
Rey yang kini terus menerus melawan pak tua itu akhirnya mengalami kelelahan yang luar biasa dan Saint Qinya terkuras hingga hampir tidak tersisa.
Len mundur menjauh dari pak tua itu, ia menghela nafas panjang "Sepertinya untuk melawan senior Aku perlu kekuatan yang tidak masuk akal"
"Memang benar kamu seharusnya memiliki kekuatan yang tidak masuk akal, bagaimana?" Pak tua itu terkekeh sambil menyilangkan pedangnya.
'System bisakah kamu memberikanku sebuah teknik yang cukup untuk melawan pak tua ini?'
[Ding]
[Tentu saja Master, silahkan pilih teknik yang ada didalam daftar berikut: Star Style Electric Sword, Star Realm Swallowing Sword, Mysterious Star Shadow Sword]
'Dari ketiga ini darimana yang paling kuat?'
[Mysterious Star Shadow Sword adalah pilihan paling tepat untuk melawan pak tua itu, juga yang paling kuat diantara yang lain]
'Baiklah Aku akan memilih Mysterious Star Shadow Sword'
[Mengurangi 250 Juta Poin XP]
[Apakah Master ingin meningkatkannya hingga sampai Master-Lv?]
'Ya'
[Meningkatkan Mysterious Star Shadow Sword ketingkat Master-Lv, mengurangi 150 Juta Poin XP]
Seketika Rey merasakan banyak informasi masuk kedalam kepalanya, ia sangat senang karena teknik ini benar-benar sangat spesial dan sangat kuat.
Ini adalah teknik misterius yang bertujuan untuk menghancurkan musuh dalam sekali serang namun memiliki kelemahan yaitu akan susah digunakan jika terlalu banyak melawan musuh.
Jika musuhnya setara dengan pengguna tidak terlalu masalah namun jika Rey melawan Ahli yang diatas tingkatannya dan cukup banyak itu adalah masalah.
__ADS_1
"Mysterious Star Shadow Sword" Teriak Rey dengan cepat mengarahkan kearah pak tua itu dengan tatapan dingin seolah-olah menatap semut.
"Bagus! Aku ingin melihat seberapa kuat teknikmu" Pak tua itu menyeringai lalu mengayunkan pedangnya kelangit dan seketika ledakan petir muncul.
Ledakan petir itu sangat luar biasa karena mampu membuat area sekitar mengalami kerusakan dan juga langit-langit terlihat retak perlahan-lahan.
Serangan Rey yang seperti bayangan melesat dengan cepat diiringi oleh partikel-partikel bintang disekitarnya dan melesat tanpa ampun kearah pak tua itu.
"Ini!" Pak tua itu cukup kaget karena serangan dari Rey mampu menembus semua pertahanannya dan bahkan serangan dari ledakan petir tiba-tiba menghilang.
"The Thousand Lightning Sword Formation" Teriak Rey lagi lalu menembakkan serangan kedua secara berurutan namun wajahnya tetap dingin dan datar.
Setelah menembakkan serangan kedua, Rey turun kebawah dengan wajah pucat basi dan aliran Qinya sekarang benar-benar kacau dikarenakan Rey terlalu memaksakan dirinya.
[Penyembuhan otomatis diaktifkan]
Untungnya systemnya cukup berbaik hati, lukanya perlahan-lahan disembuhkan dengan kecepatan yang konyol dan perlahan-lahan Saint Qinya mulai pulih sedikit demi sedikit.
Rey masih melihat kumpulan asap yang ada didepannya, ia tidak tahu apakah pak tua itu mampu menahan serangannya atau tidak dan Rey cukup yakin bahwa pak tua itu mampu menahannya.
"Baiklah pak tua, sampai kapan kamu akan terus berada disan?!" Teriak Rey dengan wajah datar, ia berdiri lalu bersiap untuk bertarung lagi.
"Uhuk... tidak perlu begitu waspada, tidak ada pertarungan lagi" Pak tua itu keluar dari asap dengan wajah pucat, ia memegang punggungnya dan tidak ada luka sama sekali.
"Seranganmu cukup kuat namun tidak benar-benar dapat melukaiku, kamu lulus nak namun jangan berkepala besar oke?" Pak tua itu terkekeh dan menatap Rey dengan senyum ramah.
"Terima kasih atas kemurahan hati anda senior" Rey membungkuk dengan hormat, ia benar-benar tulus berterima kasih pada pak tua itu dan wajahnya sekarang cukup ramah.
"Hehe tidak perlu seperti itu, panggil Aku Hayan, nak apakah kamu ingin mendengarkan sedikit informasi dari Artefak Lonceng Surga?"
"Jika diperbolehkan Aku ingin" Rey duduk ditanah, Hayan juga duduk ditanah dan menarik nafas dalam-dalam.
__ADS_1
"Artefak Lonceng Surga memiliki tiga kemampuan unik, yang pertama membuat pelindung yang cukup kuat bahkan True God Low-Rank tidak cukup kuat untuk menghancurkannya"
"Jika masternya mampu untuk mengeluarkan seluruh kekuatan asli dari Artefak Lonceng Surga, Artefak ini dulunya dimiliki oleh True God High-Rank bernama Fam Dong"
"Meskipun hanya True God High-Rank, Fam Dong mampu membunuh Ahli yang berada ditingkat yang lebih daripada dirinya dan juga disebut sebagai salah satu dari True God terkuat"
"Cukup dengan mengenang Fam Dong membuat hatiku sedikit sakit, baiklah akan kulanjutkan, kemampuan unik kedua adalah membuat dunia kecil yang tidak terlihat"
"Biasanya Fam Dong memakai kemampuan ini untuk menyimpan para bawahannya, Fam Dong juga telah menanam-tanaman langka didalam dunia kecil itu dan juga ada beberapa Beast tingkat tinggi yang ia taruh disana"
"Kemampuan unik ketiga cukup menakutkan, kemampuan ini dapat mengurung lawan, kemampuan ini juga dapat dengan mudah membunuh Ahli yang tidak memiliki fisik yang kuat"
"Sekali hantaman dari kemampuan ini setara dengan Ahli yang kuat, yah jika seseorang mampu untuk mengeluarkan kekuatan aslinya dan juga Artefak ini sangat suka untuk membunuh Ahli"
"Jadi jika kamu benar-benar mendapatkan Artefak Loceng Surga, kamu harus siap secara mental karena Artefak ini bisa saja mengamuk dan menghancurkan segalanya"
"Cukup ingat hal itu saja, ohh ya Aku hanya penjaga diujian pertama, untuk ujian kedua Aku tidak tahu namun menurut rumor yang kudengar penjaga ujian kedua dulunya seorang Ahli Dao Emperor"
"Jadi diRanah apa dulunya Senior Hayan?" Rey bertanya dengan wajah datar dan Seperti tidak terlalu tertarik namun Rey sangat tertarik sebenarnya.
"Oh... Aku? Aku berada di Ranah Celestial King sewaktu masa jayaku namun sekarang Aku hanya berada di Ranah Lesser Emperor Orde 1" Senior Hayan memegang kepalanya dan menggaruknya.
Ia cukup malu karena kekuatannya sekarang benar-benar turun drastis dan tidak sebanding dengan kekuatannya yang dulu. Jika senior Hayan masih dalam masa jayanya, Rey bahkan tidak akan dipandang.
"Senior kalau boleh tahu, bagaimana Fam Dong meninggal?"
"Hmm.... Fam Dong meninggal karena memiliki musuh yang sangat kuat disana, musuh itu mengirim 10 True God High-Rank dan ratusan Extinction God"
"Juga ada True God Low-Rank maupun True God Mid-Rank yang menyerangnya, Aku bersama dua penjaga lainnya membantu namun kami tetap kalah dan yah cukup memalukan"
Hayan hanya tertawa namun terlihat jelas matanya menunjukkan bahwa dirinya sangat sedih atas kematian Fam Dong yang merupakan Masternya.
__ADS_1
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁