
Malam itu keadaan yang awalnya meriah dan penuh tawa seketika itu juga berubah menjadi diam dan mencekam. Dua penguasa terkuat tiap masing masing benua saat ini sedang bersiteru memperebutkan buku sihir yang Evan jual.
Mungkin jika yang di lelang saat ini adalah buku rank S elemen angin atau tanah harganya dan orang yang berebut juga akan berbeda. Tapi ketika membicarakan elemen api sudah jelas bahwa Ratu kerajaan Vermilion yatu Aria Vermilon akan mati matian mendapatkan buku sihir tersebut.
Itu karna garis keturunan keluarga Vermilion sendiri adalah penyihir terkenal dengan elemen dasar api. Jadi sudah sewajarnya mereka akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan buku sihir kelas atas tersebut.
Lalu saat keadaan di sana diam tak ada suara sedikitpun. Terlihat Aria dan beberapa anggota keluarga kerajaan Vermilion berdiskusi sejenak sampai akhirnya Aria mulai memegang mikrofon yang ada di sana dan menaikkan harga kembali.
“Tiga ratus miliar disena.”
Hondo yang mendengar Aria lagi lagi menaikkan harga menjadi sangat murka. Bahkan saat ini Raja para binatang buas itu sudah mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat.
Meskipun ia sebenarnya tak terlalu paham tentang sihir elemen dan memiliki cara bertarung yang unik khas ras Ajin. Tetap saja ia yang ingin mengikuti jejak Zeno untuk menguasai benua Rodinia dan menjadi Kaisar kedua memerlukan banyak sumber daya untuk pasukannya.
Dan saat ini salah satu kesatria tangan kanannya yang memang piawai dalam hal sihir juga kebetulan memiliki elemen dasar api. Jadi ia rela membayar mahal asalkan pasukannya bertambah kuat dan membuatnya semakin mendekati rivalnya yang kini makin jauh meninggalkannya.
Sesaat sebelum Hondo menaikkan harga lagi, seorang gadis cantik dan sexy dari ras ajin dengan telinga kucing dan ekor berjumlah tujuh berbisik padanya. Seketika itu juga Hondo mulai tenang kembali dan menahan emosinya.
“Baiklah jika itu keinginanmu Kurena, tapi aku berjanji akan mendapatkan buku sihir itu untukmu jadi kau tak perlu kuatir.”
Kurena yang mendengar perkataan jelas dan lantang Hondo hanya menundukkan badannya seakan mengerti dan tunduk padanya.
Kurena, gadis muda dari ras serigala roh itu adalah satu satunya alasan Hondo sangat ingin sekali mendapatkan buku sihir elemen api kelas tinggi tersebut.
Itu tidak lain karna bakat dan kemampuan Kurena yang sangat piawai dalam mengendalikan elemen api dan di ras Ajin sendiri sangat jarang ada keturunan seperti itu.
Tapi Kurena sendiri tau kalau lawan mereka saat itu adalah keluarga Vermilion dari ras manusia yang memang sudah terkenal di seluruh penjuru dunia dengan kemampuan keturunan mereka dalam penguasaan elemen api mencoba menenangkan Hondo agar ia tak terlalu banyak membuang buang uang di hari pertama acara pelelangan.
Bahkan pelelangan terbesar di dunia itu sendiri di jadwalkan akan di adakan selama seminggu penuh.
__ADS_1
Setelah Hondo mendapatkan ketenangannya kembali terlihat para anggotanya yang ada di belakangnya mulai ikut tenang. Itu karna memang Hondo sangat sulit untuk menahan emosinya dan mereka takut tuannya itu akan lepas kendali dan membuat kekacauan di kekaisaran timur.
“Sepertinya sudah tak ada lagi yang ingin menaikkan harga...”
“Jika sudah tak ada lagi maka saya akan mulai menghitung mundur...satu, dua, tiga...”
“Selamat kepada nona di kamar vip nomor lima karna berhasil mendapatkan buku sihir rank S.”
Setelah perseteruan panas malam itu. Akhirnya Aria berhasil mendapatkan buku sihir kelas atas tersebut dan seketika itu juga semua orang bersorak. Sampai akhirnya malam itu acara lelang sudah berakhir dan akan di lanjutkan esok hari.
“Demikian acara malam hari ini...acara pelelangan akan di lanjutkan siang besok dan akan berjalan sampai malam hari...jadi besok siang bagi siapapun yang berminat dan belum mendapatkan yang di inginkan di harapkan untuk tak melewatkan seharipun acara pelelangan karna menurut informasi yang saya terima akan ada banyak kejutan besar yang pastinya akan sayang untuk di lewati...”
Akhirnya acara malam pelelangan malam itu sukses besar dan menjadi obrolan panas di seluruh dunia. Obrolan panas itu sudah pasti tentang terjualnya buku sihir rank S elemen api senilai tiga ratus miliar Crone dan yang mendapatkannya juga bukan sembarang orang yaitu Aria Vermilion yaitu Ratu kerajaan Vermilion sekaligus wanita dari keturunan Vermilion yang memang terkenal dengan skill berelemen api miliknya.
“Huh...hidup ini memang tidak adil ya.”
“Ia benar, mereka yang kuat akan makin kuat sedangkan kita yang lemah hanya bisa menonton dan tak berdaya.” Ucap beberapa tamu yang meninggalkan Ballroom super besar tersebut.
------
Pagi harinya Evan yang terbangun dapat merasakan rasa sakit di kepalanya.
“Ahhh...kepalaku, sepertinya aku terlalu banyak minum malam tadi.”
Evan yang tidur sendirian di kamar hotel pencakar langit tersebut langsung mandi dan bersiap siap karna ia memang sangat ingin jalan jalan di kota Skypea yang indah itu.
Setelah menyantap sarapan yang di sediakan, Evan Chloe dan Lilia langsung berjalan jalan keliling kota Skypea. Saat jalan jalan terlihat banyak pengunjung juga memenuhi kota tersebut.
Lalu saat ini di hadapan Evan ada sebuah trasnportasi yang mirip seperti kereta super cepat yang dapat menghubungkan seluruh kota di benua tersebut dalam hanya beberapa jam.
__ADS_1
“Woah...ini seperti kereta api super cepat di duniaku, bahkan bentuk dan desainnya juga hampir mirip.”
“Tapi bedanya kereta ini menggunakan mesin canggih dan berbahan bakar mana, jadi bisa di bilang ramah lingkungan.”
Dengan mengendarai kereta super cepat tersebut, Evan berkeliling kota Skypea yang luas sambil menyantap jajanan dan berbelanja di sana.
Mereka bertiga terlihat sangat menikmati jalan jalan mereka di kota Skypea sampai sebuah ledakan besar mengagetkan mereka semua.
“Duarrrr....”
Sebuah suara seperti bom meledak terdengar dari arah hotel tempat Evan menginap. Evan yang merasakan dan mengetahui aliran mana dari ledakan tersebut langsung menjadi pucat. Terlihat raut wajahnya yang awalnya tersenyum ceria kini berubah seketika.
“Evan...”
“Arah itu...jangan jangan.”
“Jangan ingatkan aku, aku tak ingin mendenarnya.”
“Ayo kita periksa dan semoga saja itu bukan ulah Ravaria.”
Lalu mereka bertiga dengan cepat berteleport ke arah ledakan tersebut yang ternyata tepat di tempat mereka menginap. Evan,Chloe dan Lilia yang menyaksikan kobaran api super besar yang membakar tempat mereka menginap langsung memadamkan api tersebut.
Lalu dari balik api dan asap tebal yang mulai menipis itu terlihat Ravaria yang sedang tertidur secara tak sengaja mengaktifkan salah satu skill miliknya dan membakar habis tempat tersebut.
Evan yang melihat itu di buat makin stress dengan kelakuan roh yang sudah dia anggap murid tersebut. Sampai dari kejauhan terlihat seorang wanita dan pria ras elf melirik ke arah Evan dan tersenyum jahat.
“ketemu kau, dasar pencuri sialan...”
Seorang wanita dan pria ras Elf tersebut adalah anak buah dari ratu Elf dan mereka memang sudah merasakan kehadian Evan sejak pertama kali tiba di benua Gondwana.
__ADS_1
Dengan darah Evan yang masih mereka simpan akhirnya kini mereka mengetahui siapa dalang dari hilangnya tulang naga abadi di hutan pemburu.