System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 22 : Melawan Orang Misterus


__ADS_3

Rey merasa ada yang aneh sejak dia berpisah dengan kakeknya.


"Yin-er pergilah terlebih dahulu" Ucap Rey yang kini berhenti berlari.


"Ada apa Rey?" Balas Xue Yin yang bingung karena Rey tiba-tiba berhenti.


"Tidak apa-apa, pergilah terlebih dahulu, aku masih memiliki sesuatu yang harus aku lakukan" Ucap Rey sambil melambaikan tangannya.


"Baiklah kalau begitu Rey, sampai jumpa" Balas Xue Yin kemudian melanjutkan perjalanannya, meski begitu Xue Yin kawathir dengan Rey karena untuk pertama kalinya Rey panik.


Selang beberapa saat Xue Yin sudah sangat jauh dari Rey, Rey kemudian menghelan nafas sebentar.


"Keluarlah!!, aku tahu kalian ada disini" Teriak Rey sambil bersiap untuk bertarung.


"Cukup bagus bocah, kau bisa mengetahui keberadaan kami meski hanya memiliki budidaya yang rendah" Balas lima orang paruh baya sambil mengelus jenggotnya.


Rey sangat waspada dengan mereka berlima karena systemnya tidak bisa mengukur seberapa tinggi budidaya paruh baya itu.


"Aku tidak tahu mengapa senior datang kepadaku, jika boleh bertanya kelima senior ada tujuan apa?" Tanya Rey sambil hormat karena merasa lima senior ini sangat kuat.


"Aku ingin nyamau bocah!!" Balas salah satu paruh baya melesat dengan cepat kearah Rey.


Seketika paruh baya itu sudah mencengkram leher Rey denagn sangat ketat hingga membuat Rey susah bernafas.


"Bocah, kau adalah keturunan dari orang busuk yang menyinggung orang yang tidak seharusnya kau singgung" Ucap seorang paruh baya itu.


"B-bajingan persetan denganmu" Balas Rey membakar vitalis kehidupannya untuk ditukarkan menjadi kekuatan.


Seketika cengkraman paruh baya itu terlepas dan Rey terengah-engah sambil menjaga jarak.


"Bocah yang menarik namun sayangnya kau akan mati" Ucap seorang paruh baya itu dengan cepat melesat kearah Rey.


"Tidak semudah itu bajingan!!, Celestial Dragon Palm" Balas Rey dengan cepat menyerang membabi buta dan sambil mundur karena paruh baya itu sangat kuat.


4 Paruh baya lainnya hanya melihat sambil mengamati seberapa kuat Rey dan sambil menikmati pertarungan.

__ADS_1


"Hahaha!!, bocah busuk ini akhirmu" Ucap paruh baya itu dengan cepat memukul Rey hanya dengan kekuatan fisik.


"Bug!!".


Rey dengan cepat terpental beberapa meter hingga akhirnya batuk darah dan mengerti perbedan kekuatan mereka.


"Inilah akhirmu bocah sialan" Ucap paruh baya itu melesat dengan menggunakan energi Qinya kearah Rey.


Rey melihat energi Qi yang sangat melimpah dan mungkin beberapa kali lipat dari kakeknya.


"Wush!!".


"BOMM!!".


"Beraninya seseorang menyakiti cucuku" Ucap seorang dengan cepat mementalkan paruh baya itu dan yang tidak lain adalahFam Shiro.


"K-kakek" Balas Rey yang kini masih setengah sadar karena kekuatannya yang abnormal jadi masih bisa bertahan.


"Jangan bicara Rey, aku akan melawan mereka dan lihat saja bagaimana kakekmu ini memberikan pelajaran kepada keparat ini" Ucap Fam Shiro kemudian mengeluarkan auranya dengan sangat kuat.


"Kultivator Ranah Yin dan Yang" Ucap seorang salah satu paruh baya.


"Hahaha!!, aku tidak menyangka ada yang mengetahui kekuatanku, meski aku sekarang hanya sebuah klon" Balas Fam Shiro sambil tertawa.


"Kakek hanya klon?, Kultivator Yin Yang?, apa itu kakek?" Tanya Rey yang kini sudah membaik.


"Mudah saja, kakekmu ini berada didunia yang jauh jadi tentu saja kakekmu sekarang hanya klon dan jadilah kuat untuk menuju dunia atas" Balas Fam Shiro sambil menepuk bahu Rey.


"Kultivator Ranah Yin Yang adalah Kultivator yang berada diatas ranah Golden Core/Inti Emas umumnya Kultivator disini sangat lemah dan hanya orang terkuat berada di ranah surga" Lanjut Fam Shiro menjelaskan tentang ranah kultivasi.


Bintang, Bumi, Langit, Surga, Keilahian, Inti Emas dan Yin Yang masih ada lagi namun Fam Shiro hanya menjelaskan sampai Yin Yang.


Rey tertegun sejenak karena ia tidak menyangka bahwa ranah kultivator akan sangat banyak dan membuatnya sedikit frustasi karena merasa sudah cukup kuat.


Jika sudah mencapai ranah Surga akan membuka Jiwa Bela Diri dan jika sampai mencapai Ranah Yin Yang akan membuka domain milik sendiri.

__ADS_1


"Baiklah hanya itu saja penjelasanku dan aku akan membersihkan lima ranah Yin Yang ini" Ucap Fam Shiro kemudian mengalihkan pandangannya kearah lima paruh baya.


Rey kaget karena tidak menyangka kelima paruh baya ini seorang yang sangat kuat dan berada diranah Yin Yang.


"Jangan terlalu percaya diri, kita berlima kau hanya satu orang, saudara sekalian kita serang bersama" Balas seorang paruh baya yang nampak seperti pemimpin.


Empat paruh baya lainnya mengangguk dan melesat kearah Fam Shiro dengan niat membunuh yang kuat. Rey yang berada tidak jauh dari pertempuran sedikit mengigil.


"Pertempuran antara kultivator ranah Yin Yang benar-benar mengerikan" Gumam Rey yang mengigil karena hawa dari pertempuran.


Nampak Fam Shiro sangat mendominasi dalam pertempuran karena kelima paruh baya hanya berada di sekitar ranah Yin Yang Bintang Empat dan pemimpinnya Yin Yang Bintang Lima.


Kelima paruh baya dengan cepat terpukul mundur beberapa langkah dan nampak sangat geram dengan Fam Shiro.


"Domain Suci" Ucap kelima paruh baya itu membuat wilayah sekitar menjadi berwarna emas dan ada sinar yang sangat terang.


"Aliansi Tapa Suci!!!, rupanya kalian yang telah mengincar putraku, tunggu aku kembali ke bintang suci dan aku musnahkan kalian" Balas Fam Shiro sambil keluar amarah yang meledak-ledak.


Rey mendengar Alinasi Tapa Suci yang menurutnya sebuah organisasi yang sangat kuat dan mendominasi.


"Domain Dewa Perang" Lanjut Fam Shiro kemudian muncul ribuan pasukan entah darimana dan muncul banyak kuda perang yang bersiap berperang.


Mereka bertempur dengan sangat sengit namun tidak ada orang yang datang kesini, Rey sedikit bingung kenapa tidak ada orang yang datang jika ada pertempuran yang sangat dahsyat.


Rey melihat sekeliling dan menemukan bahwa mereka telah dikurung disebuau Array Tingkat yang tidak bisa diukur Rey.


Rey hanya bisa menghela nafas karena tidak bisa membantu kakeknya dan mungkin akan menjadi beban kakeknya bila ikut bertempur.


Fam Shiro lumayan tersedak karena harus melawan lima orang diranah yang sama, meski sedikit unggul dalam kekuatan namun kalah jumlah dan juga Fam Shiro nampaknya akan kalah.


"Telapak Tangan Dew Perang" Ucap Fam Shiro mengeluarkan sebuah telapak tangan yang terbentuk dari ribuan pasukan berarmor merah dan sangat ganas.


"Formasi Bidang Suci" Balas lima paruh baya dengan cepat membuat sebuah formasi berbentuk kotak dan berwarna emas.


Serangan Fam Shiro tidak bisa menembus formasi milik lima paruh baya itu.

__ADS_1


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2