System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 78 : Menyerang Klan Hwang


__ADS_3

Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka selesai berbicara dan ya semua orang telah berkenalan dengan baik. Chen Yhosan dan Chen Shei sangat kagum dengan Chu Qian.


"Umur 25 tahun sudah menjadi Kultivator Alam Nirvana, sungguh bakat yang mengguncang langit" Puji Chen Shei sambil mengangguk ringan kepada Chu Qian.


Chu Qian sedikit malu karena dipuji "Ini tidak ada apa-apa bagi Saudara Aga yang menentang langit"


Semua orang menatap Rey dan Rey hanya bisa berpura-pura untuk menyesap minumnya dengan santai. ya Chen Yhosan Dan Chen Shei maupun empat Penatua sudah tahu itu.


Jadi dikelompok ini ada dua bakat yang sangat menentang langit dan tentu saja berhubungan dengan bakat ini sangat bagus. terutama dengan Rey yang nampak dihormati oleh orang lainnya.


Meski Chen Yun sudah menceritakan tentang Fraksi Langit Ungu ini, Chen Yhosan maupun Chen Shei masih sangat penasaran dengan murid peringkat 2 dan peringkat 1 dari Fraksi Langit Ungu.


"Mohon perhatiannya tuan-tuan karena hari sudah siang maka kita akan langsung pergi ke ibu kota" Semua orang mendengarkan itu dan bersiap untuk pergi.


"Tentu saja kita akan berpisah menjadi 2 kelompok karena jumlah yang banyak, kami akan masuk lewat belakang ibu kota dan untuk sisahnya bisa lewat mana saja" Lanjut Fam San.


Chen Yhosan menoleh ke Chen Shei kemudian mengangguk ringan "Klan Chen akan lewat jalur bawah tanah"


Semua orang mengangguk kemudian dengan cepat terbang dan menghilang. tentu saja Chen Yun mengikuti Chen Yhosan karena ingin balas dendam dengan Klan Hwang maupun Klan Fang yang membuat Klannya terpuruk.


Fam San juga pergi dengan sejumlah orang bersama dengan Rey yang mengikuti Fam San dan ya mereka terbang dengan cepat. jarak antara Kota Kuho dengan Kekaisaran Pheonix Suci agak jauh dan dibutuhkan beberapa jam untuk sampai disana bila terbang.


Beberapa jam kemudian mereka mendarat karena sudah melihat tembok Ibu Kota, mereka memasuki ibu kota menjadi beberapa kelompok dan Rey hanya bersama Fan San beserta Chu Qian.


Mereka bertiga juga telah masuk, kini mereka menuju kesebuah kedai minum, mereka bertemu dengan para sekutunya dan Rey juga tahu ada Fam Zhanze yang menunggu dengan beberapa dari Sekte Seribu Pedang.


Rey, Fam San, Chu Qian hanya duduk dengan santai dan memesan beberapa minuman seperti anggur. semua orang terlihat tidak kenal namun kenyataannya sudah kenal.


Tidak lama kemudian kelompok Klan Chen seperti Chen Yhosan, Chen Shei, Chen Yun dan empat Penatua sudah datang dikedai dilanjut dengan empat sesepuh Klan Chu.

__ADS_1


Setelah semua orang selain sekutu Rey akhirnya pergi, kemudian Rey menjumpai Fam Zhanze dan tersenyum "Salam Penatua Agung"


Fam Zhanze menoleh kemudian berkata "Bagus karena semua orang berada disini maka kita akan melaksanakan rencana kita"


Semua orang akhirnya menoleh, empat sesepuh Klan Chu kemudian membungkam pemilik kedai itu karena tidak ingin permasalahan ini tersebar di Kekaisaran Pheonix Suci.


"Apakah anda Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu?" Tanya Chen Shei sambil tersenyum dan Fam Zhanze juga tersenyum.


"Tentu saja saya Penatua Agung Fraksi Langit Ungu, Fam Zhanze, apakah anda Leluhur Klan Chen?" Tangan balik Fam Zhanze sambil menjabat tangan Chen Shei.


Chen Shei juga menjabat tangan Fam Zhanze dan berkata "Ya saya Leluhur Klan Chen, senang berjumpa dengan anda dan sangat senang bertemu dengan Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu"


Meski mereka terlihat seperti seorang teman lama yang baru berjumpa, orang yang peka terhadap energi Qi yang tidak stabil pasti tahu bahwa mereka sedang saling menguji.


Akhirnya tidak lama kemudian Chen Shei duduk dengan tenang dan menyesap anggurnya dengan tenang. dapat dilihat bahwa Fam Zhanze lebih unggul dalam hal energi Qi maupun kekuatan.


"Leluhur Klan Chen juga sangat hebat, saya kagum dengan anda" Fam Zhanze terkekeh.


Chen Yhosan mengeraskan wajahnya, ia mengira bahwa Chen Shei akan menang namun siapa sangka bahwa Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu ini mampu membuat Chen Shei langsung kalah telak.


Perlu diingat bahwa Chen Shei merupakan Kultivator Alam Raja Mendalam Orde Kedua Puncak dan bisa dengan mudah dikalahkan oleh Fam Zhanze melalui pertempuran internal.


Chen Yhosan semakin yakin bahwa mereka dapat menggulingkan Kekaisaran Pheonix Suci dan keyakinan akan kemenangan telah muncul didalam benak semua orang.


"Baiklah karena kita sudah berkumpul, lebih baik kota segera bertindak karena hari sudah malam dan tentu saja sangat bagus untuk penyeragan" Semua orang mengangguk lalu keluar dari kedai dengan cepat.


Mereka terbang ke arah tempat Klan Hwang berada, tentu saja mereka tidak terbang bersama dan menjadi beberapa kelompok karena jumlahnya ribuan.


Setelah semuanya sudah dekat dengan tempat tinggal Klan Hwang, mereka turun ketanah dengan tenang dan mulai mendiskusikan rencana selanjutnya meski tahu apa rencananya.

__ADS_1


"Klan Chen kami akan menyerang dari belakang" Kata Chen Shei sambil memberikan apa-aba kepada seluruh Klannya.


"Baiklah jika begitu, hati-hati mungkin saja musuh sudah tahu penyerangan kita, utamakan keselamatan" Jawab Fam Zhanze sambil tenang.


Chen Shei mengangguk kemudian membawa Klannya pergi dan menuju kebelakang tempat tinggal Klan Hwang. Fam Zhanze menoleh ke sekutunya dan tersenyum kemudian melambaikan tangannya.


"Semua menyerang!!" Seru Huan Qiao dan Huan Ji kepada para murid maupun Penatua Sekte Seribu Pedang.


Semua murid melesat kearah penjaga gerbang dan membunuh secara membabi buta. empat sesepuh Klan Chu juga bergabung menuju keaula Klan Hwang.


"Penyerangan!!"


"Penyerangan!!"


Para penjaga langsung melepaskan sebuah bom aneh dan membuat semua orang di Klan Hwang bangun seketika. disebuah rungan seperti seorang direktur nampak seorang paruh baya yang memiliki mata tajam.


"Siapa yang berani menyerang Klan Hwangku!!" Teriak paruh baya sambil menggebrak meja, kemudian muncul sepuluh bayangan yang sudah berlutut.


"Tenangkan amarah anda Tuan" Kata salah satu bayangan itu dan melanjutkan "Saya tidak tahu yang menyerang Klan kita namun ada dua Raja Mendalam yang hadir dalam penyerangan"


"2 Raja Mendalam!!" Nampak wajah paruh baya itu sedikit mengeras, mereka hanya memiliki 1 Raja Mendalam itupun tidak ada di Klan sekarang dan malah ini ada 2 Raja Mendalam.


"Mereka dari Klan Chen dan sisahnya tidak diketahui" Lanjut salah satu bayangan.


"Klan Chen!!, bagus sangt bagus akhirnya mereka bergerak juga para tikus itu" Kekeh paruh baya itu dan menyeringai.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2