System Cheat Magician

System Cheat Magician
SCM. Evan Vs Zakiro


__ADS_3

Evan yang kini mendapatkan dua skill tambahan langsung menyerang Zakiro dengan skill barunya.


“Rasakan ini...Thunder Bold.”


Lalu mulai muncul petir dari berbagai arah dan mulai menyambar tubuh besar Zakiro.


Tak lupa Evan juga menggunakan skill baru lainnya.


“Satu lagi...rasakan ini, Arow Cassade.”


Lalu dari atas langit bermunculan anak panah dengan berbagai macam elemen menghujani tubuh besar Zakiro.


Anak panah berbagai elemen yang berjumlah ratusan Ribu jika di hitung itu menghujani tubuh Zakiro tanpa henti.


Malam itu semua mata para kesatria dan petualang hanya tertuju pada pertarungan epic Evan dan Zakiro.


“Gila...serangan miliknya seperti tak ada habisnya.”


“Iya benar...apakah orang itu tak memiliki batasan mana pada tubuhnya?.”


Terlihat banyak orang mulai membicarakan Evan karna mereka sangat terkesan dengan kehebatan yang Evan miliki.


Di mata mereka kini langit di penuhi oleh berbagai macam cahaya yang terus turun tanpa henti seperti hujan warna warni.


Bagi mereka yang melihat pertarungan Evan dan Zakiro malam itu bagaikan melihat pesta kembang api dan ada dua monster yang bertarung tanpa mempedulikan sekitar.


Banyak serangan milik Evan yang juga mengarah tak karuan tapi juga berkat itu Zakiro hanya fokus kepadanya.


“Aku tak bisa berkata kata lagi....”


“Ya...mungkin malam ini legenda baru akan muncul di dunia kita.”


“Semuanya...jangan lengah, terus pertahankan posisi dan jangan biarkan monster monster ini memasuki kota.”


“Siap komandan.”


“Hiyahhhh.”


Karna pertarungan epic Evan dan keberaniannya melawan Zakiro secara solo, itu membuat moral dan semangat para petarung lainnya menjadi makin meningkat dan mereka terus bertahan dari gempuran para monster yang seperti tak ada habisnya itu.


Sampai setelah bertempur selama dua jam lamanya, akhirnya tim bantuan datang dan mulai membatu para pejuang di kota Ignis yang sudah mulai kelelahan.


“Semuanya lihat...pasukan bantuan sudah datang.”


“Akhirnya mereka datang juga...jika lebih dari ini...”


Terlihat kini sang raja kerajaan Igrassia yaitu Reinhard Van Igrassia datang bersama pasukan besarnya membantu mempertahankan kota Ignis.


Dengan bantuan sang Raja dan pasukannya yang memang jauh lebih kuat dari pasukan kota Ignis, semua monster kecil malam itu akhirnya bisa di bersihkan.


Lalu Reinhard dan yang lainnya ketika tiba di sana di buat sangat terkejut dan terpana karna saat ini di mata mereka terlihat jelas seorang manusia sedang terbang dan bertarung melawan monster legenda secara solo.

__ADS_1


“Victoria, bagaiaman keadaan di sini?.”


“Raja...sepertinya semuanya sudah terkendali dan kini hanya tersisa Zakiro.”


“Itu...apa dia anak yang kamu bilang padaku waktu itu?.”


“Iya benar sekali Raja, dia adalah anak yang berhasil merekam aktifitas monster di Goa Ahkma dan petualang ranks S yang membuat Magic Clust sampai rusak.”


Reinhard yang melihat langit di penuhi serangan milik Evan bagai hujan warna warni itu hanya bisa menyaksikan kehebatan petualang tersebut.


Bahkan beberapa petinggi juga sangat terpukau oleh aksi Evan malam itu.


“Raja...hanya tersisa Zakiro, ayo kita bantu anak itu dan akhiri semuanya sekarang.”


“Tunggu Hor.”


“Tunggu apa lagi Raja, jika kita tak mengalahkannya sekarang dia bisa kabur dan akan kembali suatu saat nanti.”


Terlihat Hordie yaitu pemimpin kesatia kerajaan Igrassia merasa kalau sekaranglah saat yang tepat untuk mengakhiri monster pembawa malapetaka tersebut.


Sang Raja sendiri tau itu, tapi ketika melihat seorang pria muda tengah bertarung dengan serius dan instens melawan Zakiro sendirian. Ia merasa tak enak untuk mengambil buruan orang lain tersebut.


“Coba kau lihat anak itu baik baik, dia terlihat sangat ingin mengalahkan Zakiro sendirian.”


“Huh...jangan bercanda di saat seperti ini raja, aku tau dia hebat tapi tak mungkin dia bisa mengalahkan Zakiro sendirian.”


“Aku tau itu...tapi saat ini mari tunggu dan saksikan saja pertarungan dia dan Zakiro.”


Bukannya tak ingin membantu, tapi Reinhard sendiri merasa kalau Evan tak ingin ada orang yang mengganggu pertarunganya dengan Zakiro dan benar seperti itu. Evan merasa ia bisa mengalahkan Zakiro dan tak ingin di ganggu.


“Sialan...anak itu benar benar menghadapi Zakiro sendirian.”


“Iya benar sekali....aku baru melihat wajahnya?....siapakah anak itu sebenarnya?.”


Terlihat pasukan yang baru datang mulai bertanya tanya tentang pemuda misterius yang sedang bertarung one by one dengan Zakiro.


Sampai ada petualang dari kota Ignis yang menjelaskan tentang siapa Evan sebenarnya.


“Dia adalah Evan Adams, pria misterius yang tak jelas asal usulnya dan baru saja menjadi petualang rank S.”


“Benar sekali dan dia juga orang yang melepaskan segel kutukan Raja Iblis Naraka pada tubuh Chloe.”


“Huh....melepaskan segel raja iblis?....”


“Apakah itu benar bisa di lakukan?.”


“Terserah jika kau tak percaya, tapi itulah kebenarannya.”


Terlihat beberapa orang tak percaya dengan cerita itu. Tapi balik lagi ketika melihat pertarungan Evan malam itu semua orang mau tak mau hanya bisa percaya pada berita tersebut.


“Sialan...sistem beli potion hp dan mana lagi.”

__ADS_1


Terlihat Evan yang sudah meminum banyak potion masih tak bisa menjatuhkan Zakiro.


Walaupun sudah di hujani banyak serangan tanpa henti, tubuh besar Zakiro seperti tak menerima luka fatal.


Ketika melihat para petualang dan kesatria yang mulai berkumpul dan tak melakukan pergerkan. Evan di buat bimbang dan galau.


Mungkin dengan tubuh besar Zakiro dan serangannya yang agak lambat itu mudah bagi Evan untuk menghindar apalagi di bantu jubah raja iblis.


Tapi balik lagi, semua serangan milik Evan seperti tak berefek pada tubuh Zakiro dan ia yang kini sudah terlalu banyak menghabiskan CP hanya untuk membeli potion akhirnya menurunkan egonya dan mulai meminta bantuan pada para kesatria dan petualang yang da di sana.


“Sepertinya masih terlalu dini bagiku untuk mengalahkan monster besar ini sendirian...”


“Jadi mohon bantuanya senior...”


Teriakan Evan terdengar jelas malam itu oleh seluruh kesatria dan petualang. Seketika itu juga mereka semua tersenyum.


“Mau bagimana lagi...”


“Hahaha...ayo bantu anak itu.”


“Baiklah semuanya...kita akan mulai membantu, harap tetap pertahankan posisi dan jangan sampai mati.”


“Perintahku saat ini adalah...jangan sampai ada yang mati lagi malam ini...”


Kemudian mereka semua bekerja sama menyerang Zakiro. Berkat Evan yang menggiring dan menahan Zakiro secara solo membuat hanya ada beberapa korban dari pihak kota Ignis.


Dan juga berkat kordinasi yang baik dan cepatnya bantuan yang datang membuat hanya ada sedikit korban jiwa malam itu.


Malam itu semua orang akhirnya menyerang Zakiro dari jauh dan Evan terus memancing Zakiro untuk menyerangnya. Pertarungan dari tengah malam itu terus berlangsung sampai siang hari...


“Ahhh...manaku sudah habis....”


“Sialan...aku sudah tak kuat lagi menyerang.”


“Siapapun, berikan padaku potion lagi agar aku bisa ikut menyerang.”


“Da-dasar bodoh...semua potion sudah habis di gunakan sejak tadi malam.”


Terlihat kini ribuan petarung itu mulai kehabisan mana dan sudah tak dapat melancarkan serangan ke arah Zakiro.


Bahkan Raja dan beberapa petualang rank S dan ketua Guild yang kuat juga sudah sampai batasnya.


“Sialan...apa apaan daya tahan monster besar ini.”


“Benar...walaupun sudah diserang habis habisan dia terlihat sama sekali tak bergeming.”


“Sepertinya kita terlalu meremehkan monster besar ini”


Terlihat kini seluruh orang sudah terduduk dan tak dapat lagi melancarkan serangan pada Zakiro.


Bahkan untuk berdiri saja mereka sudah kesusahan. Kini hanya ada satu pejuang yang tetap gagah bertarung dengan Zakiro di atas langit.

__ADS_1


Ya, dia adalah Evan Adams, seorang pria yang tak jelas asal usulnya dan sebentar lagi akan mencatatkan namanya dalam sejarah umat manusia sebagai sang pembunuh Naga.


__ADS_2