System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 79 : Membunuh Hwang Situ


__ADS_3

Setelah beberapa menit paruh baya tiu berpikir, ia kemudian menyeringai sedikit tenang namun nampak aura buas yang dikeluarkannya membuat ruangan seperti tertekan.


"Kalian menuju istana dan laporkan bahwa Klan diserang" Perintah paruh baya itu kemudian keluar dari ruangan. para bayangan juga telah hilang dengan cepat.


Paruh baya yang melihat diatas banyak Kultivator luar dan juga banyak anggota Klannya terbantai langsung memiliki wajha yang sedikit menegang.


"Cih..., selalu saja ada masalah, putraku sampai sekarang belum ketemu dan sekarang sudah ada masalah lain" Gumam paruh baya itu langsung melesat kearah Chu Qian.


Chu Qian yang berada tidak jauh dari bawah paruh baya itu langsung menyadari niat membunuh paruh baya itu dan langsung melesat kearanya juga.


Tabrakan antara dua energi Alam Nirvana sedikit membuat goncangan karena sudah ada 2 Alam Raja Mendalam yang membuat formasi agar pertarungan mereka tidak diketahui.


Dari tabrakan itu akhirnya si paruh baya akhirnya menyadari situasinya dan langsung memiliki ekspresi panik. ia tidak menyangka bahwa sudah ada formasi yang membuat tempat Klannya seperti tidak terjadi apa-apa/di isolasi.


"Formasi dari 2 Alam Raja Mendalam cukup kuat!!" Seru paruh baya itu sambil melihat Chu Qian yang terkekeh.


"Dasar bajingan!!, beraninya kau menyerang Klanku, siapa tuanmu dan beritahu kepadanya aku Hwang Situ ingin bertemu" Lanjutnya.


Chu Qian terkekeh kemudian seluruh tubuhnya sudah dilapisi oleh energi Qi dan berkata "Apakah ada orang berbicara?, ya tidak tau lah"


Wajah Hwang Situ sedikit mengeras saat omongannya diabaikan bahkan ada sedikit nada menghina. seketika auranya langsung meledak dengan cepat dan membuat 2 Alam Raja Mendalam melihat dengan tatapan santai.


Rey yang mengetahui itu langsung melesat kearah Hwang Situ dan menemukan Chu Qian lalu berkata "Qian biarkan aku yang melawannya"


Chu Qian langsung menoleh kesuara Rey dan mengangguk ringan. ia langsung bertemu seorang Penatua dari Klan Hwang dan melawannya.


Hwang Situ yang melihat bahwa ia telah diremehkan karena harus melawan seorang Alam Yin dan Yang langsung membuatnya melesat kearah Rey.

__ADS_1


"Bajingan kecil beraninya kau menghinaku!!" Teriak Hwang Situ yang sudah melesat kearah Rey.


Rey menyeringai kemudian berkata "Mari kita lihat seberapa kuatkah Patriak Klan Hwang".


Rey juga melesat dengan cepat kearah Hwang Situ dan tentu saja tidak berani untuk meremehkannya. ia langsung melapisi seluruh tuhuhnya dengan energi Qi dan tangannya yang dipenuhi energi Iq yang kuat.


Akhirnya kedua serangan itu langsung membuat tanah bergetar, terlihat Hwang Situ mundur beberapa langkah dan Rey masih tetap berada ditempatnya.


Alasan mengapa Rey mampu menahan pukulan itu tanpa terluka sedikitpun karena energi Qinya yang sudah sedikit menjadi energi Dao dan otomatis memerkuat fisik Rey.


"Bagaimana mungkin semur kecil Alam Yin dan Yang Bintang Lima bisa menahan seranganku seorang Alam Nirvana Bintang Sembilan" Sontak kaget Hwang Situ dan mulai menjadi waspada terhadap Rey.


"Apakah hanya segini saja kekuatan dari Patriak Klan Hwang?, jika hanya begini saja mungkin tidak perlu bagiku untuk melawanmu" Ejek Rey sambil menyeringai.


Hwang Situ yang sudah mulai terprovokasi oleh Rey langsung mengeluarkan Roh Bela Dirinya yang merupakan Xuan Tingkat Tujuh yaitu Harimau Besi Es.


Sebuah bayangan yang kuat muncul dibelakanv Hwang Situ dengan gagah dan sangat ganas yang membuat orang yang lebih lemah darinya seketika ditekan.


Rey dengan tenang mengeluarkan Roh Bela Dirinya yang berbentuk pedang dan dengan cepat pedang itu telah berada digenggaman lengan kanannya.


"Bersiaplah menghadapi seranganku, Jurus Roh Pertama Harimau Penakluk Bumi" Sebuah bayangan Harimau berwarna kebiruan dengan ganas muncul dan mendominasi.


Harimau itu melesat dengan ganas kearah Rey tanpa ada yang berani menghalanginya, meski nampak kuat namun didepan Rey itu hanyalah sebuah pertunjukkan yang sedikit seru.


"Jurus Roh Peratama Guntur Pemusnah Masal!!" Teriak Rey kemudian sebuah awan gelap muncul dan membuat semua orang tercengang.


2 Alam Raja Mendalam yang melihat itu langsung membuka formasi yang berada diatap namun lainnya masih terjaga dan membuat guntur itu hilang terlebih dahulu.

__ADS_1


Mereka melihat sekeliling untuk mencari tahu siapa yang membuat guntur itu namun hanya Fam Zhanze yang tahu bahwa Rey lah yang memanggilnya dan juga Fam San.


Hwang Situ yang melihat guntur itu langsung berekspresi buruk. namun karena kepercayaan bahwa Alamnya lebih tinggi daripada Rey ia tetap maju tanpa takut dan tentu saja sangat percaya diri.


Seketika hujan guntur membuat Hwang Situ kesulitan bergerak diudara, terkadang guntur berwarna kebiruan itu membuat Hwang Situ seketika hampir mati dan bahkan serangan kecil membuatnya langsung mati rasa.


"Guntur apa ini!!, nak karena kau sudah serius maka biarkan aku serius" Hwang Situ langsung melesat kearah Rey dengan ganas dan terlihat cakar ditangannya.


Rey juga cukup berhati-hati ia dengan santai menghindari semua serangan dari Hwang Situ namun Hwang Situ semakin menjadi dan membuat Rey sedikit kesal.


"Heaven Splitter!!" Teriak Rey sambil menyilangkan pedangnya kearah Hwang Situ dengan arogan, Hwang Situ yang menyadari itu seketika sedikit takut.


"Cakaran Harimau!!" Teriak Hwang Situ yang dengan sedikir ketakutan saat sebuah energi Qi yang berbentuk seperti sabit mengarah kepadanya.


Ia dengan sangat ceroboh berani untuk langsung menyerang dari depan dan ya akhirnya seperti yang diketahui seketika ia langsung menjadi dua bagian.


Heaven Splitter Rey sudah cukup kuat dengan campuran sedikit Energi Dao maka sudah dipastikan Kultivator dibawah Alam Raja Mendalam 90% pasti mati.


Kita ambil contoh Hwang Situ yang sekarang sudah menjadi 2 bagian dan terlihat cukup sadis. Rey yang melihat itu hanya menghela nafas kecil karena harus menggunakan 80% kekuatan fullnya untuk membunuh seorang Alam Nirvana Bintang Delapan.


Jika Rey benar-benar bertarung melawan seorang Kultivator Alam Raja Mendalam Orde Pertama mungkin masih memiliki kesempatan namun diatasnya tentu saja Rey akan sekarat dan mungkin juga bakalan mati.


Anggota Klan Hwang yang melihat Hwang Situ mati langsung terpencar dan bahkan para Penatua juga langsung ingin mrlarikan diri. namun karena ada 2 Raja Mendalam yang mengatur formasi membuat anggota Klan Hwang hanya meratapi nasibnya.


Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk langsung dihabisi oleh Rey yang ingin memanen poin juga dan tentu saja yang ia buru hanya Alam Yin dan Yang - Alam Nirvana.


Meski hanya beberapa Alam Nirvana itu sudah cukup dan nampak banyak Kultivator Alam Yin dan Yang.

__ADS_1


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2