System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 115 : Ranah Saint Heavenly


__ADS_3

Serigala itu sangat ganas karena di setiap cakarannya mengandung unsur-unsur prinsip, serigala ini setara dengan Ahli Ranah Emperor Profound yang kuat dan bahkan mungkin lebih.


Rey sangat kesulitan untuk melawan serigala ini, ia terus menerus lari dengan cepat dan bahkan hanya dengan sekali terkena serangan Rey harus mengalami luka berat.


Hukum Alam kali ini benar-benar tidak masuk akal, bagaimana bisa Rey yang hanya awal Ranah Saint Heavenly harus melawan kekuatan tempur Ranah Emperor Profound dan bahkan mungkin lebih.


Melihat ketidak masuk akalan ini Rey yakin bahwa surga benar-benar menantangnya dan bahkan ada keinginan untuk membunuh Rey.


[System lupa memberitahu Master bahwa pengguna System seperti Master akan ditantang oleh surga dan bahkan para True God diatas]


Rey tidak memperdulikan System, ia terus menerus menghindari semua cakaran serigala itu dan bahkan Rey harus memakai banyak Saint Qi didalam tubuhnya.


Tidak hanya itu Space Tearingnya bahkan terpakai berkali-kali, meski Rey terlihat tertekan dan terus menerus memakai Space Tearing.


Ia menghadapi hukum alam sekaligus berlatih Space Tearing hingga sampai puncaknya dan bahkan mungkin saja Rey dapat merobek ruang hingga ratusan ribu mil.


Ji Bai terkekeh "Pemuda ini mampu merobek ruang, sepertinya teknik rahasianya mirip dengan Dao Space".


Xiang yang melihat itu mengangguk ringan "Sepertinya begitu meski masih terlalu lemah untuk sekarang, yah kita lihat sampai mana dia bisa bertahan melawan Serigala yang memiliki kekuatan Ahli Ranah Emperor Profound".


Gang yang mengawasi itu malah tertawa keras "Saudara Xiang apakah instingmu mulai tumpul?".


Xiang menoleh kearah Gang lalu bertanya "Apa yang kau maksud Saudara Gang?".


Gang hanya terkekeh lalu menunjuk Rey "Lihat dia berhasil melawan serigala itu".


Xiang melihat Rey yang sekarang sedang menyerang terus menerus serigala itu dan bahkan serigala itu tidak bisa membalas serangan Rey.


"Ada apa ha serigala?, mengapa kau tidak menyerang?" Cibir Rey sambil terus menerus melesatkan api kearah serigala itu dan serigala itu terlihat cukup ketakutan.


Ini adalah api berwarna putih seperti milik Fam Zhanze dan menurut Fam Zhanze api ini dapat membumi hanguskan sebuah dunia.


Melihat bahwa serigala itu ketakutan dengan api, Rey memanfaatkan untuk menyerang dengan menggunakan api dan bahkan beberapa kali membuat percobaan.

__ADS_1


Dari membuat pedang dari api lalu membuat ledakan kecil dari api dan terus menerus Rey coba hingga akhirnya serigala itu hangus.


"Yo dewa apakah kau masih punya anjing setia yang lain?" Cibir Rey sambil melihat keatas langit.


Langit terlihat murka lalu muncul dua naga berwarna emas yang terlihat agung dan bahkan aura naga itu menekan para Ahli yang ada disana.


Ji Lou sangat kaget "Naga kembar yang menurut mitos dizaman kuno, naga kembar merupakan Hukum Alam yang bisa membuat Ahli yang sedang menghadapi hukum alam langsung mati seketika"


"Juga dalam catatan dibuku kuno tidak ada Ahli yang berhasil menahan hukum alam naga kembar dan bahkan untuk menghindarinya saja tidak mungkin" Lanjutnya.


Ji Bai yang melihat itu hanya tersenyum "Memang seperti inilah Pangeran Surgawi, Lou'er pastikan kamu mengikutinya dimasa depan".


Ji Lou mengangguk ringan, Fam Nan yang melihat itu langsung berekspresi senang karena orang yang ditunggunya telah datang dan bahkan lebih dari harapannya.


"Master akhirnya anda kembali" Gumam Fam Nan yang bernostalgia dan bahkan seluruh tubuhnya menjadi lebih muda.


Ia melesat kearah kerumunan Ahli, Ji Bai, Ji Lou, Xiang, Gang, Xuan Zian, Chu Xi dan yang lainnya. mereka kaget karena ada Ahli yang kuat datang.


Ji Bai merasa familiar dengan aura dari Fam Nan lalu ia bertanya "Siapakah senior ini?".


Semua orang terkejut karena Fam Nan biasanya tidak merawat dirinya namun sekarang terlihat sangat gagah dan bahkan auranya sangat kuat.


"Fam Nan?, bukankah dia hanya ada di Ranah Saint Heavenly Orde Kedua?" Tanya Ji Bai sambil merasakan aura Fam Nan.


"Maaf ketua saya berbohong, saya Ahli Ranah Lesser Emperor Orde Kedua dan diri saya ini hanya avatar yang saya buat untuk mengawasi benua tengah" Mereka akhirnya mengerti mengapa aura Fam Nan sangat kuat.


Fam Nan melihat Rey yang sedang bertarung melawan naga kembar, ia terus mengawasi karena jika dia membantu maka Fam Nan hanyalah orang bodoh dan dungu.


Dalam menghadapi hukum alam biar Takdir yang memutuskannya, jika Rey benar-benar Pangeran Surgawi maka dia pasti mampu untuk menahan naga kembar dan bahkan mengalahkannya.


Yang terus menerus diserang oleh naga kembar cukup kesal karena serangan dari naga kembar mampu untuk membuat tubuhnya bergetar dan bahkan jiwanya ikut bergetar.


'System apakah kau tahu caranya untuk melawan naga ini?' Tanya Rey dalam benaknya.

__ADS_1


[Cukup mudah Master, Master hanya perlu untuk menyempurnakan Tubuh Pedang dan hanya butuh beberapa serangan untuk memenggal naga kembar itu]


'Tidak perlu bertele-tele aku tahu apa yang kau maksud, berapa harganya?'


[Hehehe hanya 20 Juta Poin XP untuk menaikkan Tubuh Pedang ke maximal]


'Oke'


[Menaikkan Tubuh Pedang sampai Maximal, mengurangi 20 Juta Poin XP]


[Sisa Poin XP: 13 Juta Poin XP]


Seketika Niat Pedang milik Rey langsung meningkat menjadi Niat Pedang Tingkat 6 dan bahkan hanya dengan auranya saja naga kembar sedikit bergeming.


"Jadi ini Niat Pedang Tingkat 6, sangat kuat dan bahkan lebih dari sekedar kuat, ini benar-benar menakjubkan" Gumam Rey yang sudah memanggil Gu Lan dan bersiap untuk menyerang.


Rey langsung memadatkan Saint Qinya dengan cepat, ia membentuk serangan dengan bentuk sabitan dan dengan cepat melesat kearah naga itu.


Naga kembar itu langsung menyemburkan banyak Emperor Qi dan bahkan unsur prinsip juga terlihat disekitarnya. tidak lama kemudian serangan itu bertabrakan.


"BOMMM!!".


Goncangannya membuat benua tengah bergetar, banyak Ahli kuat mulai berdatangan, para Sekte Kelas Satu juga ikut melihat dan menyaksikan naga kembar yang hancur menjadi debu.


Rey menyemburkan darah dari mulutnya, ia bergumam "Saint Qiku telah mencapai batasnya, jika masih ada hukum alam lainnya mungkin aku akan mati".


[Selamat Master karena menerobos Ranah Saint Heavenly Orde Pertama, Memproleh 50 Juta Poin XP]


[Selamat Master karena menerobos Ranah Saint Heavenly Orde Kedua, Memproleh 50 Juta Poin XP]


[Selamat Master karena menerobos Ranah Saint Heavenly Orde Ketiga, Memproleh 50 Juta Poin XP]


'Menerobos 3 tingkat sekaligus?!!'.

__ADS_1


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2