
Pertandingan masih berjalan dengan lancar namun Murid Dalam Baru banyak sekali yang kalah dengan cepat.
Rey kini melihat Rysel yang menatapnya, kemudian Rey senyum ke arah Rysel, hingga membuat Rysel malu dengan wajah memerah.
Semua orang yang melihat itu langsung melirik ke arah Rey dengan tajam.
Tapi Rey membalas lirikan semua orang dengan Aura yang menakutkan, dalam sekejab semua orang yang melirik Rey langsung mengalihkan pandangannya ke arah pertandingan.
Kini pertandingan sudah berada dalam urutan nomer 42 kini giliran nomer 42.
"No 42 Murid Dalam Baru vs no 42 Murid Dalam Lama" Ujar Qing Shue.
Mereka pun datang dengan cepat menuju arena.
Lagi lagi pertarungan antara generasi muda Klan Bangsawan terjadi.
"Xue Yin" Ujar Xue Yin nampak manis dan cantik.
"Yan Koes" Ujar Yan Koes.
Klan Yan sepertinya bernasib buruk karena selalu dipertemukan oleh Klan Bangsawan lainnya.
Kebanyakan generasi muda dari Klan Yan berada di Sekte White Tiger.
"Pertandingan no 42 dimulai" Ujar Qing Shue.
Yan Koes melesat dengan cepat kearah Xue Yin, Xue Yin yang melihat kecepatan itu dengan cepat menebas menggunakan seni berpedang dari keluarganya, Keluarga Xue sangat terampil dalam berpedang.
Whushh!!
Slash!!
Angin dan tebasan masih berirama, nampak Yan Koes yang semakin cepat dan semakin cepat.
Mulai menyerang Xue Yin dengan sangat cepat dan berhasil menggores sedikit bahu Xue Yin.
Xue Yin yang marah karena bahunya tergores langsung mengeluarkan Aura Ranah Bumi Tahap 4, hingga membuat Yan Koes yang tadinya sangat cepat perlahan lahan mulai melambat.
Yan Koes yang tidak habis ide langsung menggunakan seni bela diri dari Sekte White Tiger.
"Tiger Claw" Ujar Yan Koes kemudian berputar dengan cepat.
"Spirit Sword Slash" Ujar Xue Yin menebas Yan Koes namun tidak berhasil.
Spirit Sword Slash adalah seni bela diri dari Klan Xue yang dikhususkan digunakan oleh perempuan generasi muda di klan mereka, seni bela diri ini jika musuh terkena akan membuatnya mengalami luka dalam/Rohnya terluka.
Kini Yan Koes yang masih tetap memikirkan cara melawan Xue Yin selalu saja lebih cepat Xue Yin dalam mengambil tindakan, Yan Koes selalu tertinggal 1 langkah dibandingkan Xue Yin.
Kini Yan Koes yang sudah kehabisan akal mulai menyerang Xue Yin dengan cepat.
"Lightning Sword Slash" Ujar Yan Koes.
Xue Yin yang melihat itu langsung membalas serangan.
"Spirit Sword Slash" Ujar Xue Yin.
Slashh!!
Serangan mereka ber 2 masih imbang dan tidak ada yang tertekan, namun sebenarnya Yan Koes tertekan, karena kebanyakan Kultivator dibenua ini hanya mempelajari 2-3 seni bela diri jika masih berada di bawah Ranah Langit.
"Klan Xue memiliki generasi muda yang sangat kuat" Ujar Patriak Fam.
__ADS_1
"Haha Patriak Fam terlalu memuji, jika dibandingkan dengan generasi muda Klan Fam, generasi muda Klan Xue tidak ada apa apanya" Ujar Patriak Xue.
"Hahaha, Patriak Xue terlalu sungkan" Ujar Patriak Fam.
Kemudian melanjutkan melihat pertandingan.
Mereka mulai melesat dengan cepat saling bertukar tebasan.
Yan Koes yang sekarang hanya mengandalkan seni bela diri Tiger Claw kini hanya bisa bertahan, jika energi Qinya habis maka, otomatis Yan Koes akan kalah.
Sementata Xue Yin yang dari tadi menyerang dengan anggun dan tidak merasa kelelahan/kehabisan energi Qi.
"System siapa yang akan menang menurutmu?" Ujar Rey berbicara dengan System.
System;[Menurut saya pemenangnya adalah Xue Yin, karena Xue Yin masih memiliki energi Qi yang masih banyak sedangkan Yan Koes yang kini sudah hampir batasnya, bukan hanya energi Qi saja yang masih banyak bahkan Xue Yin masih menyimpan seni bela diri rahasianya]
"Ohh... menarik" Ujar Rey.
Kemudian melanjutkan melihat pertandingan.
Selang beberapa saat kini mereka mulai menggunakan seluruh kemampuannya.
"Lightning Sword Slash" Ujar Yan Koes.
"Spirit Sword Slash" Ujar Xue Yin.
Slash!!
Nampak Yan Koes yang terpotong tangan kanannya hingga membuatnya berteriak kesakitan.
"Argg, tanganku" Ujar Yan Koes.
"Murid Dalam Baru akhirnya ada yang menang"
"Benar tahun kemarin tidak ada sama sekali malahan"
"Benar benar"
Bisikan para penonton.
"Bajingan" Ujar Patriak Yan.
"Tenanglah Patriak Yan, untung Xue Yin tidak membunuhnya masih toleransi lah" Ujar Patriak Xue.
"Benar" Ujar Patriak Lou.
"Benar benar" Ujar Patriak Fam.
"Kalian" Ujar Patriak Yan.
Setelah itu pertandingan dilanjut hingga beberapa saat kini nomer sudah berada di no 100 yang artinya pertandingan terakhir.
"No 100 Murid Dalam Baru vs no 100 Murid Dalam Lama" Ujar Qing Shue.
Kemudian ke 2 peserta mulai melesat ke arena.
"Fam Kaiz" Ujar Fam Kaiz.
"Gu Yiu" Ujar Gu Yiu.
Lagi lagi pertandingan antara 2 Klan Bangsawan.
__ADS_1
Hanya 3 saja dari Murid Dalam Baru yang berhasil lolos.
"Pertandingan ke 100 dimulai" Ujar Qing Shue.
Mereka langsung saling sapa tebasan.
Slash!!
Slash!!
Serangan dari mereka ber 2 membuat tanah sedikit tergores.
Klan Fam lebih ke arah Seni berpedang sedangkan Klan Gun juga memiliki hal yang sama yaitu Seni berpedang.
Jadi bisa dikatakan mereka adalah Rival.
Mereka saling tukar serangan maupun tebasan.
Kini Fam Keiz yang mulai serius menggunakan seni bela diri dari keluarga Fam.
Seni bela diri ini adalah seni bela diri yang menggunakan pedang di aliri dengan energi Qi dan berbentuk menjadi Pedang Qi.
"Sword Qi" Ujar Fam Keiz.
"Sword Qi" Ujar Gu Yiu.
Yang sama sama memiliki kesamaan.
Mereka mulai bertarung saling menebas dan saling sapa Aura.
Mereka berdua sama sama memiliki Ranah Bumi Tahap 5.
"Generasi muda Klan Fam memang tidak boleh dianggap remeh" Ujar Patriak Gu.
"Hahah, generasi Klan Gu juga tidak bisa dianggap remeh" Ujar Patriak Fam.
"Hahaha"
Mereka hanya tertawa.
Sementara di arena kini Fam Keiz mulai menggunakan seni bela diri Klan Fam.
"Space Breaking Slash" Ujar Fam Keiz.
"Air Cover Slash" Ujar Gu Yiu.
Slash!!
Tiba tiba tebasan dari Fam Keiz membuka sebuah ruangan hingga akhirnya menebas kaki Gu Yiu hingga putus.
"Argg, kakiku" Ujar Gu Yiu kemudian di bawah para tabib.
"Lumayan generasi Klan Fam sangat kuat" Ujar Patriak Gu kemudian pergi meninggalkan ruangan.
"Pertandingan kali ini menutupi akhir dari pertandingan, semua peserta yang akan bertanding besok, dimohon istirahat" Ujar Qing Shue.
Rey langsung melesat ke arah mansion kediaman Murid Dalam Baru.
Yang berhasil lolos Murid Dalam Baru adalah, Fam Rey, Lou Yang, Xue Yin dan Fam Keiz.
Kini Rey yang sudah berada di kamarnya mulai bermeditasi.
__ADS_1
End
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁