
Rey yang kini sudah bangun pagi pagi dan bersiap siap untuk mengikuti pertandingan.
Setelah itu Rey Mandi, Makan dan bersiap menuju Arena pertempuran.
"Baiklah, saatnya kita bantai" Ujar Rey.
Setelah beberapa saat Rey berjalan, kini sudah nampak ramai penonton yang ingin melihat pertarungan antara Murid Dalam Baru vs Murid Dalam Lama.
Rey yang kini sudah berada di tempat duduknya sangat risih dengan bisikan orang".
"Jadi dia yang membuat Yan She dan beberapa Murid Dalam Baru tersujud?"
"Benar dia, dia sangat kuat"
"Mungkin dia akan menghajar para Murid Dalam yang sudah lama"
"Jaga omonganmu, apa kau mau mati muda?"
"Ya benar, sebaiknya kita diam"
Setelah itu akhirnya mereka diam.
Dan nampak di Ketua Sekte dan Tetua sudah mulai berada di tempatnya.
"Baiklah aku ucapkan terima kasih yang sudah hadir, maka hari ini Pertandingan Antara Murid Dalam Baru vs Murid Dalam Lama secara resmi dimulai" Ujar Qing Shong.
"Untuk juara 1 akan di hadiahi 10 batu tingkat menengah dan 1 seni bela diri tahap Bumi Awal" Ujar Qing Shong.
"Ketua Sekte benar benar murah hati"
"Benar"
"Sesuai dengan posisinya Sekte Terkuat diantara 3 Sekte lain yang memiliki posisi ke 2"
"Hebat, sepertinya pertempuran akan seru"
Tidak hanya dihadiri oleh Murid Sekte White Tiger bahkan Klan Bangsawan pun ikut seperti Klan, Yan, Qing, Fam, Lou, Xue dan Gu.
Karena keturunan mereka juga termasuk Murid yang berada di sini.
"Baiklah, namaku Qing Shue aku yang akan menjadi wasit di pertandingan kali ini, no 1 dari Murid Dalam Baru vs no 1 dari Murid Dalam Lama" Ujar Qing Shue.
Peserta Murid Dalam hanya memiliki Murid 200 jadi hari ini adalah babak penyisihan dari 200 peserta menjadi 100 peserta.
Kemudian no 1 dari Murid Dalam Baru datang dan no 1 dari Murid Dalam Lama juga datang.
"Mulai" Ujar Qing Shue.
Mereka pun saling bertukar tebasan dan mengeluarkan masing masing seni bela diri.
Beberapa saat kemenagan di menangkan oleh Murid Dalam Lama.
"No 2 Murid Dalam Baru dan no 2 Murid Dalam lama maju" Ujar Qing Shue.
Mereka pun mulai menyerang saling sapa serangan dan saling tukar seni bela diri, hingga membuat Murid Dalam baru terhempas dan tidak sadarkan diri.
"Pertandingan dimenangkan oleh no 2 Murid Dalam Lama" Ujar Qing Shue.
Beberapa saat telah berlalu kini giliran dari no 11 Murid Dalam baru vs no 11 Murid Dalam lama.
"Apakah Murid Dalam baru akan dihajar habis habisan oleh Murid Dalam Lama"
"Aku tidak tau tapi sepertinya begitu"
"Benar dari tadi Murid Dalam Lama memenangkan pertandingan"
__ADS_1
"hmm"
"No 10 Murid Dalam Baru vs no 10 Murid Dalam Lama" Ujar Qing Shue.
Mereka pun datang secara bersamaan.
"Yan Heng, Murid Dalam Lama" Ujar Yan Heng.
"Lou Yang, Murid Dalam Baru" Ujar Lou Yang.
Lou Yang berbadan kekar, salah satu dari 4 orang yang tidak ditekan oleh Yan She.
"Pertandingan ke 10 dimulai" Ujar Qing Shue.
"Mereka dari Klan berdua dari Klan Bangsawan, apakah jika mereka kalah akan menyebabkan pertumpahan darah?"
"Benar Lou Yang adalah generasi penerus dari Klan Lou"
"Sedangkan Yan Heng juga generasi penerus Klan Yan.
Para Murid berbisik bisik sedangkan Rey yang menatap, melihat kakeknya yaitu Fam Shiro yang merupakan Patriak Klan Fam.
"Kakek" Ujar Rey.
Kakek Rey yang melihat tatapan Rey langsung terfikir jika yang didepannya adalah cucunya.
"Huftt, mungkin aku berhalusinasi, aku sudah mengirim banyak pasukan untuk mencari Fam Rey, tetapi tidak ku temukan, semoga surga memberkatinya" Ujar Fam Shiro.
Pertandingan ke 10 sangat seru, karena mereka ber 2 berasal dari Klan Bangsawan, tentu sangat kuat.
Keluarga Yan lebih mementingkan serangan kecepatan sedangkan keluar Lou lebih sering ke kekuatan.
Mereka dengan cepat saling bertukar pukulan maupun serangan.
"Body Dragon" Ujar Lou Yang mulai terlihat tubuhnya sangat kuat seperti naga.
"Lightning Sword Slash" Ujar Yan Heng
Slashh!!
Bugg!!
Serangan demi serangan dengan cepat di lancarkan hingga membuat ledakan yang kecil maupun angin yang kencang.
"Generasi muda keluarga Lou memang kuat" Ujar Patriak Yan
"Patriak Yan terlalu memuji, generasi keluarga Yan tidak buruk" Ujar Patriak Lou.
"Benar mereka ber 2 cukup kuat" Ujar Fam Shiro.
"Hahaha!!, kita saksikan saja pertandingan ini" Ujar Ketua Sekte.
Yan Heng yang terkena pukulan dari Lou Yang.
Langsung terhempas hingga membuatnya mengeluarkan darah segar.
"Bajingan, akan kubunuh kau" Ujar Yan Heng.
Kemudian melesat dengan kecepatan yang sangat cepat, hingga membuat Lou Yang tidak bisa mengikuti gerakannya, kini Lou Yang hanya bisa bertahan tanpa menyerang balik Yan Heng.
Namun beberapa saat Lou Yang bertahan dan mulai melihat pergerakan Yan Heng, langsung memukul dengan keras.
Bugg!!
Yan Heng terkena serangan dan langsung pingsan.
__ADS_1
"Pertandingan no 10 dimenangkan oleh Murid Dalam Baru" Ujar Qing Shue.
"Akhirnya Murid Dalam Baru menang"
"Wuhuu"
"Murid Dalam Baru menang"
"Kemenangan"
"Klan Lou memiliki generasi muda yang menjanjikan"
Ujar para penonton.
Setelah selesai bertanding kini giliran no 11,12,13,14 hingga akhirnya sudah saatnya Rey yang bermain.
"Pertandingan no 15 Murid Dalam Baru vs no 15 Murid Dalam Lama" Ujar Qing Shue.
Dalam pertandingan terakhir semua Murid Dalam Baru terkalahkan.
Setelah itu ke 2 orang langsung menuju arena.
"Yan Hou" Ujar Yan Hou.
"Rey" Ujar Rey.
Fam Shiro yang mendengar itu langsung tertarik dengan Rey.
"Apakah Patriak Klan Fam, tertarik dengan salah satu muridku?" Ujar Ketua Sekte.
"Haha aku lihat dia sangat kuat" Ujar Fam Shiro.
"Benar dia sangat kuat" Ujar Ketua Sekte.
"Dia akan dikalahkan oleh generasi mudaku" Ujar Patriak Klan Yan.
Kemudian pertandingan dimulai, Yan Hou yang melihat Rey langsung melesat ke arah Rey dengan kecepatan yang sangat cepat, meski begitu Rey yang berada di Ranah Bumi Tahap 7 hanya santai dan bermain selayaknya anak kecil.
"Lemah" Ujar Rey.
Kemudian dengan satu jari, Yan Hou langsung terpental.
Semua penonton yang menonton langsung terdiam, mereka tidak menyangka generasi muda Klan Yan yang terhormat dengan mudah dimainkan seperti anak kecil.
"Bajingan matilah, Lightning Sword Slash" Ujar Yan Hou.
Melesat ke arah Rey.
"Tiger Punch" Ujar Rey.
Langsung dengan cepat memukul Yan Hou langsung terhembas dan membuat area penonton yang sudah ada pelindung bergetar.
"Pertandingan no 15 dimenangkan oleh Murid Dalam Baru" Ujar Qing Shue.
"Bajingan" Ujar Patriak Yan.
"Tidak perlu emosi Patriak Yan, hanya pertarungan generasi muda" Ujar Fam Shiro.
"Benar" Ujar Ketua Sekte.
"Generasi keluarga Yan benar benar kuat" Ujar Patriak Lou mengejek Patriak Yan.
"Kau" Ujar Patriak Yan.
Kemudian Rey duduk di bangkunya yang tadi dan tidak memperdulikan bisikan orang lain.
__ADS_1