
Kini monster besar dengan tujuh kepala berbeda dan dua puluh tangan yang juga berbeda langsung menyerang Evan. Dari kepala monster itu keluar tujuh serangan elemen yang berbeda beda dari tiap kepalanya.
Serangan super kuat dan maha dahsyat itu langsung mengarah tepat ke arah Evan yang hanya terbang sambil melipat kedua tangannya.
Melihat tindakan Evan yang seperti itu, semua penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut sudah tak dapat berkata kata lagi.
Semuanya kini hanya diam dan menatap layar hologram seakan akan ingin tau apa strategi pria gila yang terlihat tenang dan santai itu.
Lalu secepat kilat serangan tujuh elemen langsung mengenai Evan yang hanya diam sambil melipat tangannya dengan santai.
“Awas...”
“Haaa, kenapa dia hanya diam saja.”
“Menghindar...”
Kini banyak penonton yang melihat Evan yang stay kalem enjoy mulai berteriak. Banyak orang yang tak kuat melihat kejadian itu dan menutup matanya.
Bagaimana tidak, serangan maha dahsyat seperti itu jika mengenai seseorang sudah dapat di pastikan orang itu akan menjadi debu.
Karna kekuatan serangan tersebut, terlihat bangungan megah di kastil babel sampai porak poranda. Bahkan kini layar hologram mulai berkedip kedip seakan juga menerima dampak serangan maha dahsyat tersebut. para penonton yang tak dapat melihat dengan jelas mulai mengoceh satu sama lain.
“Astaga apa dia menerima mentah mentah serangan itu?”
“Woah, apa dia sudah mati?”
“Sialan, dia ceroboh sekali.”
“Woi, kenapa layar hologramnya rusak rusak sih...”
Karna tak terlihat apa yang terjadi di dalam kastil babel, para penonton mulai kebingungan dan mengoceh.
Banyak yang berspekulasi Evan sudah mati, tapi banyak juga yang terlihat tersenyum dan menikmati pertandingan itu dan percaya Evan masih baik baik saja.
“Hahaha, pria itu benar benar menarik.”
“Iya, serangan seperti itu dia terima mentah mentah, jika dia masih bertahan aku sudah tak dapat berkata kata lagi untuknya.”
Sampai beberapa saat berlalu, kini layar hologram yang menampilkan pertandingan di kastil babel mulai membaik dan jernih.
Saat layar hologram mulai menampilkan kembali pertrungan Evan melawan Last bos di menara babel, layar yang sudah pulih seutuhnya itu dengan jelas memperlihatkan sesosok pria yang melayang di udara sambil melipat tangannya.
Saat melihat kondisi Evan yang baik baik saja bahkan tak ada luka dan lecet sedikitpun, semua penonton sudah tak bersuara lagi. Kini Freedom Arena sangat sunyi seperti kuburan.
__ADS_1
Sampai akhirnya setelah beberapa saat teriakan meriah mulai terdengar keras dan makin keras...
“Woahhh...hebat.”
“Hahaha, aku sudah tau dia pasti melakukannya.”
“Hemm, benar benar pertunjukkan kelas atas.”
“Evan, semangat...”
“Ayo kamu pasti bisa mengalahkan monster aneh itu.”
Saat melihat sosok Evan yang berdiri kokoh dan gagah setelah menerima serangan maha dahsyat tersebut dan tak terluka sama sekali. Para penonton langsung histeris dan mulai mendukung Evan yang kini terlihat tersenyum lebar dari layar hologram.
“Apa hanya begitu seranganmu?”
“Hemmm, bahkan itu tak layak di sebut serangan di hadapanku."
Monster besar yang melihat Evan masih baik baik saja langsung berteriak keras. Tujuh kepala besar monster itu berteriak dan mereka mulai mengeluarkan dominasi mana yang sangat kuat.
Evan yang melihat itu langsung mengangkat Ethereal Staf dan bersiap menyerang balik.
“Sekarang giliranku monster besar.”
Dalam sekejap Evan melancarkan berbagai serangan magic kelas atas pada monster besar itu.
“Fire Arrow.”
“Lightning Thunder.”
“Blade Light Strike.”
“Venom Bane.”
Dengan terbang dan melayang layang Evan menyerang monster besar yang ada di hadapannya. Monster besar yang memiliki dua puluh tangan itu juga mulai menyerang Evan baik dari serangan magic dan fisiknya.
Tangan tangan besar itu kini mengarah pada Evan yang hanya sebesar semut di hadapan monster itu. Bahkan serangan dari tujuh kepala monster itu juga menyerang Evan tanpa henti.
Tapi mau apapun yang monster itu lakukan semua serangan yang ia lancarkan tak bisa mengenai Evan yang dapat bergerak bahkan lebih cepat dari cahaya.
“Astaga, aku tak bisa melihat apa apa dari laya hologram.”
“Benar, semuanya hanya terlihat seperti cahaya merah yang sangat terang sedang bermanuver lincah dan mengelilingi monster itu sambil terus mengeluarkan serangan magic.”
__ADS_1
“Tak bisa di percaya, aku baru tau di dunia ini ada penyihir hebat sepertinya.”
Kini para penonton yang melihat layar hologram hanya dapat melihat cahaya terang kemerahan yang bergerak sangat cepat menghindari semua serangan yang di lancarkan last bos kastil babel.
Tentakel panjang, cakar besi, ekor ular, tangan berlendir, tangan batu, tangan berbentuk sabit dll. Semua tangan dengan berbagai jenis monster itu menyerang Evan tanpa henti.
Dan parahnya lagi tujuh kepala monster besar itu terus menembakkan serangan sihir super kuat yang membuat seluruh tempat pertandingan di kastil babel sampai hancur lebur.
Tapi mau apapun yang monster itu lakukan semuanya percuma, Evan dengan armor dan jubah Raja Iblis Tiamat dapat bergerak secepat kilat.
Bahkan jika serangan itu mengenainya dengan efek kebal serangan fisik dan segala jenis elemen kecuali cahaya, Evan dapat menahan serangan magic dan fisik yang di lancarkan.
Jika ada yang berbahaya dari monster itu adalah kepala yang ke tujuhnya yang dapat menembakkan seragan sihir berelemen cahaya yang sangat kuat.
Secara cepat Hp last bos itu berkurang drastis. Hp yang jumlahnya ratusan juta itu merosot dengan sangat cepat karna serangan bertubi tubi yang Evan lancarkan.
Kini semua penonton hanya diam mematung dan menyaksikan pertarungan epic Evan melawan last bos kastil babel. Bahkan untuk penduduk Skypea sendiri itu adalah yang pertama kalinya mereka melihat last Bos kastil babel yang seperti itu.
Selama sepuluh menit jual beri serangan, akhirnya monster aneh yang besar dan tingginya ribuan meter itu mulai goyah dan terlihat kesakitan dan melemah.
Semua kepala berteriak keras karna serangan yang Evan lancarkan. Belum lagi udara yang sudah membeku membuat hampir seluruh tubuh monster itu membeku dan sulit bergerak.
“Hahaha...apa hanya segini kemampuanmu?”
“Ayolah hibur aku lebih lama.”
Kini terdengar ocehan Evan yang memprovokasi last bos katil babel seperti ia sedang memprovokasi anak anjing.
Sampai akhirnya sesuatu yang Evan tunggu tunggu terjadi juga. Kini monster besar yang sudah hampir membeku seluruhnya itu melakukan hal yang gila kembali.
Kini kepala tengahnya yang berbentuk Naga berkepala hitam memangsa kepala lainnya sebelum seluruh tubuh besar mereka membeku seutuhnya.
Ke enam kepala di lahap habis oleh kepala dominan itu dan secara mengejutkan tubuh besar monster itu mengeluarkan cahaya dan menghancurkan bongkahan Es milik Evan yang hampir membekukan mereka.
Setelah semua kepala di lahap, kini tubuh besar monster itu mengeluarkan cahaya terang dan dalam sekejap tubuh besar itu menyusut dan mengecil sampai seukuran manusia dengan tinggi dua meter lebih.
Lalu setelah proses perubahan itu, Evan dan seluruh penonton dapat melihat sesosok monster humanoid berbentuk naga dengan dua tangan dan dua kaki, serta ekor di belakangnya.
Evan yang melihat sosok itu yang kini mengeluarkan dominasi mana yang sangat kuat dan pekat mengingatkannya pada seseorang dan langsung di buat merinding.
Ya, dominasi mana yang di keluarkan monster naga humanoid itu sangat mirip dengan pria yang Evan paling benci, yaitu Zeno Blackworld.
-------*********--------
__ADS_1
Halo reader, kalo jadwal update tidak menentu itu karna proses review yang kadang lama dari pihak nt, author juga gak paham kenapa bisa lama, kemaren aja up jam 12 malam dan baru kelar jam 12 siang.
Dua belas jam cuman untuk review dua bab. Jadi kalo jadwal update novel ini gak menentu harap maklum dan kalo berkenan berikan like dan dukungannya agar author lebih semangat buat update ya....