
Terlihat kini sebuah buku sihir dengan ukiran dan lambang unik khas abat kekosongan terlihat jelas di depan mata para tamu. Para tamu yang melihat itu seketika histeris dan tak percaya dengan apa yag mereka lihat.
“I-itukan...”
“Jangan bilang itu buku sihir kelas atas...”
“Astaga ...itu benar benar buku sihir kelas atas.” Nampak banyak tamu dari bangku biasa mulai berisik.
Bahkan beberapa tamu di kamar vip juga ada yang langsung berdiri seakan tak percaya ketika melihat sebuah buku. Ya hanya sebuah buku. Tapi buku itu adalah buku sihir yang memungkinkan seseorang untuk mempelajari sihir kelas tinggi yang sudah lama hilang.
“Mohon tenang tuan dan nyonya sekalian...”
“Saat ini di hadapan kalian sudah ada buku sihir bereleman api yang di lelangkan oleh seseorang yang tak ingin di sebutkan namanya.”
“Mungkin aneh bagi kita ketika melihat ada orang yang mau menukarkan harta berharga seperti ini menjadi uang, tapi itulah kenyataannya.”
“Saat ini buku sihir berelemen api ini sudah di konfirmasi keaslian dan kelangkahannya.”
“Menurut para ahli dari asosiasi pedagang dan petualang , serta beberapa ahli lainnya sudah dapat di pastikan buku sihir ini adalah buku sihir dengan rank tingkat tertinggi yaitu rank S.”
“Untuk harga buku sihir ini sendiri di buka degan harga lima ratus juta Crone.”
Ketika si pembawa acara selesai menjelaskan, terlihat banyak orang langsung menawar benda yang memang paling di cari di dunia tersebut.
“Tujuh ratus juta Crone.”
“Satu miliar.”
“Satu miliar lima ratus juta Crone.”
“Dua miliar.”
Ketika mendengar banyak teriakan menawar buku itu dengan harga tinggi. Evan dan kelompoknya yang sudah tau kalau itu adalah milik mereka hanya bisa tertawa dan berpesta.
“Hahahaha...seperti yang kita perkirakan tuan Evan, lihat mereka semua menawar dengan harga tinggi.” Ucap Alucard sambil menepuk pundah Evan dari belakang.
“Benar, dan bukan hanya itu...kita bahkan memiliki lebih dari seratus buku yang akan di lelangkan juga.”
“Aku bahkan tak dapat memperkirakan berapa keuntungan yang akan kita dapatkan nanti.”
__ADS_1
“Ya, semoga saja semuanya laku terjual dengan harga tinggi.”
Sebenarnya Lilia dan Chloe sendiri sudah memilih dan membagi buku sihir yang sekiranya cocok untuk mereka dan pasukan Vampire. Lalu sisanya di lelangkan.
Walaupun ada satu buku rank S yang tetap di lelangkan karna menurut mereka itu adalah bagian Evan, tapi karna Evan tak terlalu peduli makanya buku sihir rank S tersebut juga akhirnya mereka lelangkan.
Malam itu semua orang saling berebut dan menawar untuk mendapatkan benda paling di cari di dunia tersebut. Bahkan kini harga buku itu sudah mencapai harga yang tak masuk akal yaitu delapan puluh miliar Crone.
“Delapan puluh lima miliar Crone.” Terdengar suara dari kamar vip nomor dua puluh satu.
“Sembilan puluh miliar Crone.” Lalu saat ini terdengar suara dari kamar vip nomor tujuh.
“Seratus miliar Crone.” Seketika itu juga suara garang dari seorang pria membuat seluruh tamu yang ada di sana terdiam. Tamu dari kamar vip nomor dua itu membuat seluruh tamu yang bisa di bilang kaya raya yang ada di sana hanya bisa menggigit bibirnya.
“Cih, itu Hondo Sirius Black, raja dari kerajaan Sirius.”
“Kalau dia sudah bicara siapa yang berani beradu kekayaan dengannya.”
“Huh...sialan, aku tak tau kalau di hari pertama akan ada buku sihir rank S.”
“Sudahlah, sejak awal juga kita tak mungkin bisa menang melawan orang orang seperti mereka.”
Karna sudah tak terdengar suara yang menawar lagi, lalu si pembawa acara yaitu Ravaria mulai berbicara kembali sambil menenangkan beberapa penonton yang mulai mengoceh saat itu.
“Mohon tenang hadirin sekalian...”
“Baiklah...”
“Jika sudah tak ada yang menawar lagi maka saya akan segera menghitung mundur...satu, dua-“
Sebelum si pembawa acara menyelesaikan omongannya. Terdengar suara wanita dari kamar vip nomor lima mulai menaikkan harga.
“Seratus sepuluh miliar.” Ketika mendengar suara itu, seluruh mata yang ada di sana melihat ke arah kamar vip nomor lima dan terlihat jelas ada seorang wanita yang sudah tak asing lagi bagi mereka semua.
Wanita itu terlihat cantik dengan rambut merah meronanya dan mata biru terang miliknya yang makin menambah kesan cantik dan seksi tubuhnya itu.
“Dia...”
“Itu Aria Vermilion...”
__ADS_1
“Waow, dia benar benar berani menaikkan harga dan bersaing dengan raja Sirius.”
“Siap sebenarnya wanita itu?”
“Huh...kamu dari pelosok dunia mana sih? Apa kamu tak kenal kerajaan Vermiliion dari benua Laurasia?...dia adalah Aria Vermilion Ratu kerajaan Vermilion sekaligus ketua dari Aliansi dewan barat.”
“Ohhh...jadi dia orangnya, pantas saja dia berani bersaing dengan Raja Sirius.” Terlihat banyak tamu lainnya mulai mengoceh.
Lalu pria dari kamar vip nomor dua yaitu Raja Hondo Sirius Black yang merupakan raja yang paling di segani dan di takuti dari benua Rodinia juga menaikkan kembali harga tawaran.
“Seratus lima puluh miliar...”
Ketika mendengar itu seluruh mata tamu kini beralih ke kamar vip nomor dua. Mereka sudah tak dapat berkata apa apa lagi dan hanya dapat menyaksikan kedua pemimpin tertinggi dari masing masing benua itu saling memperebutkan buku sihir kelas atas tersebut.
Lalu wanita cantik dengan tubuh montok dan super seksi yaitu Aria Vermilion juga menaikkan kembali harga tawaran.
“Seratus enam puluh miliar.”
Ketika mendengar suara itu para penonton hanya bisa menyaksikan sambil diam mematung. Jika bukan Aria maka siapa lagi orang yang berani menantang Sirius Black dalam adu kekayaan.
Tapi lagi lagi Sirius menaikkan harga tawaran kembali. Dan kini harga yang sudah tak karuan membuat semua orang yang ada di sana hanya bisa terdiam. Bahkan kini sudah tak ada suara berisik sama sekali lagi.
“Dua ratus miliar Crone.”
Seketika itu juga keadaan tempat yang di penuhi oleh ribuan orang dari berbagai ras tersebut menjadi sunyi seperti kuburan.
Hondo Sirius Black, raja para binatang buas dari ras Ajin{setengah binatang setengah manusia} dengan tubuh kekar dan penuh otot, serta bola mata khas binatang buas dengan dua telinga dan ekor yang terlihat jelas di tubuhnya terlihat tak senang karna ada yang berani menentangnya.
Raja dari Benua Rodinia yang terkenal dengan kebrutalannya dan perseteruan panjangnya dengan ras Elf dan Dwarf sedang adu kekayaan dengan seorang wanita paling kaya raya di dunia yaitu Aria Vermilion dari persatuan dewan barat.
Lalu dari balik kamar vip nomor satu terlihat ada seorang wanita dan seorang pria Ras iblis murni sedang duduk berpangkuan. Di belakang mereka berdiri banyak orang berpakaian maid.
“Diablo, apa kamu tak mau ikut dalam perseteruan panas itu?” ucap seorang gadis mungil yang kini sedang duduk di pangkuan seorang iblis dengan rambut hitam bercampur merah miliknya.
Mata pria iblis itu hitam pekat seperti sebuah kegelapan tanpa akhir.
Sambil mengelus kepala gadis mungil yang ada di pangkuannya, pria iblis itupun berkata.
"Jika saja itu buku Sihir berelemen Kegelapan, maka aku akan dengan senang hati membunuh seluruh orang yang ada di sini dan mengambilnya."ucap pria tersebut dengan sombongnya.
__ADS_1
Pria tersebut tak lain adalah Raja tertinggi Ras Iblis murni yang menyandang gelar salah satu dosa besar dengan julukan Pridefull King Lucifer, yaitu Diablo Lucifer Crimson IV.