualang dan pedagang maka mereka harus membayar harga mahal untuk satu saja senjata rank A.
Sebagai contoh Chloe yang merupakan petualang rank S saja tak memiliki artefak ataupun senjata rank A. Bahkan senjata yang saat itu ia gunakan hanyalah sebuah tongkat Rank C yang memiliki efek menggandakan sihir pemulihan.
Tapi ketika mengikuti Evan dan bersama sama menaklukan dungeon rank S waktu itu, kini ia telah memiliki tongkat baru rank A dengan efek penguatan serangan dan pertahanan secara signifikan.
Malam itu Evan yang terlihat bosan mulai tak tahan dan ingin kembali dan tidur di hotel.
“Cih, membosankan...”
“Ya mau bagaimana lagi, bagi tuan Evan pasti acara pelelangan ini sangat membosankan.” Ucap Alucard yang saat itu duduk di belakang Evan, sedangkan Chloe dan Lilia di sampingnya. Lalu Ravaria terlihat tak pedui dan hanya menyantap banyak makanan.
Sampai akhirnya pelelangan malam itu akan berakhir dan kini sebuah kotak terakhir yang sudah di tunggu tunggu oleh banyak orang akhirnya segera di buka.
“Baiklah tuan dan nyonya, untuk mengakhiri acara malam ini saya akan melelang sebuah benda yang akan membuat tuan dan nyonya tak akan bisa tidur jika tak mendapatkan benda ini.”
ketika mendengar perkataan si wanita pembawa acara tersebut. Banyak orang makin penasaran dengan kotak terakhir yang kini akan segera di buka.
“Baiklah, tanpa basa basi lagi saya akan membuka kotak terakhir...”
__ADS_1
Lalu Valeria membuka kotak terakhir yang akan di lelangkan malam itu.
Lalu sebuah buku berwarna merah pekat dengan ukiran dan aura merahnya langsung membuat banyak orang gemetaran.