System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Wrise Worm


__ADS_3

Akhirnya Reinhard menceritakan kalau tunangannya yaitu Angelica Betra saat ini sedang sakit dan penyakitnya masih tak di ketahui sampai saat ini.


Reinhard yang merupakan Raja Igrassia sudah melakukan segala macam cara untuk menyembuhkan sang kekasih. Tapi itu semua percuma, tiap hari kondisi sang kekasih makin parah dan kini ia bahkan sudah tak sadarkan diri.


Evan yang mendengar curhatan hati Reinhard berjanji akan menolongnya.


“Santai saja, aku akan menolongnya sebisaku.” Ucap Evan


“Terimakasih, saat acara ini selesai ayo kita segera ke sana Evan, aku takut jika semakin lama maka kondisinya bisa makin buruk.”


Akhirnya setelah pesta di istana usai, Reinhard, Evan ,Chloe dan Victoria serta Hordie langsung pergi menuju rumah kediaman Duke Berta yang juga adalah tempat Angelica saat ini di rawat.


Ketika mereka dalam perjalanan ke sana menggunakan kereta kerajaan, di perjalanan Evan di buat sangat terpukau dan takjub dengan pemandangan yang indah dan ada banyak bunga sejauh mata memandang.


Tanah milik Duke Berta memang terkenal dengan keindahannya karna sang istri sering menanam banyak tanaman hias di sana dan sekaligus itu di jadikan pendapatan warga sekitar ketika musim panen bunga datang.


“Wahh....dari tadi kebun bungan ini tak putus putus....ini keren sekali.” Terlihat Evan yang melihat pemandangan indah itu sampai tak henti henti melihat keluar.


“Iya benar, udara di sini juga sangat bersih dan harum.” Lanjut Chloe.


“Hahaha....apakah ini pertama kalinya kau ke kota Berne Evan?”


“Jujur, dari semua kota di kerajaan Igrassia, kota Berne adalah kota terindah dan di sini banyak wanita cantiknya loh, hahaha.” Lanjut Hordie yang sedikit bercanda di dalam kereta tersebut.


Sampai akhirnya mereka tiba di kota Berne dan di ujung kota terdapat istana besar yang menjadi kediaman Duke Berta.


Kereta kerajaan yang tiba di sana langsung di sambut oleh ketua pelayan rumah secara langsung.


“Selamat datang Raja Reinhard.”


“Ron...aku ingin menemui Angelica.”


“Silahkan ikuti saya tuan tuan dan nyonya.”


Akhirnya mereka semua memasuki rumah mewah yang besarnya bahkan hampir menyamai istana di Kota Roassia.


Sampai Evan dan yang lainnya tiba di sebuah kamar yang merupakan kamar milik Angeica dan mereka pun masuk.


Terlihat kondisi kamar yang sangat bersih dan ada banyak bunga indah di jendela kamar tersebut.


Lalu terlihat jelas ada seorang wanita dan pria sedang duduk dan memandangi seorang wanita yang sedang tertidur.


Mereka yang menyadari kehadian Reinhard dan yang lainnya langsung menyambut Reinhard.


“Reinhard, kenapa kau membawa banyak orang ke sini?.”


“Berta...ada hal penting yang harus ku lakukan.”


“Jangan bilang kau mau mengobati anakku lagi?...itu semua percuma, kondisinya kini makin memburuk...setidaknya biarkan dia beristirahat."


“Sudahlah dengarkan aku, aku sudah membawa seseorang yang akan menyelamatkan Angelica dan dia tak akan mati di sini.” Terlihat Reinhard yang sedikit marah karna di larang untuk memeriksa kondisi sang kekasih.

__ADS_1


“Baiklah, lakukan yang kau mau...cuman jangan buat dia merasakan rasa sakit lebih dari ini.”


Kemudian Evan langsung mendekat dan mencoba melihat apa yang sebenarnya terjadi pada tunangan Raja Reinhard itu.


Dan kini terlihat seorang wanita cantik dengan rambut merah meronanya tengah berbaring dan tubuhnya di penuhi oleh luka lebam berwarna biru kemerahan seperti tubuhnya terluka sangat parah dari dalam.


Evan yang melihat itu langsung bertanya pada sistem.


“Sistem, apa yang sebenarnya terjadi pada gadis ini?.”


[Sepertinya dia terkena kutukan tuan]


“Hemmm...kutukan ya...kalau itu sih gampang.”


Lalu Evan tanpa basa basi langsung menggunakan skill Anti kutukan dan mencoba mengobati gadis yang tertidur tersebut.


“Anti Curse.”


Dalam sekejap mata cahaya berwarna emas langsung menyinari tubuh Angelica dan meyelimutinya.


Semua orang yang ada di sana hanya diam sambil melihat kehebatan skill Evan saat itu. Lalu tiba tiba saja Angelica tersadar dan langsung berteriak keras.


“Aaaahhhh....”


“Sakit....sakit sekali...”


Semua orang yang melihat kejadian itu di buat kaget bukan main, terlebih lagi ayah dan ibu Angelica. Mereka bahkan mencoba menghentikan Evan karna tak tega melihat anak gadisnya berteriak kesakitan seperti itu.


“Apa yang kau lakukan...hentikan sihirmu sekarang juga.”


Lalu dalam aba aba Reinhard, Hordie langsung menghentikan Berta dan menjatuhkannya ke lanntai.


“Sialan kau Reinhard....hentikan semua ini...”


Tapi Reinhard yang sangat percaya pada Evan tetap berdiri dan menyaksikan sihir Evan yang secara terus menerus menyelimuti Angelica.


Sampai akhirnya teriakan Angelica berhenti dan sesuatu yang mengerikan dan menjijikkan keluar dari mulutnya.


Terlihat monster seperti cacing yang sangat gemuk terbang melayang keluar di tarik oleh cahaya sihir milik Evan.


Sampai akhirnya cacing tersebut di lemprkan oleh Evan ke lantai.


Terlihat kini semua orang bisa melihat monster menjijikkan yang tidak lain adalah monster yang membuat Angelica sakit dari dalam.


“Sistem...cacing apa ini...kenapa cacing besar seperti ini bisa ada di dalam tubuh wanita itu?.”


[Itu cacing kuno Wrise Worm, cacing itu hanya hidup di hutan pedalaman bangsa Elf dan biasa di gunakan untuk menghukum para penghianat dari bangs Elf pada jaman kuno]


“Hemm...Reinhard apa kau tau cacing apa itu?"


“Aku tak tau, baru sekarang aku melihat cacing aneh seperti ini.”

__ADS_1


“Itu adalah Wrise Worm, cacing kuno yang hanya hidup di hutan kuno pedalaman Ras Elf.”


“Ras..Elf?...” terlihat raut wajah Reinhard yang tak senang ketika mendengar Ras Elf.


“Jadi ini ulah mereka ya?.”


“Mungkin saja, karna cacing ini hanya bisa di dapatkan dari hutan kuno ras Elf dan juga hanya mereka yang tau cara menggunakan cacing ini.”


“Ternyata benar Raja, ini pasti ulah para bajingan itu.” Lanjut Hordie.


Lalu tak lama mereka berbincang bincang, Angelica langsung terbangun dan kini kondisinya terlihat jauh lebih baik.


“Di mana aku...”


Semua orang yang ada di sana sangat bahagia ketika melihat Angelica sudah siuman. Bahkan Reinhard sampai tak kuasa menahan air matanya.


“Angelica....apa kau sudah tak apa?...apa tubuhmu masih sakit?...”


“Reinhard...apa yang sebenarnya terjadi?...kenapa ada banyak orang di sini?...”


“Apa kamu tidak ingat?....saat kita di dungeon Hargard kamu tiba tiba saja pingsan.”


“Ntahlah...aku benar benar lupa...”


Terlihat kini Angelica yang tersadar seperti orang bingung karna hampir kehilangan sebagian ingatannya.


Evan yang penasaran langsung mengkonfirmasi ke sistem apa yang sebenarnya terjadi pada Angelica.


“Sistem, sebenarnya apa yang terjadi pada gadis ini?”


[Seperinya efek dari Wrise Worm bukan hanya membuat tubuhnya sakit dari dalam, tapi juga memakan ingatan milik gadis ini]


“Ohhh...jadi cacing aneh itu juga memakan ingatan targetnya ya?.”


[Benar sekali tuan]


Dan yang di bilang sistem itu memang benar adanya. Wrise Worm adalah cacing yang sudah ada dari jaman kuno dan menjadi alat untuk menghukum para prajurit penghianat bangsa Elf.


Karna bangsa Elf yang memiliki umur panjang. Biasanya ingatan mereka akan di cuci ulang dan ketika mereka sudah menghilangkan seluruh ingatan masa lalunya maka hukuman mereka akan di cabut dan di beri tugas baru.


Akhirnya hari itu Angelica kembali baikan dan seluruh orang di ruangan itu hanya bisa kagum dengan kehebatan Evan.


“Evan, sekali lagi terima kasih...”


“Hemm...santai saja.”


Lalu Duke Berta dan istirnya juga langsung mendatangi Evan dan berterima kasih.


“Terima kasih anak muda...”


“Berkat kebaikanmu putriku kini sudah sembuh...”

__ADS_1


“Jika mau berterima kasih maka berterima kasihlah pada calon menantumu itu pak, jika bukan karna dia, aku tak akan pernah tau dan datang ke tempat ini.”


“Tentu saja aku akan berterma kasih padanya...tapi tetap saja kaulah yang menyembuhkan anakku...jadi sekali lagi terima kasih...”


__ADS_2